oleh

Pemkot Bandar Lampung Akan Menyuntik Dana Kepada 4 BUMD Sebesar 50 Miliar


Bandar Lampung (Lintas Media.Id) – Pemkot Bandar Lampung akan menyuntikkan dana sekitar Rp 50 miliar kepada empat badan usaha milik daerah (BUMD) pada tahun 2019. Suntikan dana tersebut bagian dari rencana pengalokasian anggaran sebesar Rp 121,5 miliar pada pos pembiayaan daerah.

Demikian terungkap dalam rapat paripurna dengan agenda Penandatanganan Nota Kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran-Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2019, di Gedung DPRD Bandar Lampung, Jumat (31/8/2018).

Juru Bicara Badan Anggaran DPRD Bandar Lampung Agusman Arief memaparkan, anggaran Rp 121,5 miliar pada pos pembiayaan daerah akan teralokasi untuk penyertaan modal pada sejumlah BUMD.

“Serta, untuk mencicil utang pemkot kepada pihak ketiga, yakni PT Sarana Multi Infrastruktur,” kata Agusman.

Adapun rincian penyertaan modal itu masing-masing Rp 34,5 miliar untuk PDAM Way Rilau dan Rp 10 miliar untuk Bank Perkreditan Rakyat Pasar. Kemudian Rp 5 miliar untuk Bank Syariah Bandar Lampung serta Rp 1 miliar untuk Perusahaan Daerah Kebersihan. Sisanya, untuk pembayaran utang pokok kepada pihak ketiga, PT SMI, sebesar Rp 70 miliar.

Dalam KUA-PPAS Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah 2019, Agusman menjelaskan, sumber pendanaan mayoritas masih dari dana perimbangan pemerintah pusat. Dari target pendapatan daerah yang proyeksinya mencapai Rp 2,609 triliun, menurut dia, dana perimbangannya sebesar Rp 1,404 triliun. Sedangkan proyeksi pendapatan asli daerah senilai Rp 833,434 miliar.

“Untuk belanja daerah, tetap memprioritaskan enam progam, yakni bidang infrastruktur, pendidikan dan budaya, kesehatan, ekonomi kerakyatan dan pariwisata, sosial agama, serta pelayanan publik,” terang Agusman.

Masih terkait belanja daerah tahun 2019, Agusman mengungkapkan, Tim Anggaran Pemkot Bandar Lampung sepakat menetapkan belanja daerah dalam RAPBD sebesar Rp 2,429 triliun. Angka itu meningkat Rp 60,723 miliar ketimbang belanja daerah dalam APBD 2018 yang sebesar Rp 2,431 triliun. **

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

38 + = 46

News Feed