Cegah Stunting, Pemkab Ciamis Dorong Keluarga Gemar Konsumsi Ikan
- account_circle Bang Sufi
- calendar_month Senin, 28 Sep 2026
- visibility 45
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
CIAMIS, LINTASMEDIA.ID
Upaya mencegah stunting di Kabupaten Ciamis terus diperkuat dari tingkat keluarga. Salah satu langkah yang didorong Pemerintah Kabupaten Ciamis melalui Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Ciamis adalah meningkatkan konsumsi ikan sebagai sumber protein hewani untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak.
Pesan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Ciamis, H. Andang Firman Triyadi, saat membuka kegiatan penyerahan paket olahan ikan kepada masyarakat di Aula Kantor Kecamatan Baregbeg, Senin (28/9/2026).
Hadir dalam kesempatan tersebut, Camat Baregbeg Eka Yudha, Bunda Forikan, Kabid Kesmavet, Drh Asri Kurnia, Kepala Desa Baregbeg H. Owoy dan perwakilan komunitas.
Sekda Andang mengatakan, konsumsi ikan di lingkungan keluarga perlu terus ditingkatkan. Persoalannya, tidak semua anak menyukai ikan sehingga orang tua dituntut lebih kreatif dalam mengolah makanan berbahan ikan agar lebih menarik bagi anak.
“Jangan hanya sekadar menyediakan ikan di meja makan. Cara mengolah dan menyajikannya juga perlu dibuat lebih variatif agar anak tertarik untuk mengonsumsinya,” ujar Andang.
Menurutnya, ikan merupakan salah satu sumber protein hewani yang penting bagi pemenuhan kebutuhan gizi anak. Konsumsi ikan yang cukup, jika dibarengi pola makan bergizi dan seimbang, dapat menjadi bagian dari upaya keluarga mendukung tumbuh kembang anak sekaligus mencegah stunting.
Karena itu, Andang mendorong masyarakat memanfaatkan berbagai jenis olahan ikan yang lebih dekat dengan selera anak. Ikan tidak harus selalu disajikan dalam bentuk menu yang sama, tetapi dapat diolah menjadi makanan yang lebih familiar dan menarik tanpa menghilangkan nilai gizinya.
“Yang paling penting adalah bagaimana ikan bisa diterima oleh anak. Orang tua bisa mengolahnya menjadi berbagai makanan yang sesuai dengan selera anak, tetapi tetap memperhatikan nilai gizinya,” katanya.
Andang menegaskan, pencegahan stunting tidak dapat hanya mengandalkan program pemerintah. Keluarga memiliki peran penting dalam memastikan anak memperoleh makanan bergizi, pola asuh yang baik serta pemantauan pertumbuhan dan perkembangan secara rutin.
Pemkab Ciamis juga terus melakukan pemantauan penanganan stunting melalui laporan dari desa, kecamatan hingga puskesmas. Data tersebut menjadi dasar untuk melihat kondisi di lapangan sekaligus menentukan intervensi yang diperlukan.
“Penanganan stunting harus dilakukan secara bersama-sama. Pemerintah, keluarga, kader, puskesmas dan masyarakat memiliki peran masing-masing. Dengan kolaborasi yang baik, upaya pencegahan stunting dapat dilakukan lebih optimal,” tutur Andang.
Penyerahan paket olahan ikan di Kecamatan Baregbeg diharapkan tidak sekadar menjadi kegiatan pemberian bantuan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi sarana edukasi agar masyarakat semakin memahami pentingnya protein hewani dan mampu menghadirkan menu bergizi yang disukai anak.
Dengan membangun kebiasaan makan bergizi sejak dini, keluarga diharapkan dapat mengambil peran lebih besar dalam menciptakan generasi Ciamis yang sehat, tumbuh optimal dan terbebas dari risiko stunting.
- Penulis: Bang Sufi

Saat ini belum ada komentar