oleh

Status Korem 043 Gatam Akan Ditingkatkan

Provinsi Lampung akan memiliki dua bintang yang berasal dari perwira tinggi TNI. Hal tersebut seiring dengan peningkatan status Komando Resor Militer (Korem) 043/Garuda Hitam dari tipe B menjadi tipe A dan adanya rencana pembangunan Komando Armada Indonesia Kawasan Barat (Armabar).

Komandan Korem (Danrem) 043/Gatam Kolonel Kav Erwin Djatniko menjelaskan informasi tersebut diketahuinya sebelum ia menjabat danrem di Sai Bumi Ruwa Jurai. SK perubahan tipe korem tersebut telah sampai di Kementerian Pertahanan dan akan diajukan kepada Presiden. Ia berharap peningkatan status itu dapat dilakukan tahun ini karena beban tugas di Lampung yang cukup tinggi.

“Kalau dari Menhan sudah ada, tinggal dari Presiden saja. Jika dapat direalisasikan tahun ini, Korem akan dijabat dengan perwira tinggi bintang satu atau brigadir jenderal. Harapannya bisa cepat meningkat status dari tipe B ke tipe A itu,” kata Erwin usai menggelar ramah tamah bersama insan pers di ruang Makorem, Senin (30/4).

Menurutnya, perubahan status Korem itu dalam rangka pengembangan organisasi TNI. Khususnya di Angkatan Darat sebagai peningkatan peralatan dan meningkatkan koordinasi dengan wilayah lain. Di samping itu, akan ada pembangunan atau pemindahan Komando Armada Indonesia Kawasan Barat (Armabar).

“Mulai dari awal tahun 2016 itu sudah direncanakan pembangunan armada darat khusus Angkatan Laut. Itu sudah difokuskan ke arah Provinsi Lampung, sehingga Armabar yang ada di Jakarta akan bermarkas di Provinsi Lampung. Artinya, nanti ada dua bintang di Lampung, yaitu brigjen dan laksamana muda yang setingkat bintang dua,” ujarnya.

Dalam jangka sebulan dirinya bertugas di Lampung, dia mengaku telah berkenalan dengan seluruh kepala daerah. Pada berbagai pertemuan itu, banyak bupati yang meminta untuk didirikan kodim dan koramil di kabupaten masing-masing. Namun, tentunya pendirian satuan tersebut memiliki pengajuan dan prosedur di pusat.

“Hakikatnya jika tidak terlalu tinggi, tidak perlu ada satuan militer yang cukup tinggi. Berbeda dengan polisi setiap daerah tingkat dua harus dibangun polres untuk menjaga ketertiban dan keamanan di wilayah itu. Namun, kalau untuk kami berdasar pada hakikat ancaman,” katanya.

Namun, jika adanya keseriusan dari untuk membangun satuan TNI, kepala daerah itu bisa mengusulkan pembangunan itu di tingkat pusat dengan telah disiapkan lahannya. Sinergi itu akan ditunjukkan dengan membantu percepatan proses pembentukan satuan.

“Tahun ini saja alhamdulillah sudah kami tindak lanjuti untuk Koramil Jatiagung, Lampung Selatan, yang sekarang masih difungsikan sebagai posramil. Harapannya setelah ini selesai dikaji pimpinan bisa segera menjadi koramil,” kata dia.

Erwin menambahkan pihaknya berharap selayaknya untuk membantu masyarakat minimal dari dua kecamatan ada satu koramil. “Kalau memang masih terlalu luas bisa satu koramil per kecamatanan. Karena saat ini kondisinya seperti di Pesawaran dari lima kecamatan hanya ada satu koramil dan Mesuji juga demikian,” ujarnya.**

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

41 + = 51

News Feed