Kebakaran Inabah Putra Panumbangan, Kerugian Ditaksir Capai Rp500 Juta
- account_circle Yeyep Arip
- calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
- visibility 73
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
CIAMIS, lintasmedia.id.
Kebakaran melanda bangunan Inabah 5 Putra di Dusun Warudoyong RT 02 RW 03, Desa Sindangherang, Kecamatan Panumbangan, Kabupaten Ciamis, Jumat (29/5/2026) sore. Akibat peristiwa tersebut, bangunan beserta seluruh isinya hangus terbakar dengan kerugian diperkirakan mencapai Rp500 juta.
Pemilik bangunan diketahui bernama H. Bobon (65). Dalam kejadian itu, sebanyak 25 penghuni terpaksa dievakuasi dan sementara diungsikan ke rumah kerabat terdekat.
Berdasarkan laporan di lapangan, kebakaran terjadi sekitar pukul 16.00 WIB saat para penghuni sedang melaksanakan kegiatan zikir. Warga kemudian melihat kepulan asap muncul dari salah satu kamar di dalam bangunan.
“Api diduga pertama kali muncul dari dalam kamar sebelum akhirnya membesar dan membakar seluruh bangunan,” demikian keterangan dalam laporan penanganan bencana.
Warga bersama petugas langsung berupaya melakukan pemadaman guna mencegah api merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi.
Selain memadamkan api, petugas juga melakukan evakuasi penghuni demi menghindari korban jiwa.
Beruntung, tidak ada korban meninggal dunia maupun luka-luka dalam insiden tersebut. Namun, seluruh bangunan dan barang-barang di dalamnya dilaporkan tidak dapat diselamatkan.
Sejumlah unsur gabungan diterjunkan ke lokasi kejadian untuk membantu proses penanganan dan pembersihan material pascakebakaran.
Unsur yang terlibat antara lain Pemerintah Kecamatan Panumbangan, Pemerintah Desa Sindangherang, Polsek Panumbangan, Koramil Panumbangan, Tagana Kabupaten Ciamis, Karang Taruna, relawan Baznas, KSB Kecamatan Panumbangan, serta masyarakat sekitar.
Selain melakukan pemadaman dan pengamanan lokasi, petugas juga melaksanakan asesmen untuk mendata kebutuhan korban terdampak. Saat ini, kebutuhan mendesak yang diperlukan di antaranya bantuan sembako kedaruratan dan terpal untuk menunjang kebutuhan para penghuni yang mengungsi.
Pihak terkait masih melakukan pendalaman guna memastikan penyebab pasti kebakaran. Sementara itu, masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama pada bangunan dengan aktivitas padat dan penggunaan instalasi listrik yang intensif.
- Penulis: Yeyep Arip
- Editor: Renaldy Putra

Saat ini belum ada komentar