Baitul Arqam 2026 Pemuda Muhammadiyah Siapkan Kader Muda Penggerak Tasikmalaya Berkemajuan
- account_circle Yeyep Arip
- calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
- visibility 29
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TASIKMALAYA, lintasmedia.id
Pemuda Muhammadiyah Kota Tasikmalaya menegaskan komitmennya dalam menyiapkan kader muda berkualitas melalui agenda kaderisasi Baitul Arqam 2026. Program ini diproyeksikan menjadi langkah strategis organisasi untuk mencetak generasi muda yang siap menjadi motor perubahan di tengah masyarakat.
Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kunjungan jajaran Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kota Tasikmalaya kepada Pelaksana Harian Wali Kota Tasikmalaya, Rd Diky Candranegara, Selasa (26/5/2026). Pertemuan itu sekaligus menjadi ajang silaturahmi dan penyampaian undangan resmi untuk menghadiri kegiatan Baitul Arqam yang dijadwalkan berlangsung pada Juli 2026.
Ketua PD Pemuda Muhammadiyah Kota Tasikmalaya, Cecep Fikri Fajar, mengatakan Baitul Arqam bukan sekadar pelatihan formal, melainkan proses pembentukan karakter dan penguatan ideologi kader.
“Baitul Arqam adalah jenjang kaderisasi utama untuk menyiapkan generasi muda Muhammadiyah yang memiliki integritas, wawasan luas, dan mampu memberi kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Menurut Cecep, fokus utama tahun ini adalah memperkuat struktur organisasi hingga tingkat kecamatan. Pemuda Muhammadiyah menargetkan pembentukan Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) di seluruh 10 kecamatan di Kota Tasikmalaya.
Selain penguatan organisasi, materi Baitul Arqam juga akan menitikberatkan pada isu-isu strategis, seperti penguatan ideologi, pemberdayaan ekonomi kader, hingga kepedulian terhadap persoalan sosial kemasyarakatan.
Cecep menilai, kolaborasi antara pemerintah daerah dan organisasi kepemudaan menjadi kunci dalam membangun daerah yang lebih maju.
“Kami ingin pemerintah hadir dan melihat langsung proses kaderisasi ini. Sinergi antara umaro dan organisasi kepemudaan sangat penting untuk membangun Tasikmalaya,” katanya.
Sementara itu, Rd Diky Candranegara menyambut baik agenda tersebut. Ia menilai Pemuda Muhammadiyah selama ini menjadi salah satu mitra strategis pemerintah dalam pembangunan daerah, khususnya dalam penguatan sumber daya manusia.
“Kalau kader mudanya kuat, maka masa depan kota juga akan kuat. Pemerintah tentu mendukung upaya kaderisasi seperti ini,” ujar Diky.
Baitul Arqam 2026 ditargetkan diikuti puluhan kader muda dari seluruh cabang dan ranting di Kota Tasikmalaya.
Selain menerima materi klasikal, peserta juga akan diterjunkan ke lapangan melalui proyek sosial sebagai implementasi nilai-nilai Muhammadiyah dalam kehidupan bermasyarakat.
- Penulis: Yeyep Arip
- Editor: Renaldy Putra

Saat ini belum ada komentar