Milangkala ke-2 Panglipur Sadulur Perkuat Pelestarian Seni Budaya di Tasikmalaya
- account_circle Ki Acep Aan
- calendar_month Senin, 28 Sep 2026
- visibility 36
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TASIK KOTA, LINTAS MEDIA.ID
Padepokan Seni Budaya Panglipur Sadulur Kota Tasikmalaya menggelar Milangkala ke-2 pada Minggu, 27 September 2026. Kegiatan yang berlangsung di Padepokan Panglipur Sadulur, Jalan Ibrahim Adji, Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya, menjadi momentum memperkuat komitmen pelestarian seni dan budaya daerah.
Milangkala tersebut dihadiri sejumlah tamu undangan dari berbagai daerah di Priangan Timur, di antaranya dari Manggala Garuda Putih Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Ciamis, Kota Banjar, Kabupaten Pangandaran, serta sejumlah tokoh dan pegiat seni budaya dari Kota Tasikmalaya.
Perwakilan Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kota Tasikmalaya, Ambu Ihem, turut hadir sekaligus membuka kegiatan. Ia memberikan apresiasi terhadap konsistensi Padepokan Seni Budaya Panglipur Sadulur dalam menjaga keberadaan seni tradisi di tengah perkembangan zaman.
Kehadiran para pelaku seni dan budaya dari berbagai daerah juga menunjukkan bahwa pelestarian budaya tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri. Kolaborasi antarpadepokan, komunitas, serta tokoh budaya dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan tradisi lokal.
Salah satu yang hadir dalam kegiatan tersebut adalah Manggala Garuda Putih Kabupaten Tasikmalaya. Ketua Manggala Garuda Putih Kabupaten Tasikmalaya, Elis, menyampaikan dukungan terhadap keberadaan Padepokan Panglipur Sadulur.
“Kami dari Manggala Garuda Putih sebagai tamu undangan memberikan support dan doa. Semoga Padepokan Seni Budaya Panglipur Sadulur ke depannya semakin maju dalam berkiprah melestarikan seni dan budaya, khususnya di Kota Tasikmalaya,” ujar Elis.
Milangkala ke-2 Panglipur Sadulur juga dihadiri sejumlah tokoh budaya dari Tatar Galuh, antara lain Abah Harja, Abah Saripin, Ki Mundel, dan Abah Iso. Dari Pangandaran hadir Abah Tatang Kundil dan Abah Apab.
Sementara dari Tasikmalaya tampak hadir Rd. Dicky Zulkarnaen, Apih Wila, Abah Kayat, Kang Adeng Tanuwijaya, serta sejumlah tokoh dan pegiat seni budaya lainnya.
Kegiatan berlangsung tertib dan khidmat. Kebersamaan seluruh jajaran panitia, pegiat seni, serta tamu undangan membuat Milangkala ke-2 Panglipur Sadulur tidak sekadar menjadi agenda tahunan, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi dan penguatan jejaring seni budaya di kawasan Priangan Timur.
Keberadaan padepokan seni budaya diharapkan terus menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengenal, mempelajari, sekaligus meneruskan warisan budaya leluhur agar tidak terputus oleh perubahan zaman.
- Penulis: Ki Acep Aan

Saat ini belum ada komentar