Khutbah Idul Adha Tasikmalaya Tekankan Pengorbanan dan Persatuan Demi Bangsa
- account_circle Yeyep Arip
- calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
- visibility 90
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TASIKMALAYA, lintasmedia.id.
Momentum Shalat Idul Adha 1447 Hijriah di Masjid Agung Baiturrahman Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Rabu, 27 Mei 2026, menjadi panggung seruan moral untuk menjaga persatuan dan tidak mengorbankan kepentingan bangsa demi ambisi pribadi.
Pesan itu mengemuka dalam khutbah Idul Adha yang disampaikan KH. Zamzam Imadudin di hadapan sekitar 700 jamaah dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Tasikmalaya.
Dalam khutbahnya, KH. Zamzam menegaskan bahwa makna kurban tidak berhenti pada penyembelihan hewan semata, melainkan kemampuan manusia menahan ego, hawa nafsu, dan kepentingan pribadi yang dapat merusak kehidupan sosial.
“Berkorban untuk Indonesia, jangan mengorbankan Indonesia. Berkorban untuk Tasikmalaya, jangan mengorbankan Tasikmalaya,” tegasnya yang disambut penuh perhatian jamaah.
Menurutnya, semangat Idul Adha harus menjadi pengingat agar seluruh elemen masyarakat menjaga persatuan, moralitas, dan kepedulian sosial di tengah tantangan kehidupan modern yang semakin kompleks.
Pelaksanaan Shalat Idul Adha tingkat Kabupaten Tasikmalaya itu turut dihadiri Dandim 0612/Tasikmalaya Letkol Czi M. Imvan Ibrahim, Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin, Wakil Bupati H. Asep Sopari Al Ayubi, jajaran kepolisian, kejaksaan, tokoh agama, pimpinan pondok pesantren, serta pejabat daerah lainnya.
Kehadiran unsur TNI dan Forkopimda dinilai menjadi simbol kuatnya sinergi pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kondusivitas daerah.
Dalam sambutannya, Bupati Tasikmalaya Dr Cecep Nurul Yakin mengajak masyarakat menjadikan Idul Adha sebagai momentum memperkuat keimanan, ketakwaan, dan semangat berbagi kepada sesama. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga Tasikmalaya tetap religius, aman, dan harmonis.
Usai pelaksanaan salat, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan hewan kurban bantuan kemasyarakatan Presiden Republik Indonesia kepada pengurus DKM Masjid Agung Baiturrahman Singaparna.
- Penulis: Yeyep Arip
- Editor: Renaldy Putra

Saat ini belum ada komentar