Damkar Kawali Evakuasi Biawak dari Dapur Rumah Warga
- account_circle Yeyep Arip
- calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
- visibility 41
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
CIAMIS,lintasmedia.id
Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Pos Wilayah Manajemen Kebakaran (WMK) Kawali mengevakuasi seekor biawak yang masuk ke dapur rumah warga di Dusun Ciakar Hilir, Desa Ciakar, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis, Selasa (9/6/2026).
Biawak sepanjang sekitar 60 sentimeter tersebut ditemukan oleh seorang warga bernama Dewi Anisa (26) saat sedang memasak di rumahnya. Kemunculan reptil tersebut membuat pemilik rumah khawatir akan membahayakan penghuni sehingga segera meminta bantuan petugas pemadam kebakaran.
Berdasarkan laporan, kejadian itu diketahui sekitar pukul 14.43 WIB. Saat berada di dapur, Dewi melihat seekor biawak melintas di area rumahnya. Karena takut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, ia kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Damkar Pos WMK Kawali.
Menerima laporan warga, petugas langsung bergerak menuju lokasi menggunakan kendaraan operasional Water Supply bernomor polisi Z 8447 T untuk melakukan evakuasi.
Proses penanganan dilakukan oleh Asep K, Mugni R, dan Rizky E. Sementara petugas lainnya, Adam dan Rizal, tetap bersiaga di pos.
Setelah dilakukan upaya evakuasi, biawak berhasil diamankan dalam kondisi selamat tanpa menimbulkan korban maupun kerusakan di rumah warga.
“Petugas berhasil mengevakuasi biawak dengan aman dan selamat, kemudian kembali ke Pos WMK Kawali untuk melanjutkan piket kesiapsiagaan,” demikian keterangan dalam laporan petugas.
Proses evakuasi selesai sekitar pukul 15.20 WIB. Keberhasilan penanganan tersebut mendapat apresiasi dari warga karena respons cepat petugas dalam menangani laporan kemunculan satwa liar di lingkungan permukiman.
Damkar mengimbau masyarakat agar tidak mencoba menangani sendiri satwa liar yang masuk ke rumah. Warga disarankan segera melapor kepada petugas terkait untuk menghindari risiko yang dapat membahayakan keselamatan.
- Penulis: Yeyep Arip

Saat ini belum ada komentar