Wukuf yang Terabaikan, Ibadah Haji Tidak Sempurna
- account_circle Bang Sufi
- calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
- visibility 149
- comment 0 komentar
- print Cetak

oplus_0
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Ada beberapa amalan haji yang terabaikan, salah satunya saat Wukuf. Beberapa jamaah haji melewatkan momen ini karena tertidur sehingga waktu ijabah dalam berdoa terbuang. Banyak dari jamaah haji usai sholat Ashar di Arofah ketiduran, apalagi saat mendengarkan khutbah Wukuf.
Demikian disampaikan Ustadz Irfan Hariri, owner Malika Almahbub Travel, penyelenggara haji khusus dan umroh berkantor di Kota Banjar Jawa Barat. Menurut Ustadz Irfan, ibadah haji bisa dikatakan sia-sia dan tidak sempurna jika pada momen sakral dalam berdoa justru hanya diisi dengan tidur.
“Haji itu ibadah yang mahal dan tak semua orang bisa berkesempatan melaksanakannya. Maka manfaatkanlah jangan digunakan untuk kegiatan yang sia-sia. Ini seperti sepele tapi sangat fatal,” ujar Irfan yang berencana membuka pendaftaran haji khusus pada Desember 2026.
Dikatakan Irfan, wukuf itu inti dan jiwa ibadah haji. Jika gagal memanfaatkan sakralitas saat wukuf, ibadah haji hanya sekadar ritual biasa tanpa makna. Padahal haji mabrur itu diantaranya harus memenuhi kualifikasi syarat dan rukun haji.
“Belajar dari pengalaman pelaksanaan haji sebelumnya yang mengabaikan momen wukuf, kami akan memberikan pengalaman spiritual yang berbeda. Insyaallah jamaah haji khusus yang kami dampingi akan dibimbing agar bisa memanfaatkan waktu ijabah di Arofah dengan ibadah yang khusyuk dan tidak ketiduran. Bagaimana bisa kita tidur padahal pada waktu ijabah tersebut Alloh SWT membanggakan tamunya di hadapan para malaikatnya,” tambah Irfan.
Menurut Irfan, waktu ijabah saat wukuf itu setelah Ashar. Beberapa jamaah menghabiskan waktu pagi hingga siang melaksanakan amalan-amalan yang menguras energi. Akhirnya justru pada saat habis Ashar ketiduran terutama ketika khutbah berlangsung.
“Kami akan membentuk tim khusus nanti yang bertugas membangunkan jamaah haji dari Malika Almahbub yang ketiduran. Bayangkan seumur hidup pengalaman wukuf belum tentu sama dan belum tentu ada kesempatan berikutnya,” ujar Irfan.
Irfa mengatakan, pihaknya bukan hanya memastikan kesempurnaan dalam wukuf, tapi juga memastikan semua jamaah haji khusus akan diberikan pelayanan yang standar bintang lima. Hotel bintang lima dan jaraknya dekat dengan Masjidil Haram. Pun untuk urusan konsumsi dijamin berkualitas dan tidak mengecewakan.
“Bagi yang ingin bergabung menjadi jamaah haji khusus Malika Almahbub Travel bisa ke kantor langsung atau hubungi marketing kami di daerah. Soal biaya akan mengikuti regulasi dari pemerintah dan mekanisme harga internasional,” pungkas Irfan.
Untuk pembaca lintasmedia.id yang akan bergabung menjadi jamaah haji khusus Malika Almahbub Travel bisa hubungi admin di nomor WA only 0821 2126 8836
- Penulis: Bang Sufi
- Editor: Renaldy Putra

Saat ini belum ada komentar