Tangis Bahagia Guru SD Ciamis, Fitri Farhani Azizah Raih Juara Pertama Duta Guru CBP Rupiah Championship 2026
- account_circle Bang Sufi
- calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
- visibility 43
- comment 0 komentar
- print Cetak

oplus_0
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TASIKMALAYA, lintasmedia.id
Di balik senyum yang mengembang saat namanya diumumkan sebagai juara pertama, tersimpan haru yang sulit dibendung. Mata Fitri Farhani Azizah berkaca-kaca. Tangis bahagia pun pecah, menjadi penanda perjuangan panjang seorang guru sekolah dasar yang akhirnya berbuah prestasi membanggakan.
Guru SDN 1 Imbanagara Raya, Kabupaten Ciamis itu berhasil meraih Juara Pertama Duta Guru Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah Championship 2026 yang diselenggarakan Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia Tasikmalaya.
Pada babak grand final, Fitri tampil percaya diri di hadapan dewan juri. Ia mempresentasikan inovasi pembelajaran bertajuk Metode GALUH, sebuah pendekatan kreatif untuk menanamkan nilai Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah kepada siswa sekolah dasar sejak usia dini.
Metode yang dikembangkannya tidak hanya menjelaskan fungsi uang sebagai alat transaksi. Lebih dari itu, siswa diajak mencintai rupiah sebagai simbol kedaulatan bangsa, bangga menggunakan mata uang Indonesia, serta memahami cara merawat dan menggunakannya secara bijak.
Presentasi tersebut sukses mencuri perhatian dewan juri. Inovasi yang sederhana, mudah diterapkan, dan dekat dengan dunia anak itu akhirnya mengantarkan Fitri dinobatkan sebagai Duta Guru CBP Rupiah Championship 2026 sekaligus menyabet gelar juara pertama.
Suasana semakin mengharukan saat prosesi penyerahan trofi dan penghargaan usai. Di tengah tepuk tangan para peserta dan tamu undangan, Fitri tak mampu menyembunyikan rasa syukurnya. Air mata kebahagiaan mengalir, menjadi saksi bahwa setiap usaha, doa, dan pengorbanan akhirnya berbuah manis.
Dengan suara yang masih bergetar menahan haru, Fitri mengucapkan rasa syukur dan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung perjalanan hingga titik ini.
“Alhamdulillah saya bisa berdiri sejajar di Priangan Timur. Ini berkat bantuan dan dukungan semua pihak, terutama keluarga dan sekolah tempat saya mengajar. Ciamis tidak kalah dengan kabupaten lain di Priangan Timur,” ujarnya.
Bagi Fitri, penghargaan tersebut bukan sekadar kemenangan pribadi. Ia berharap Metode GALUH dapat dimanfaatkan oleh para guru di berbagai daerah sebagai salah satu alternatif pembelajaran Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah.
“Metode GALUH bisa diunduh dan digunakan oleh guru pada jenjang pendidikan mana pun untuk mengajarkan cinta rupiah kepada peserta didik,” katanya.
Prestasi ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi dunia pendidikan Kabupaten Ciamis. Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi para pendidik, lahirnya inovasi pembelajaran dari seorang guru daerah membuktikan bahwa kreativitas, dedikasi, dan semangat berbagi mampu mengantarkan seorang guru meraih prestasi di tingkat regional.
Kemenangan Fitri juga menjadi bukti bahwa guru bukan hanya mengajar di ruang kelas, tetapi juga mampu melahirkan inovasi yang menginspirasi. Dari sebuah ruang kelas di SDN 1 Imbanagara Raya, lahir Metode GALUH yang kini membuka harapan baru bagi pendidikan karakter finansial anak-anak Indonesia.
Tangis bahagia Fitri bukan sekadar luapan emosi atas sebuah gelar juara. Air mata itu menjadi simbol perjuangan, ketekunan, dan keyakinan bahwa kerja keras seorang guru akan selalu menemukan jalannya menuju penghargaan. Dari Ciamis, ia membuktikan bahwa mimpi besar dapat diwujudkan dengan hati yang tulus untuk mendidik.
- Penulis: Bang Sufi

Saat ini belum ada komentar