oleh

Ketua Komisi II DPRD Tubaba Akan Panggil Kadis Pendidikan Terkait Sejumlah Permasalahan Di Pendidikan

Tulangbawangbarat(Lintasmedia.Id) — Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Sudirwan, minggu ini akan melakukan Hearing dengan memanggil kepala Dinas Pendidikan terkait adanya dugaan sejumlah permasalahan di dunia pendidikan kabupaten setempat.

Dugaan permasalahan tersebut diantaranya pada penggunaan anggaran beasiswa politeknik pada tahun 2019 senilai 1,1 Milyar rupiah untuk 40 mahasiswa yang diduga adanya pemotongan, selain itu tentang bantuan Biaya Oprasional Sekolah (BOS) Afirmasi untuk 69 Sekolah yang terdiri dari Sekokah Dasar (SD), Sekolah menengah Pertama (SMP), serta Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang disinyalir menjadi permainan untuk ajang mencari keuntungan oleh oknum di Dinas Pendidikan kabupaten setempat.

“Semua laporan masyarakat sudah kami tampung dan kami pelajari tentang adanya dugaan permasalahan di Dunia Pendidikan dikabupaten Tubaba ini, untuk itu dalam waktu dekat ini Dinas Pendidikan akan kita panggil untuk hearing dikantor DPRD setempat,”kata Sudirwan ketua komisi II DPRD Tubaba saat dihubungi melalui telpon selulernya. Senin (3/2/2020)

Sudirwan menegaskan ada sejumlah indikasi permasalahan yang akan dibahas pada saat hearing dengan Dinas Pendidikan nantinya, diantaranya tentang Beasiswa Politeknik untuk 40 mahasiswa, tentang BOS Afirmasi, dan tentang rangka baja pada bantuan Dana Alokasi Khusus Dinas Pendidikan Kabupaten Tubaba.

“Nantinya ada tiga materi yang akan kami pertanyakan kepada Dinas Pendidikan, diantaranya untuk Beasiswa Politeknik, BOS Afirmasi, dan Baja ringan. Karena sudah banyak laporan masuk yang diduga adanya indikasi permasalahan. kalau tidak ada halangan minggu ini akan kami panggil untuk dilakukan Hearing,”tegas Sudirwan.

Sudirwan berharap kepada Dinas Pendidikan agar bertindak koperatif, dan bisa memberikan penjelasan tentang penggunaan anggaran sejumlah program tersebut, hal itu guna keberlangsungan kemajuan dunia pendidikan di Kabupaten Tubaba

“Saya harap dinas pendidikan bisa lebih terbuka dan bisa memberikan penjelasan yang sejelas-jelasnya terkait penggunaan dana tersebut dalam agenda Hearing nantinya, jangan sampai ada indikasi negatif kepada dunia pendidikan, hal ini semata-mata untuk kemajuan dunia pendidikan dikabupaten Tubaba,”harapnya”(sul)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

4 + 2 =

News Feed