Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Nasional » Jembatan 18 Meter di Rimau Sungsang Banyuasin Diresmikan, Anak Sekolah Tak Lagi Naik Perahu

Jembatan 18 Meter di Rimau Sungsang Banyuasin Diresmikan, Anak Sekolah Tak Lagi Naik Perahu

  • account_circle Bang Sufi
  • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
  • visibility 41
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMATERA SELATAN, lintasmedia.id

Akses pendidikan dan aktivitas masyarakat di Desa Rimau Sungsang, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, kini semakin mudah. Sebuah jembatan sepanjang 18 meter yang dibangun untuk menghubungkan akses warga resmi digunakan setelah diresmikan Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir, Minggu (23/8/2026).

Jembatan tersebut menjadi salah satu dari tiga jembatan yang dibangun menggunakan dana pribadi Ketua DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Banyuasin, H. Suriadi. Pembangunan infrastruktur itu dilatarbelakangi kondisi warga, terutama anak-anak sekolah, yang sebelumnya harus menggunakan perahu untuk menuju sekolah.

Kondisi tersebut membuat perjalanan anak-anak menuju sekolah membutuhkan waktu dan perhatian lebih. Selain persoalan akses, penggunaan perahu juga dinilai memiliki risiko keselamatan, terutama ketika kondisi cuaca dan perairan tidak mendukung.

Dengan adanya jembatan, warga kini memiliki akses darat yang lebih mudah untuk menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari.

Peresmian tiga jembatan tersebut dihadiri Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Sumatera Selatan Medi Ahmadzoni bersama jajaran pengurus, Ketua Fraksi Gerindra DPRD Sumatera Selatan Syarifuddin, Ketua DPC Gerindra H. Slamet, pengurus DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Banyuasin, serta sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh adat.
Don Muzakir: Jembatan Bukan Sekadar Penghubung

Don Muzakir mengatakan, pembangunan jembatan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap kebutuhan dasar masyarakat. Menurutnya, persoalan akses masih menjadi tantangan bagi sebagian warga di wilayah pedesaan.

“Jembatan ini sangat berarti bagi masyarakat. Saya melihat sendiri bagaimana akses menjadi persoalan bagi warga, terutama anak-anak sekolah,” kata Don Muzakir.

Ia menilai keberadaan infrastruktur yang memadai memiliki dampak langsung terhadap aktivitas masyarakat. Jembatan tidak hanya mempermudah mobilitas anak-anak menuju sekolah, tetapi juga membantu warga dalam menjalankan kegiatan ekonomi.

“Kalau aksesnya mudah, aktivitas masyarakat juga lebih mudah. Anak-anak bisa pergi ke sekolah dengan lebih aman, sementara warga bisa menjalankan kegiatan sehari-hari tanpa harus bergantung pada kapal atau perahu,” ujarnya.

Don Muzakir menambahkan, pembangunan infrastruktur dasar seperti jalan dan jembatan membutuhkan perhatian bersama. Pemerintah dan masyarakat, menurutnya, dapat saling melengkapi dalam menyelesaikan persoalan yang ditemukan di lapangan.

Temui Petani Banyuasin

Selain meresmikan jembatan, Don Muzakir juga bertemu dengan sejumlah petani di Kabupaten Banyuasin. Pertemuan tersebut dimanfaatkan untuk menyerap secara langsung berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat sektor pertanian.

Dalam kesempatan itu, pembahasan tidak hanya berkaitan dengan produksi pertanian, tetapi juga program pemerintah yang berkaitan dengan pertanian dan penguatan ekonomi masyarakat desa.

“Kami datang bukan hanya untuk meresmikan jembatan. Kami juga ingin mendengar langsung apa yang dirasakan petani dan menyampaikan program pemerintah yang bisa membantu mereka,” katanya.

Don Muzakir mengatakan, berbagai aspirasi yang disampaikan petani akan menjadi bahan masukan untuk pemerintah. Ia menilai persoalan masyarakat harus diketahui secara langsung agar kebijakan dan program pemerintah dapat lebih sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

“Saya juga akan menyampaikan kebutuhan warga kepada pemerintah pusat. Apa yang kami lihat dan dengar di lapangan harus menjadi masukan untuk pemerintah,” ujarnya.

Dibangun karena Anak Sekolah Harus Naik Perahu

Sementara itu, H. Suriadi mengatakan pembangunan tiga jembatan tersebut berawal dari keprihatinannya terhadap anak-anak yang harus menggunakan perahu untuk pergi ke sekolah.

“Saya kasihan melihat anak-anak sekolah. Kalau mau ke sekolah, mereka harus naik kapal atau perahu. Risikonya besar. Jarak sekolah sekitar tiga kilometer kalau tidak ada jembatan penghubung,” kata Suriadi.

Kondisi tersebut kemudian mendorong Suriadi menggunakan dana pribadi untuk membangun jembatan. Ia berharap fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan seluruh masyarakat tanpa membedakan kelompok maupun kepentingan tertentu.

“Jembatan ini kami bangun agar anak-anak tidak lagi kesulitan pergi ke sekolah. Kami juga berharap warga bisa menggunakan dan merawatnya bersama-sama,” ujarnya.

Keberadaan jembatan di Desa Rimau Sungsang menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur dasar memiliki kaitan erat dengan pendidikan dan perekonomian masyarakat. Akses yang lebih baik dapat memudahkan anak-anak bersekolah sekaligus membantu warga bekerja, berdagang, dan membawa hasil pertanian.

Tani Merdeka Indonesia menyatakan akan terus menyerap aspirasi masyarakat di berbagai daerah. Berbagai persoalan yang ditemukan di lapangan akan disampaikan kepada pemerintah sebagai bahan masukan dalam mendorong pemenuhan kebutuhan masyarakat di tingkat desa.

  • Penulis: Bang Sufi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tabrakan Kijang Innova dan Pikap di Cikalang, Tiga Penumpang Luka

    Tabrakan Kijang Innova dan Pikap di Cikalang, Tiga Penumpang Luka

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Yeyep Arip
    • visibility 75
    • 0Komentar

      TASIKMALAYA, lintasmedia.id. Kecelakaan lalu lintas melibatkan Toyota Kijang Innova dan mobil pikap terjadi di Jalan Cikalang, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, Senin siang. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 14.30 WIB itu mengakibatkan tiga penumpang mobil pikap mengalami luka-luka dan sempat membuat arus lalu lintas tersendat. Berdasarkan informasi di lokasi kejadian, mobil pikap bernomor polisi Z […]

  • Akhirussanah Daarul Ma’arif Imbanagara 2026, KH Kusoy: Hubungan Guru dan Santri Tak Pernah Berakhir

    Akhirussanah Daarul Ma’arif Imbanagara 2026, KH Kusoy: Hubungan Guru dan Santri Tak Pernah Berakhir

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle Gita Aprilia Sarah Ahmad
    • visibility 110
    • 0Komentar

    CIAMIS, lintasmedia.id. Tangis haru tak terbendung di halaman Pondok Pesantren Daarul Ma’arif Imbanagara, Kabupaten Ciamis, Rabu (24/6/2026). Di tengah lantunan doa dan suasana penuh kekhidmatan, ratusan santri mengikuti prosesi Akhirussanah yang menandai selesainya perjalanan pendidikan mereka di pesantren. Namun bagi keluarga besar Daarul Ma’arif, hari itu bukan sekadar seremoni kelulusan. Ada pesan mendalam yang akan […]

  • Natural Tanpa Ordal: Seruan Moral Menjaga Marwah Perguruan Tinggi

    Natural Tanpa Ordal: Seruan Moral Menjaga Marwah Perguruan Tinggi

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle Admin Lintas Media
    • visibility 71
    • 0Komentar

      Oleh: Roni Imroni Kepala Bidang IKP Dishubkominfo Kabupaten Tasikmalaya Perguruan tinggi bukan sekadar tempat seseorang mengejar gelar akademik. Ia adalah ruang pembentukan ilmu, karakter, nalar, etika, dan kepemimpinan. Dari ruang inilah lahir calon-calon profesional, birokrat, pendidik, pengusaha, pemimpin masyarakat, bahkan pengambil kebijakan publik di masa depan. Karena itu, proses masuk ke perguruan tinggi tidak […]

  • Polres Ciamis Gelar Upacara Hari Juang Polri 2026, Tanamkan Nilai Patriotisme dan Pengabdian

    Polres Ciamis Gelar Upacara Hari Juang Polri 2026, Tanamkan Nilai Patriotisme dan Pengabdian

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
    • account_circle Yeyep Arip
    • visibility 61
    • 0Komentar

      CIAMIS, lintasmedia.id Kepolisian Resor Ciamis Polda Jabar menggelar upacara dalam rangka memperingati Hari Juang Polri Tahun 2026 sebagai momentum untuk mengenang sejarah perjuangan dan pengabdian insan Bhayangkara serta menanamkan nilai-nilai patriotisme dalam pelaksanaan tugas kepolisian kepada masyarakat. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Ciamis AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si., dan berlangsung di Lapang […]

  • Semangat Kemerdekaan, PLN Tasikmalaya Siaga Dukung Jambore Nasional 2026 Overlanding Indonesia

    Semangat Kemerdekaan, PLN Tasikmalaya Siaga Dukung Jambore Nasional 2026 Overlanding Indonesia

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • account_circle Yeyep Arip
    • visibility 36
    • 0Komentar

      TASIKMALAYA, lintasmedia.id Semangat kemerdekaan terus diwujudkan melalui kolaborasi dan pengabdian untuk negeri. Dalam rangka mendukung kelancaran Jambore Nasional 2026 Overlanding Indonesia, PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Tasikmalaya menyiagakan personel dan memastikan kesiapan infrastruktur kelistrikan di kawasan Bendungan Leuwikeris, Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu (22/8/2026) Kegiatan yang digelar dalam momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tersebut […]

  • Jazirah Priangan Timur x CCE 2026 Dorong Promosi UMKM Ciamis

    Jazirah Priangan Timur x CCE 2026 Dorong Promosi UMKM Ciamis

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle Bang Sufi
    • visibility 89
    • 0Komentar

    CIAMIS, lintasmedia.id. Kegiatan Jazirah Priangan Timur x CCE 2026 menjadi momentum penting bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Ciamis untuk memperluas promosi produk sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif daerah. Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan (DKUMP) Kabupaten Ciamis, Dadan Wiadi, mengatakan keberadaan pelaku UMKM memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi […]

expand_less