Tokoh Budaya Pangandaran Hadiri Milangkala ke-2 Panglipur Sadulur Tasikmalaya
- account_circle Ki Acep Aan
- calendar_month Senin, 28 Sep 2026
- visibility 23
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TASIK, LINTASMEDIA.ID
Sejumlah tokoh budaya dari Kabupaten Pangandaran turut menghadiri Milangkala ke-2 Padepokan Seni Budaya Panglipur Sadulur Kota Tasikmalaya, Minggu, 27 September 2026.
Kehadiran para tokoh budaya dari Pangandaran tersebut menjadi bagian dari rangkaian silaturahmi para pelaku seni dan budaya lintas daerah di wilayah Priangan. Kegiatan berlangsung di Padepokan Seni Budaya Panglipur Sadulur, Jalan Ibrahim Adji, Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya.
Milangkala ke-2 tersebut dipimpin Ketua Panitia Acep Aan, S.Ag., dengan penanggung jawab kegiatan sekaligus Ketua Padepokan Panglipur Sadulur, Ust. M. Romli.
Selain tokoh budaya dari Pangandaran, kegiatan turut dihadiri unsur pemerintah kecamatan dan kelurahan, serta tamu undangan dari Kabupaten Ciamis dan Kota Banjar.
Perwakilan Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kota Tasikmalaya, Ambu Ihem, turut hadir dan membuka kegiatan. Dalam kesempatan tersebut, ia memberikan apresiasi terhadap keberadaan Padepokan Panglipur Sadulur yang dinilai turut berperan dalam menjaga keberlangsungan seni dan budaya daerah.
Sementara itu, dari Kabupaten Pangandaran hadir sejumlah tokoh budaya, di antaranya Abah Tatang Kundil dan Kang Apan. Kehadiran mereka mendapat perhatian karena memperlihatkan kuatnya hubungan silaturahmi antarpelaku budaya di kawasan Priangan Timur dan sekitarnya.
Perwakilan tokoh budaya Pangandaran, DR. Erik, menyampaikan apresiasi kepada Padepokan Panglipur Sadulur yang telah memberikan ruang bagi perwakilan Pangandaran untuk turut menyampaikan pandangan dalam kegiatan tersebut.
“Kami bertiga, Abah Tatang Kundil dan Kang Apan, sangat berterima kasih karena diberikan kesempatan menyampaikan pidato sebagai perwakilan dari Pangandaran. Hal ini bisa mempererat silaturahmi. Semoga Padepokan Panglipur Sadulur semakin maju dan berdedikasi serta bermanfaat bagi masyarakat pada umumnya,” tutur DR. Erik.
Selain dari Pangandaran, sejumlah tokoh budaya Tatar Galuh juga tampak hadir, di antaranya Abah Harja, Abah Saripin, Ki Mundel dan Abah Iso.
Sementara dari Kota Tasikmalaya hadir Rd. Dicky Zulkarnaen, Apih Wila, Abah Kayat, Kang Adeng Tanuwijaya serta sejumlah tokoh dan pegiat seni budaya lainnya.
Milangkala ke-2 Padepokan Seni Budaya Panglipur Sadulur berlangsung tertib dan khidmat. Kebersamaan para tokoh budaya dari berbagai daerah menjadi bagian penting dari kegiatan yang tidak hanya memperingati perjalanan padepokan, tetapi juga memperkuat jejaring pelestarian seni dan budaya.
Kehadiran tokoh budaya Pangandaran, Ciamis, Banjar dan Tasikmalaya menunjukkan bahwa seni budaya memiliki ruang yang luas untuk menjadi jembatan silaturahmi masyarakat lintas daerah.
Catatan: Berita ini juga telah ditayangkan di lintaspasundannews.com..
- Penulis: Ki Acep Aan

Saat ini belum ada komentar