Kebakaran Pakuncen Ciamis Hanguskan Rumah dan Tiga Tempat Usaha
- account_circle Renaldy Putra
- calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
- visibility 50
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
CIAMIS, lintasmedia.id
Suasana tenang di Lingkungan Pakuncen, RT 03 RW 23, Kelurahan Ciamis, mendadak berubah menjadi kepanikan ketika kobaran api melalap sebuah rumah yang juga difungsikan sebagai ruko, Kamis (16/7/2026). Dalam hitungan menit, api membesar dan menghanguskan bangunan beserta sejumlah usaha yang menjadi sumber penghidupan keluarga pemiliknya.
Peristiwa kebakaran di Pakuncen, Ciamis, itu diduga bermula dari aktivitas memasak menggunakan kompor. Api yang awalnya muncul dari area dapur dengan cepat merambat ke seluruh bangunan hingga sulit dikendalikan oleh warga.
Di dalam bangunan tersebut terdapat beberapa unit usaha, yakni studio foto, Kaisar Gym, dan gerai ekspedisi J&T. Seluruhnya ikut dilalap si jago merah sehingga menyisakan puing-puing dan material bangunan yang hangus terbakar.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, musibah tersebut meninggalkan luka mendalam bagi keluarga yang terdampak. Sebanyak delapan orang anggota keluarga kini harus kehilangan tempat tinggal sekaligus sumber mata pencaharian mereka dalam waktu bersamaan.
10 Mobil Damkar Berjibaku Jinakkan Api
Besarnya kobaran api membuat petugas mengerahkan 10 unit mobil pemadam kebakaran ke lokasi. Proses pemadaman berlangsung intensif hingga akhirnya api berhasil dikendalikan dan dilanjutkan dengan proses pendinginan untuk mencegah munculnya titik api baru.
Selain petugas pemadam kebakaran, aparat pemerintah, relawan, dan unsur terkait turut mengamankan lokasi serta melakukan pendataan terhadap korban maupun kerugian material akibat kebakaran tersebut.
Hingga kini, besaran kerugian masih dalam proses penghitungan oleh petugas.
Tagana Bergerak Cepat Dampingi Korban
Tak lama setelah api berhasil dipadamkan, Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Ciamis langsung melakukan asesmen kebutuhan para korban.
Berdasarkan hasil pendataan sementara, keluarga yang dipimpin Tuti Supiati (80) membutuhkan bantuan logistik darurat, makanan siap saji, perlengkapan tidur, pakaian layak pakai, alat kebersihan, hingga peralatan dapur untuk menunjang kebutuhan sehari-hari.
Koordinasi juga dilakukan bersama pemerintah daerah dan berbagai instansi agar bantuan dapat segera disalurkan kepada keluarga terdampak.
Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki
Meski dugaan awal mengarah pada kompor yang digunakan saat memasak, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan petugas berwenang.
Saat ini kondisi lokasi telah dinyatakan aman. Pemerintah bersama instansi terkait terus memberikan pendampingan kepada korban agar kebutuhan dasar mereka dapat segera terpenuhi sembari menunggu proses penanganan lebih lanjut.
- Penulis: Renaldy Putra

Saat ini belum ada komentar