Jalan Desa Jahiang Dibangun Lewat Program BSMSS 2026
- account_circle Yeyep Arip
- calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
- visibility 18
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TASIKMALAYA, lintasmedia.id.
Program Bakti Siliwangi Manunggal Satata Sariksa (BSMSS) Tahun Anggaran 2026 resmi dimulai di Desa Jahiang, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya, Jumat (5/6/2026). Program tersebut difokuskan pada pembangunan jalan desa guna meningkatkan akses masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi warga.
Pembukaan program BSMSS berlangsung di Aula Serbaguna Desa Jahiang dan dihadiri unsur Forkopimda, TNI-Polri, perangkat daerah, tokoh masyarakat, hingga warga setempat.
Dalam program tersebut, sasaran fisik yang akan dikerjakan berupa pembangunan jalan setengah hotmix sepanjang 1.500 meter dengan lebar 2,5 meter. Infrastruktur itu diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga serta distribusi hasil pertanian dan usaha masyarakat.
Komandan Kodim 0612/Tasikmalaya, Letkol Czi M. Imvan Ibrahim, mengatakan program BSMSS menjadi bentuk sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan desa.
“Pembangunan jalan ini diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan warga,” ujarnya.
Selain pembangunan fisik, program BSMSS juga diisi kegiatan nonfisik berupa penyuluhan wawasan kebangsaan dan bela negara kepada masyarakat.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Tasikmalaya, M. Fuad Abdul Aziz, yang mewakili Bupati Tasikmalaya, mengajak masyarakat menjaga hasil pembangunan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Menurutnya, pembangunan jalan desa memiliki dampak besar terhadap peningkatan aksesibilitas dan perekonomian masyarakat, terutama di wilayah pedesaan.
Camat Salawu, H. Wawan M. Ridwan, turut mengapresiasi pelaksanaan BSMSS di Desa Jahiang. Ia berharap kolaborasi antara pemerintah, TNI, dan masyarakat terus terjalin demi mendukung percepatan pembangunan daerah.
Kegiatan pembukaan juga diisi dengan penyerahan simbolis alat kerja, bantuan sembako kepada masyarakat, serta doa bersama. Setelah acara selesai, para tamu undangan meninjau langsung lokasi pembangunan jalan yang menjadi sasaran utama program BSMSS 2026.
Program tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat karena dinilai mampu membantu memperbaiki infrastruktur desa yang selama ini dibutuhkan warga.
- Penulis: Yeyep Arip

Saat ini belum ada komentar