Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Nasional » Suahasil Nazara Jadi Menkeu, Penjaga Brankas Fiskal di Era Prabowo

Suahasil Nazara Jadi Menkeu, Penjaga Brankas Fiskal di Era Prabowo

  • account_circle Bang Sufi
  • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
  • visibility 49
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, LINTASMEDIA.ID.

Pergantian Menteri Keuangan dari Purbaya Yudhi Sadewa kepada Suahasil Nazara pada Senin, 14 September 2026, berlangsung mendadak dan menjadi salah satu keputusan penting Presiden Prabowo Subianto dalam menjaga arah kebijakan fiskal pemerintah.

Suahasil yang sebelumnya menjabat Wakil Menteri Keuangan dilantik Prabowo sebagai Menteri Keuangan di Istana Negara, Jakarta. Pengangkatan tersebut ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 97/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih untuk sisa masa jabatan 2024–2029.

Pergantian tersebut menarik perhatian karena terjadi ketika pemerintah menghadapi tantangan untuk menjaga keseimbangan antara ekspansi program ekonomi dan kredibilitas pengelolaan APBN. Sejumlah analis melihat penunjukan Suahasil sebagai pilihan yang dapat memberikan stabilitas dan kepastian lebih besar kepada pasar karena pengalaman panjangnya sebagai teknokrat fiskal.

Suahasil bukan nama baru di lingkungan Kementerian Keuangan. Ia telah menjabat Wakil Menteri Keuangan sejak 2019 dan sebelumnya dipercaya sebagai Kepala Badan Kebijakan Fiskal. Latar belakang tersebut membuatnya memiliki pengalaman panjang dalam merumuskan kebijakan fiskal sekaligus berhadapan dengan berbagai lembaga keuangan dan pemangku kepentingan ekonomi internasional.

Karena itu, penunjukan Suahasil dapat dibaca sebagai upaya memperkuat kembali fungsi Kementerian Keuangan sebagai penjaga kesehatan APBN. Setelah dilantik, Suahasil menegaskan komitmennya menjaga APBN tetap sehat, kredibel, dan memberikan dampak bagi masyarakat. Ia juga menghadapi tuntutan untuk mempertahankan disiplin fiskal, termasuk menjaga defisit dalam batas yang ditetapkan undang-undang.

Di sisi lain, pergantian Purbaya tidak dapat dilepaskan dari situasi ekonomi yang sedang dihadapi pemerintah. Selama masa jabatannya, Purbaya menjalankan sejumlah kebijakan yang dinilai agresif untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Namun, periode tersebut juga diwarnai kekhawatiran mengenai pelebaran defisit, kredibilitas kebijakan fiskal, serta kepercayaan investor. Reuters melaporkan bahwa pergantian tersebut terjadi di tengah perhatian pasar terhadap kondisi fiskal dan arus modal.

Dalam konteks itu, Suahasil menghadapi pekerjaan yang tidak ringan. Ia harus memastikan ruang fiskal tetap cukup untuk membiayai berbagai program prioritas Presiden Prabowo, sekaligus menjaga agar pengelolaan anggaran tetap kredibel di mata masyarakat, pelaku usaha, investor, dan lembaga pemeringkat internasional.

Salah satu tantangan terbesarnya adalah bagaimana memastikan program perlindungan sosial dan kebijakan yang menyentuh langsung masyarakat dapat berjalan tanpa mengorbankan kesehatan APBN. Pemerintah memang membutuhkan belanja yang mampu menjaga daya beli dan pertumbuhan ekonomi, tetapi pada saat yang sama setiap rupiah dari kas negara harus dapat dipertanggungjawabkan.

Di sinilah posisi Suahasil menjadi strategis. Ia bukan sekadar menggantikan Purbaya di kursi Menteri Keuangan, tetapi juga harus menjadi pengendali keseimbangan antara belanja negara, pertumbuhan ekonomi, dan disiplin fiskal.

Jika Sri Mulyani dikenal sebagai figur yang membangun fondasi kredibilitas fiskal, Purbaya kemudian membawa pendekatan yang lebih agresif terhadap pertumbuhan. Kini Suahasil berada di antara dua kebutuhan tersebut: menjaga kredibilitas sekaligus memastikan kebijakan fiskal tetap mampu menggerakkan ekonomi dan memberikan manfaat langsung kepada rakyat.

Dengan pengalaman panjangnya sebagai teknokrat, Suahasil diharapkan mampu berbicara dalam dua bahasa sekaligus: bahasa kebutuhan rakyat dan bahasa kehati-hatian fiskal.

Karena pada akhirnya, “brankas negara” bukan sekadar tempat menyimpan uang. Ia merupakan simbol kepercayaan publik. Uang yang dikelola pemerintah berasal dari rakyat dan harus kembali kepada rakyat melalui kebijakan yang tepat sasaran, transparan, dan berkelanjutan.

Tantangan Suahasil kini sederhana dalam rumusan, tetapi berat dalam pelaksanaan: membuat APBN tetap sehat, menjaga kepercayaan pasar, membiayai agenda prioritas Presiden Prabowo, dan memastikan rakyat merasakan manfaatnya.

Ia bukan sekadar penjaga brankas. Ia adalah penjaga keseimbangan fiskal Indonesia di tengah perubahan arah ekonomi nasional.

  • Penulis: Bang Sufi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polsek Ciamis Hadiri Kegiatan Ajang Kreativitas Pelepasan Siswa Kelas XII SMAN 1 Ciamis

    Polsek Ciamis Hadiri Kegiatan Ajang Kreativitas Pelepasan Siswa Kelas XII SMAN 1 Ciamis

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle Yeyep Arip
    • visibility 161
    • 0Komentar

      BERITA CIAMIS, lintasmedia.id. Polsek Ciamis Polres Ciamis Polda Jabar menghadiri kegiatan Kokulikuler dan berakhirnya pembelajaran kelas XII berupa ajang kreativitas siswa kelas X dan XI SMA Negeri 1 Ciamis. Kegiatan itu berlangsung di Lapangan SMA Negeri 1 Ciamis, Ciamis, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Rabu, 6 Mei 2026, kemarin. Saat itu, Kapolsek Ciamis Kompol Alan […]

  • Hari Bhayangkara ke-80, Polres Tasikmalaya Gelar Donor Darah dan Khitanan Massal

    Hari Bhayangkara ke-80, Polres Tasikmalaya Gelar Donor Darah dan Khitanan Massal

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • account_circle Renaldy
    • visibility 156
    • 0Komentar

    TASIKMALAYA, lintasmedia.id Semangat pengabdian kepada masyarakat terus ditunjukkan Polres Tasikmalaya dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80. Melalui kegiatan Bakti Kesehatan yang digelar di Ruang Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Mapolres Tasikmalaya, Rabu (17/6/2026), ratusan warga mendapatkan layanan kesehatan gratis, donor darah, hingga khitanan massal. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolres Tasikmalaya, AKBP Dr. Wahyu Pristha Utama, didampingi […]

  • Kanaya Whulan, Vokalis Emka 9 dan Penyanyi Andalan KDM, Meninggal Dunia

    Kanaya Whulan, Vokalis Emka 9 dan Penyanyi Andalan KDM, Meninggal Dunia

    • calendar_month Minggu, 13 Sep 2026
    • account_circle Bang Sufi
    • visibility 72
    • 0Komentar

      BANDUNG, LINTASMEDIA.ID Kabar duka menyelimuti dunia musik dan seni Jawa Barat. Penyanyi Kanaya Whulan meninggal dunia di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Minggu, 13 September 2026, setelah berjuang melawan penyakit kanker. Kabar meninggalnya Kanaya disampaikan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi melalui media sosial. Dedi menyampaikan belasungkawa sekaligus meminta masyarakat mendoakan almarhumah. Kepergian Kanaya […]

  • Guruminda Cup 2026 Jadi Panggung Lahirnya Bintang Sepak Bola Muda Ciamis

    Guruminda Cup 2026 Jadi Panggung Lahirnya Bintang Sepak Bola Muda Ciamis

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle Bang Sufi
    • visibility 103
    • 0Komentar

    CIAMIS, lintasmedia.id. Semangat pembinaan sepak bola usia dini bergema di Lapangan Desa Gunungcupu, Kecamatan Sindangkasih. Sebanyak 73 tim dari berbagai daerah ambil bagian dalam Guruminda Cup 2026 yang digelar untuk memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Ciamis ke-384. Turnamen ini menjadi ajang pencarian bibit pesepak bola muda sekaligus wadah membangun karakter generasi penerus olahraga di Tatar Galuh. […]

  • Sambut Tahun Baru Islam, Bupati Garut Ajak Warga Maknai Hijrah

    Sambut Tahun Baru Islam, Bupati Garut Ajak Warga Maknai Hijrah

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle Renaldy Putra
    • visibility 102
    • 0Komentar

    GARUT, lintasmedia.id. Pemerintah Kabupaten Garut menggelar peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah di Masjid Agung Garut, Kecamatan Garut Kota, Senin (15/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengajak masyarakat merefleksikan makna hijrah sekaligus mengenalkan program “Garut Berhaji” kepada warga. Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, mengatakan hijrah tidak hanya dimaknai sebagai perpindahan tempat seperti yang […]

  • Lingga Yoni Gunung Payung Diduga Dirusak, Gasantana Desak Perlindungan Situs Bersejarah

    Lingga Yoni Gunung Payung Diduga Dirusak, Gasantana Desak Perlindungan Situs Bersejarah

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
    • account_circle Ki Acep Aan
    • visibility 67
    • 0Komentar

    TASIKMALAYA, lintasmedia.id Dugaan pengrusakan situs Lingga Yoni di kawasan Gunung Payung, Karangjaya, Kabupaten Tasikmalaya, mendapat perhatian serius dari Gerakan Alam, Sejarah, dan Antropologi Nusantara (Gasantana). Menyusul laporan warga mengenai dugaan pengrusakan tersebut, tim Gasantana mendatangi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tasikmalaya untuk melakukan koordinasi, Kamis, 3 September 2026. Ketua Gasantana, Hadi Permana, mengatakan pelestarian situs […]

expand_less