633 Atlet Ramaikan Piala Kapolresta Cup Open 2026
- account_circle Yeyep Arip
- calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
- visibility 41
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TASIKMALAYA, lintasmedia.id
Sebanyak 633 atlet ambil bagian dalam Kejuaraan Bulutangkis Piala Kapolresta Cup Open 2026 yang digelar PBSI Kota Tasikmalaya dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80. Turnamen ini menjadi ajang pembinaan sekaligus pencarian bibit atlet bulutangkis berprestasi di Kota Tasikmalaya.
Ratusan peserta yang mengikuti kejuaraan berasal dari berbagai klub dan kategori usia. Dari total peserta, sebanyak 285 atlet merupakan atlet binaan prestasi (Binpres) yang mewakili klub-klub bulutangkis se-Kota Tasikmalaya.
Panitia pelaksana, AKP Nurrozi, mengatakan kejuaraan ini tidak hanya menjadi ajang perebutan gelar juara, tetapi juga menjadi tolok ukur perkembangan pembinaan atlet bulutangkis di daerah.
“Terdapat 285 atlet Binpres yang mewakili klub-klub bulutangkis di Kota Tasikmalaya. Mereka bertanding di berbagai nomor pertandingan mulai dari tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri hingga ganda campuran,” ujarnya.
Tujuh klub bulutangkis besar di Kota Tasikmalaya turut ambil bagian dalam turnamen ini, yakni PB Kurnia, PB Kusuma, PB Mitra Jaya, PB Anugerah Mandiri, PB Kharisma, PB Sembilan, dan PB Fasletic.
Masing-masing klub menurunkan atlet terbaiknya untuk bersaing memperebutkan gelar juara. Persaingan diprediksi berlangsung ketat sejak babak penyisihan mengingat kualitas atlet yang tampil cukup merata.
Menurut AKP Nurrozi, Piala Kapolresta Cup Open 2026 merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus bentuk dukungan Polri terhadap pengembangan olahraga prestasi di tengah masyarakat.
“Kejuaraan ini menjadi bukti sinergi antara Polri dan PBSI dalam mendukung pembinaan atlet muda serta melahirkan talenta-talenta bulutangkis yang berprestasi,” katanya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Rd Diky Candranegara, yang hadir dalam pembukaan kejuaraan menegaskan bahwa bulutangkis merupakan salah satu cabang olahraga unggulan di Kota Tasikmalaya.
Menurutnya, Kota Tasikmalaya memiliki sejarah panjang dalam melahirkan atlet nasional, termasuk legenda bulutangkis Indonesia seperti Susi Susanti dan Lidia Wijaya.
“Pembinaan atlet usia dini harus terus diperkuat. Kami berharap kejuaraan ini dapat melahirkan atlet-atlet baru yang mampu mengharumkan nama Tasikmalaya di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.
Saat ini, lanjut Diky, Kota Tasikmalaya juga telah memiliki atlet yang berlatih di Pelatnas, menjadi bukti bahwa pembinaan bulutangkis di daerah terus menunjukkan hasil pos
- Penulis: Yeyep Arip

Saat ini belum ada komentar