LT II Pramuka Cijeungjing 2026, Tiga Hari Mengasah Kemandirian Generasi Muda
- account_circle Bang Sufi
- calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
- visibility 19
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
CIAMIS, LINTASMEDIA.ID
Lapangan Desa Ciharalang, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, selama tiga hari berubah menjadi ruang belajar terbuka bagi puluhan anggota Pramuka. Bukan sekadar arena perlombaan, tempat itu menjadi ruang untuk mengasah keterampilan, kedisiplinan, kemandirian, dan kemampuan bekerja sama.
Sebanyak 30 pangkalan dari jenjang SD/MI dan SMP/MTs mengikuti Lomba Tingkat II (LT II) Pramuka Kwartir Ranting (Kwaran) Cijeungjing Tahun 2026. Kegiatan berlangsung pada 8–10 September 2026 dengan beragam tantangan kepramukaan yang menguji kemampuan peserta.
Ketua Kwaran Cijeungjing, Syarif Hidayat, mengatakan LT II menjadi bagian dari proses pembinaan anggota Pramuka sekaligus persiapan peserta untuk mengikuti kegiatan pada jenjang berikutnya.
“Harapan kami kegiatan LT II ini dapat berjalan dengan lancar dan sukses. Alhamdulillah, dukungan dari Mabigus dan pangkalan yang ada di wilayah Kecamatan Cijeungjing cukup baik,” ujar Syarif, Selasa (8/9/2026).
Dukungan dari berbagai pihak tersebut menjadi kekuatan bagi panitia dalam menyelenggarakan kegiatan yang melibatkan puluhan pangkalan dari berbagai sekolah di Kecamatan Cijeungjing.
Belajar dari Tantangan Lapangan
Selama kegiatan berlangsung, peserta mengikuti berbagai perlombaan keterampilan kepramukaan, seperti pionering, penjelajahan, teknik penjernihan air, dan Peraturan Baris-Berbaris (PBB). Selain itu, peserta juga diuji melalui materi pengetahuan umum dan keagamaan.
“Materinya seputar kepramukaan. Ada pionering, penjelajahan, teknik penjernihan air, dan berbagai keterampilan lainnya. Selain itu, ada juga ilmu pengetahuan umum dan keagamaan,” kata Syarif.
Kegiatan malam turut menjadi bagian dari pembinaan peserta. Panitia menggelar lomba murotal Al-Qur’an bagi peserta SD/MI, sedangkan peserta SMP/MTs mengikuti kegiatan Hifzhil Qur’an.
Pada kategori SD/MI, peserta mendapat tugas membacakan tiga dari 10 surat yang telah ditentukan. Sementara peserta SMP/MTs diminta menjelaskan satu hingga maksimal tiga surat beserta terjemahan dan tafsirnya.
Pelaksana kegiatan, Andi Junaedi, mengatakan LT II memberikan pengalaman langsung kepada peserta untuk belajar melalui tantangan di lapangan.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada kemenangan, tetapi juga menjadi sarana menanamkan nilai disiplin, kemandirian, tanggung jawab, kerja sama, dan kemampuan menyelesaikan persoalan.
Pada hari terakhir, panitia akan melakukan rekapitulasi hasil seluruh perlombaan. Kegiatan juga akan diisi dengan olahraga tradisional sebagai sarana rekreasi setelah peserta mengikuti berbagai tantangan.
Panitia turut mengantisipasi faktor keselamatan karena sebagian besar kegiatan berlangsung di ruang terbuka. Dua lokasi alternatif telah disiapkan untuk evakuasi apabila terjadi cuaca buruk, yakni GOR dan SD Negeri 1.
Pelaksanaan LT II juga melibatkan Mabigus, pangkalan, pemerintah desa, tenaga medis, Karang Taruna, dan masyarakat sekitar.
Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya pulang membawa pengalaman perlombaan. Lebih dari itu, tiga hari di Lapangan Desa Ciharalang menjadi perjalanan kecil untuk belajar mandiri, saling percaya, dan memahami arti kebersamaan.
Bagi 30 pangkalan yang terlibat, LT II Pramuka Kwaran Cijeungjing 2026 menjadi salah satu langkah awal untuk mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan yang lebih besar pada masa mendatang.
- Penulis: Bang Sufi

Saat ini belum ada komentar