Drs Saepuloh Dorong Janggalaharja Jadi Desa Mandiri Berbasis Ekonomi Lokal
- account_circle Bang Sufi
- calendar_month Senin, 28 Sep 2026
- visibility 62
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
CIAMIS, LINTASMEDIA.ID
Pemerintah Desa Janggalaharja, Kecamatan Rancah, Kabupaten Ciamis, terus mendorong pembangunan desa yang tidak hanya bertumpu pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga penguatan sektor pertanian, pemberdayaan masyarakat, kesehatan dan ekonomi lokal.
Kepala Desa Janggalaharja, Drs Saepuloh, mengatakan potensi pertanian menjadi salah satu sektor yang perlu terus dikembangkan. Terlebih, sebagian masyarakat usia produktif di wilayah Rancah masih memilih mencari pekerjaan ke luar daerah karena keterbatasan lapangan kerja.

Salah satu upaya untuk menumbuhkan ketertarikan generasi muda terhadap sektor pertanian dilakukan melalui program Anjani Merakit Gamis, kependekan dari Ajarkan Anak Sejak Dini Bertani Menuju Rancah Bangkit untuk Ciamis Agraris.
Program tersebut dilaksanakan di area pertanian Desa Janggalaharja pada 2023 dengan melibatkan pelajar sekolah dasar. Para pelajar diperkenalkan secara langsung dengan aktivitas bercocok tanam sebagai bagian dari upaya mengenalkan pertanian sejak usia dini.
Program tersebut mendapat dukungan Bupati Ciamis saat itu, Herdiat Sunarya.
Menurut Drs Saepuloh, pengenalan pertanian kepada generasi muda penting dilakukan agar sektor pertanian tetap memiliki regenerasi. Potensi pertanian di desa, kata dia, harus dapat menjadi bagian dari masa depan ekonomi masyarakat.
Selain pertanian, pemberdayaan masyarakat juga menjadi perhatian Pemerintah Desa Janggalaharja. Pada Juli 2025, Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Ciamis menggelar pelatihan tata boga bagi 25 peserta usia produktif di desa tersebut.
Pelatihan diarahkan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat, membuka peluang kerja serta mendorong lahirnya wirausaha baru.
“Selama masa kepemimpinan saya, pembangunan fisik yang berasal dari anggaran APBD dan aspirasi DPRD terealisasi dengan tepat. Mulai dari rutilahu dan pembangunan TPT, semuanya bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Drs Saepuloh.
Ia juga menyampaikan perkembangan status Desa Janggalaharja selama masa kepemimpinannya. Saat awal menjabat, Janggalaharja berada pada status Desa Berkembang. Kemudian meningkat menjadi Desa Maju dan pada masa akhir jabatan mencapai status Desa Mandiri.
Menurutnya, salah satu indikator keberhasilan yang dapat dilihat adalah meningkatnya kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).
“Pada saat status Desa Berkembang, saya sudah mampu menggerakkan masyarakat untuk taat membayar PBB. Selama tujuh tahun, Desa Janggalaharja selalu juara dalam pelunasan PBB dan akhirnya mendapatkan hadiah sepeda motor sebanyak tujuh buah. Pada tahun kedelapan ini kami juga lunas PBB dengan hadiah seperangkat alat komputer desa,” katanya.

Untuk rencana pembangunan ke depan, Drs Saepuloh mengatakan akan memberikan perhatian lebih besar terhadap sektor kesehatan dan ekonomi masyarakat apabila kembali dipercaya memimpin Desa Janggalaharja.
Menurutnya, kesehatan masyarakat memiliki kaitan erat dengan peningkatan ekonomi. Masyarakat yang sehat akan lebih produktif sehingga dapat mengembangkan usaha dan meningkatkan pendapatan keluarga.
“Saya akan mendorong agar masyarakat semakin sehat. Kalau sudah sehat, akan didorong untuk memajukan ekonomi. Jika roda ekonomi berputar di Desa Janggalaharja, dampak positifnya adalah meningkatnya kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.
Ke depan, pembangunan Janggalaharja diarahkan untuk memperkuat potensi lokal, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperbaiki infrastruktur, mengembangkan ekonomi masyarakat serta menciptakan lebih banyak peluang kerja bagi masyarakat usia produktif.
Dengan potensi pertanian, sumber daya manusia dan modal sosial yang dimiliki, Desa Janggalaharja diharapkan mampu mempertahankan status sebagai Desa Mandiri sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
- Penulis: Bang Sufi

Saat ini belum ada komentar