oleh

Warga Tiyuh Tirta Makmur Protes Terhadap Kandang Ayam Petelur Milik Ronny

Tulang Bawang Barat (Lintasmedia.Id) –– Belum memiliki saluran pembuangan limbah dan tempat pemusnahan bangkai, kandang ayam petelur milik Roni (Cv.Raya Akbar) yang terletak di Tiyuh (Desa) Tirta makmur, kecamatan Tulangbawang tengah, Kabupaten Tulangbawang barat (Tubaba) sudah beroprasi.

Hal itu menimbulkan sejumlah protes keras dari masyarakat sekitar yang tidak tahan dengan adanya bau yang tidak sedap serta banyak lalat dirumah-rumah warga sekitar kandang ayam.

“Memang benar mas, selama kandang ayam itu beroprasi banyak lalat disekitar rumah warga setempat, bahkan selain itu baunya juga tidak sedap. Yang jelas kami merasa tergannggu dengan bau dan lalat yang di duga berasal dari kandang ayam tersebut, soalnya jaraknya juga tidak jauh dari pemukiman warga sekitar,”beber sejumlah warga di sekitar kandang ayam tersebut, senin 30/03/2020.

Di akui  Yudi, kepala kandang milik Cv.Raya Akbar yang mengaku bahwa memang kandang ayam petelur tersebut belum selesai di bangun seluruhnya namun sudah beroprasi

“Ya ini kan  masih proses pembangunan terus, makanya belum ada saluran limbah dan tenpat pembakaran bangkai, namun jika ada ayam yang mati langsung kita kubur, dan masalah lalat itu sudah kami semprot setiap hari,”ungkapnya saat di jumpai di lokasi kandang ayam

Disinggung terkait izin lingkungan dan izin dari pemerintah kabupaten Tubaba, Yudi mengklain sudah melengkapinya, namun dirinya mengatakan ada beberapa warga yang tidak setuju dan tidak mau tanda tangan terkait izin lingkungan.

“Untuk persyaratan sudah lengkap semua, bahkan pihak Dinas Lingkungan Hidup Daerah (DLHD) Tubaba sudah pernah meninjau ke lokasi kandang ayam, namun memang benar ada beberapa warga yang tidak setuju dan tidak mau tanda tangan, karena selain saya kepala kandang saya juga RT 11 di Tiyuh Tirta makmur ini,”jelasnya

Dirinya kembali menjelaskan sementara ini baru ada dua kandang yang sudah terisi dan beroprasi dari keseluruhan kandang ada sekitar tujuh kandang,

“Sementara ini masih proses pembangunan, baru ada dua kandang yang terisi ayam untuk jumlahnya sekitar 9 ribu ekor, bahkan kabarnya Pak Bupati Tubaba Umar ahmad sudah mau melihat kesini, namun belum diperbolehkan karena pembangunannya belum selesai,”pungkasnya(sul)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

41 − 37 =

News Feed