Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Ciamis » Dari Kolam ke Meja Makan, Nila Ciamis Menjelma Sushi dan Kroket

Dari Kolam ke Meja Makan, Nila Ciamis Menjelma Sushi dan Kroket

  • account_circle Bang Sufi
  • calendar_month Kamis, 24 Sep 2026
  • visibility 46
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

CIAMIS, LINTASMEDIA.ID

Ikan nila biasanya berakhir di wajan, dibakar di atas bara, atau dibungkus daun untuk kemudian dipepes. Di tangan masyarakat Ciamis, ikan air tawar itu kini sedang dicoba menempuh perjalanan yang berbeda: dari hasil budidaya menjadi sajian kekinian sekaligus peluang usaha.

Di sebuah kegiatan di Gedung Dakwah Lingkungan Panoongan, Kamis (24/9/2026), ikan nila tidak sekadar diperkenalkan sebagai lauk. Ikan tersebut diolah menjadi sushi dan makanan menyerupai kroket dengan isian ikan nila.

Bagi sebagian orang, sushi mungkin identik dengan restoran modern dan bahan makanan tertentu. Namun, dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Diversifikasi Pengolahan Hasil Perikanan Angkatan II Tahun 2026, ikan lokal justru menjadi bahan utama untuk menciptakan menu yang lebih dekat dengan selera generasi sekarang.

Di situlah gagasan “menaikkan kelas” ikan nila dimulai.

Pemerintah Kabupaten Ciamis melalui Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) bersama Pokja III TP PKK Kabupaten Ciamis dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Disnakan, mengajak masyarakat melihat ikan bukan hanya sebagai bahan pangan, tetapi juga sebagai bahan baku produk bernilai ekonomi.

Peserta yang terdiri atas unsur Pokja III TP PKK Desa, kader Posyandu, serta pelaku usaha olahan pangan pemula dari sejumlah wilayah di Ciamis, tidak hanya menerima teori. Mereka diajak langsung mengolah ikan menjadi produk yang lebih variatif.

Kepala Disnakan Ciamis melalui Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Ikan, Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan dan Perikanan, Drh. Asri Kurnia, M.P., mengatakan kreativitas dalam mengolah ikan penting untuk meningkatkan minat masyarakat mengonsumsi ikan.

Menurut dia, Gerakan Gemar Makan Ikan (Gemarikan) tidak cukup hanya diarahkan kepada anak-anak. Keluarga juga menjadi bagian penting, termasuk ibu hamil dan ibu menyusui.

“Tujuannya bagaimana konsumsi ikan di masyarakat bisa meningkat. Bukan hanya melalui gerakan Gemarikan kepada anak-anak, tetapi juga menyasar keluarga, termasuk ibu hamil dan ibu menyusui,” kata Asri.

Ia mengatakan ikan tidak harus selalu hadir dalam bentuk yang sama. Dibakar, digoreng, atau dipepes memang sudah menjadi cara yang akrab bagi masyarakat. Namun, semakin beragam bentuk olahan, semakin terbuka pula kemungkinan ikan diterima oleh anggota keluarga dengan selera berbeda.

“Banyak menu yang bisa dibuat lebih variatif dan menarik. Harapannya, seluruh anggota keluarga semakin menyukai ikan karena penyajiannya lebih beragam,” ujarnya.

Pilihan ikan nila bukan tanpa alasan. Ciamis memiliki potensi budidaya nila yang cukup kuat. Ketika ikan tidak hanya dijual dalam kondisi segar, rantai ekonominya dapat diperpanjang melalui proses pengolahan.

Dari ikan segar menjadi makanan siap santap, dari bahan baku menjadi produk, dan dari dapur rumah tangga menjadi peluang usaha.

Asri berharap keterampilan yang diperoleh peserta tidak berhenti setelah Bimtek selesai. Produk olahan ikan dapat dikembangkan menjadi usaha rumahan maupun usaha mikro dengan pengemasan dan pemasaran yang lebih baik.

“Harapannya, melalui modifikasi dan variasi olahan berbahan dasar ikan nila, masyarakat semakin tertarik mengonsumsi ikan. Di sisi lain, keterampilan ini mudah-mudahan dapat menjadi peluang usaha sehingga hasil perikanan memiliki nilai tambah dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” pungkasnya.

Pada akhirnya, cerita tentang ikan nila Ciamis bukan hanya soal bagaimana seekor ikan diolah menjadi sushi atau kroket. Lebih jauh, ini adalah cerita tentang bagaimana potensi yang tumbuh dari kolam-kolam masyarakat bisa menemukan jalan baru menuju meja makan, sekaligus membuka pintu bagi tumbuhnya ekonomi keluarga.

  • Penulis: Bang Sufi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • SAGARUT Permudah Layanan Publik Warga Garut

    SAGARUT Permudah Layanan Publik Warga Garut

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Renaldy Putra
    • visibility 108
    • 0Komentar

    GARUT, lintasmedia.id. Pemerintah Kabupaten Garut terus mempercepat transformasi digital melalui pengembangan aplikasi layanan publik SAGARUT. Aplikasi berbasis super apps tersebut dirancang untuk mengintegrasikan berbagai layanan pemerintah dalam satu platform guna memudahkan akses masyarakat. Pengembangan aplikasi SAGARUT menjadi salah satu fokus Pemkab Garut dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Hal itu disampaikan dalam kegiatan Sosialisasi Pengelolaan Aplikasi […]

  • Hanafi Resmi Jadi Pj Sekda, Viman Tekankan Empat Prioritas

    Hanafi Resmi Jadi Pj Sekda, Viman Tekankan Empat Prioritas

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Admin Lintas Media
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Hanafi Resm TASIKMALAYA , lintasmedia.id. Aula Bale Kota Tasikmalaya dipenuhi jajaran pejabat dan aparatur sipil negara saat Wali Kota Tasikmalaya, H. Viman Alfarizi Ramadhan, melantik Hanafi SH MH sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Tasikmalaya, Kamis (4/6/2026). Pelantikan itu menandai dimulainya tugas baru Hanafi setelah sebelumnya menjabat sebagai Pelaksana Harian (Plh) Sekda. Meski masa jabatan […]

  • Polemik Jembatan Sukamenak-Wanasigra Mulai Temui Titik Terang, Gubernur Jabar Diminta Fasilitasi Solusi

    Polemik Jembatan Sukamenak-Wanasigra Mulai Temui Titik Terang, Gubernur Jabar Diminta Fasilitasi Solusi

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle Bang Sufi
    • visibility 131
    • 0Komentar

    CIAMIS. Lintasmedia.id Polemik akses Jembatan Sukamenak–Wanasigra yang sempat menjadi perhatian Kang Dedi Mulyadi (KDM) saat meninjau lokasi pada Sabtu, 4 Juli 2026, mulai menemukan titik terang. Hasil koordinasi para pemangku kepentingan menunjukkan bahwa tidak pernah terjadi penutupan akses secara sepihak oleh Pemerintah Desa Wanasigra. Camat Sindangkasih, Amin Mabruri, menjelaskan, akses jembatan hanya dipasang penghalang sementara […]

  • Tokoh Budaya Pangandaran Hadiri Milangkala ke-2 Panglipur Sadulur Tasikmalaya

    Tokoh Budaya Pangandaran Hadiri Milangkala ke-2 Panglipur Sadulur Tasikmalaya

    • calendar_month Senin, 28 Sep 2026
    • account_circle Ki Acep Aan
    • visibility 23
    • 0Komentar

    TASIK, LINTASMEDIA.ID Sejumlah tokoh budaya dari Kabupaten Pangandaran turut menghadiri Milangkala ke-2 Padepokan Seni Budaya Panglipur Sadulur Kota Tasikmalaya, Minggu, 27 September 2026. Kehadiran para tokoh budaya dari Pangandaran tersebut menjadi bagian dari rangkaian silaturahmi para pelaku seni dan budaya lintas daerah di wilayah Priangan. Kegiatan berlangsung di Padepokan Seni Budaya Panglipur Sadulur, Jalan Ibrahim […]

  • SSB Wirautama Linggasari Tampil Memukau, Tahan Imbang SBC FA dalam Laga Sarat Gengsi

    SSB Wirautama Linggasari Tampil Memukau, Tahan Imbang SBC FA dalam Laga Sarat Gengsi

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle Bang Sufi
    • visibility 95
    • 0Komentar

    SSB Wirautama L CIAMIS, lintasmedia.idc SSB Wirautama Linggasari menunjukkan kualitas permainan yang semakin matang saat menghadapi SBC FA dalam lanjutan Guruminda Cup 2026 di Lapang Desa Gunungcupu, Kecamatan Sindangkasih, Senin, 6 Juli 2026. Pertandingan berlangsung sengit dengan tempo tinggi dan berakhir imbang 1-1 setelah kedua tim saling melancarkan serangan sepanjang laga. Sejak peluit pertama dibunyikan, […]

  • Plh Sekda Tasikmalaya Janji Bahas Reward untuk 116 Petugas Kebersihan Sukwan

    Plh Sekda Tasikmalaya Janji Bahas Reward untuk 116 Petugas Kebersihan Sukwan

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle Yeyep Arip
    • visibility 110
    • 0Komentar

    TASIKMALAYA , lintasmedia.id. Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Kota Tasikmalaya, Hanapi, akhirnya buka suara terkait tuntutan reward yang diajukan 116 petugas kebersihan berstatus sukarelawan atau sukwan. Pemerintah Kota Tasikmalaya memastikan aspirasi para petugas kebersihan tersebut sudah diterima dan kini sedang dibahas secara internal. Pernyataan itu disampaikan Hanapi usai menghadiri kegiatan pelepasan petugas kebersihan di Bale […]

expand_less