Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Tasik » Dishubkominfo Tasikmalaya: Warga agar Waspada Terhadap Penyebaran Hoaks

Dishubkominfo Tasikmalaya: Warga agar Waspada Terhadap Penyebaran Hoaks

  • account_circle Admin Lintas Media
  • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
  • visibility 30
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABUPATEN TASIKMALAYA, lintasmedia.id. Derasnya arus informasi dan masiv-nya penyebaran berita hoaks di era digital kembali menjadi sorotan dalam kegiatan Bimbingan Teknis Pengelolaan Informasi bagi Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) yang digelar di Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (20/11/2025). Kegiatan tersebut menghadirkan berbagai pemangku kepentingan di bidang komunikasi publik, dengan fokus utama memperkuat kemampuan masyarakat dalam memilah informasi yang benar di tengah maraknya penyebaran informasi dan agar warga waspada terhadap hoaks

Acara dibuka langsung oleh Kepala Bidang Informasi Komunikasi Publik (IKP) Dishubkominfo Kabupaten Tasikmalaya, Roni Imroni, yang menegaskan pentingnya peran KIM sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam pengelolaan informasi publik.

Menurutnya, Komunitas Informasi Masyarakat tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi pemerintah kepada warga, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam menyaring informasi yang beredar di tengah masyarakat.

“Bantu kami pemerintah daerah untuk menyaring informasi,” ujar Roni di hadapan peserta yang berasal dari wilayah utara Kabupaten Tasikmalaya.

KIM Didorong Jadi Garda Depan Literasi Digital

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pembekalan mengenai literasi digital, teknik memverifikasi informasi, hingga cara mengenali ciri-ciri kabar palsu yang kerap beredar di media sosial maupun grup percakapan digital.

Diskusi berlangsung interaktif, terutama saat membahas bagaimana hoaks kini semakin sulit dikenali karena dikemas secara meyakinkan, bahkan menyerupai berita resmi.

Sejumlah narasumber dari unsur Forum Komunikasi KIM serta praktisi komunikasi visual turut memberikan materi yang memperkuat pemahaman peserta tentang pentingnya pengelolaan informasi yang sehat, kritis, dan bertanggung jawab.

Hoaks Disebut Menyebar Enam Kali Lebih Cepat

Usai kegiatan, Roni Imroni menjelaskan kepada wartawan mengenai fenomena cepatnya penyebaran hoaks di ruang digital.

Ia menyebut berbagai penelitian internasional menunjukkan bahwa informasi palsu memiliki kecepatan sebar yang jauh melampaui informasi faktual.

“Banyak hasil riset menyebutkan hoaks bisa menyebar hingga enam kali lebih cepat dibandingkan informasi yang benar. Ini bukan sekadar opini, tetapi berdasarkan penelitian,” katanya.

Roni merujuk pada penelitian yang dilakukan para ilmuwan dari Massachusetts Institute of Technology (MIT) dan dipublikasikan dalam jurnal Science.

Penelitian tersebut menganalisis 126.285 informasi yang tersebar di internet dengan proses verifikasi melalui sejumlah lembaga pemeriksa fakta internasional seperti Snopes, Politifact, FactCheck, TruthOrFiction, Hoax-Slayer, dan Urban Legends.

Dari hasil penelitian itu, ditemukan bahwa sebagian besar informasi yang diteliti ternyata mengandung unsur ketidakbenaran.

Informasi Benar Kalah Cepat dari Hoaks

Roni menjelaskan salah satu temuan paling mencolok dari penelitian tersebut adalah soal kecepatan distribusi informasi.

Hoaks, kata dia, hanya membutuhkan waktu sekitar 10 jam untuk menjangkau 1.500 orang, sementara informasi yang benar membutuhkan waktu sekitar 60 jam untuk mencapai jumlah audiens yang sama.

“Kalau dianalogikan, informasi benar seperti lari jarak jauh, sedangkan hoaks seperti sprint,” ujarnya.

Tak hanya itu, ia juga mengungkap adanya temuan lain yang menunjukkan betapa agresifnya penyebaran informasi palsu.

Informasi faktual umumnya mulai banyak dibagikan setelah memperoleh sekitar 1.000 impresi. Sementara pada hoaks, ada sebagian kecil konten palsu yang mampu tersebar hingga 100.000 kali, jauh melebihi performa berita yang telah terverifikasi.

Masyarakat Diingatkan Terapkan Tiga Langkah Sederhana

Melihat kondisi tersebut, Roni mengajak masyarakat agar lebih berhati-hati sebelum membagikan informasi.

Ia mengingatkan bahwa tanpa kesadaran literasi digital, seseorang bisa saja ikut menjadi bagian dari rantai penyebaran hoaks tanpa disadari.

Sebagai langkah sederhana, masyarakat diminta membiasakan tiga hal sebelum meneruskan informasi: memeriksa sumber informasi, mengecek tanggal publikasi, serta memahami konteks isi berita.

“Kalau ada yang meragukan, jangan buru-buru disebarkan. Menahan diri jauh lebih baik daripada ikut menyebarkan informasi palsu,” tegasnya.

Melalui kegiatan Bimtek ini, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya berharap Komunitas Informasi Masyarakat semakin siap menjadi benteng pertama dalam menjaga kualitas informasi publik, sekaligus membantu masyarakat menghadapi tantangan komunikasi digital yang semakin kompleks.

  • Penulis: Admin Lintas Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sejarah Mahkota Binokasih dari Kerajaan Galuh dan Tradisi Kirabnya

    Sejarah Mahkota Binokasih dari Kerajaan Galuh dan Tradisi Kirabnya

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Rahmat Gumilar
    • visibility 75
    • 0Komentar

      Untuk pertama kali, Mahkota Binokasih dikirab dan disaksikan oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Menurut rencana, 3 Mei 2026, Mahkota Binokasih diarak ke Astana Gede Kawali. Mahkota bukan sekadar perhiasan kepala bagi seorang raja. Di tanah Sunda, mahkota adalah simbol legitimasi, kesinambungan kekuasaan, sekaligus penanda ruh peradaban. Salah satu yang paling sakral adalah Mahkota […]

  • Polres Banjar Tanamkan Nilai Pancasila Lewat Pengajian Warga

    Polres Banjar Tanamkan Nilai Pancasila Lewat Pengajian Warga

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Admin Lintas Media
    • visibility 27
    • 0Komentar

      BANJAR, lintasmedia.id. Polres Banjar terus memperkuat pembinaan masyarakat melalui pendekatan keagamaan dan wawasan kebangsaan. Salah satu upaya tersebut dilakukan Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polres Banjar melalui kegiatan penyuluhan di Masjid Al Amanah, Dusun Randegan I, Desa Raharja, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar, Jawa Barat. Kegiatan yang dipimpin Kanit Bhabinkamtibmas Sat Binmas Polres Banjar, Aiptu […]

  • Polres Banjar dan BPS Perkuat Data Akurat Demi Keamanan Kota

    Polres Banjar dan BPS Perkuat Data Akurat Demi Keamanan Kota

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle Yeyep Arip
    • visibility 28
    • 0Komentar

    BANJAR , lintasmedia.id. Penguatan keamanan daerah kini tak hanya bergantung pada patroli dan penegakan hukum, tetapi juga pada kualitas data. Berangkat dari semangat itu, Polres Banjar menggandeng BPS Kota Banjar untuk memperkuat sinergi strategis dalam mendukung pembangunan daerah berbasis data yang akurat. Kolaborasi tersebut mengemuka dalam kunjungan silaturahmi jajaran BPS Kota Banjar ke Mapolres Banjar […]

  • Korban Dugaan Bunuh Diri di Jembatan Cirahong Ditemukan Meninggal di Sungai Citanduy

    Korban Dugaan Bunuh Diri di Jembatan Cirahong Ditemukan Meninggal di Sungai Citanduy

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle Admin Lintas Media
    • visibility 38
    • 0Komentar

      CIAMIS, lintasmedia.id. Operasi pencarian korban dugaan bunuh diri di kawasan Jembatan Cirahong akhirnya membuahkan hasil. Setelah dilakukan penyisiran intensif oleh tim SAR gabungan, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di aliran Sungai Citanduy, Sabtu (23/5/2026) sekitar pukul 10.45 WIB. Korban ditemukan sekitar delapan kilometer dari titik awal lokasi diduga terjatuh, tepatnya di wilayah Leuwigede, […]

  • Kolesterol Tinggi Dominasi Hasil Screening Pegawai BPBD

    Kolesterol Tinggi Dominasi Hasil Screening Pegawai BPBD

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle Yeyep Arip
    • visibility 29
    • 0Komentar

    TASIKMALAYA,lintasmedia.id. Hasil pemeriksaan kesehatan gratis yang digelar Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya di lingkungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tasikmalaya menunjukkan temuan yang cukup mengejutkan. Mayoritas staf dan karyawan yang mengikuti screening kesehatan diketahui memiliki kadar kolesterol dan asam urat di atas batas normal. Pemeriksaan kesehatan tersebut dilakukan langsung di kantor BPBD Kabupaten Tasikmalaya, Senin […]

  • SDN 3 Sukanegla Garut Gunakan Bata Plastik Daur Ulang, Jadi Percontohan Sekolah Ramah Lingkungan

    SDN 3 Sukanegla Garut Gunakan Bata Plastik Daur Ulang, Jadi Percontohan Sekolah Ramah Lingkungan

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle Renaldy Putra
    • visibility 34
    • 0Komentar

      GARUT, lintasmedia.id. SDN 3 Sukanegla, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, menjadi percontohan penerapan pembangunan sekolah ramah lingkungan melalui pemanfaatan bata plastik daur ulang sebagai material bangunan ruang kelas baru. Langkah inovatif tersebut ditandai dengan peletakan bata plastik daur ulang pertama yang dihadiri langsung Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, di lingkungan SDN 3 Sukanegla, Kamis […]

expand_less