Bupati Ciamis Tekankan Kerukunan dan Transformasi Digital Saat Peringatan Hari Amal Bakti Kemenag ke-80
- account_circle Admin Lintas Media
- calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
- visibility 42
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BERITA CIAMIS, lintasmedia.id. Bupati Ciamis Herdiat Sunarya memimpin langsung upacara peringatan Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama ke-80 tingkat Kabupaten Ciamis yang digelar di halaman MAN 2 Ciamis, Sabtu (3/1/2026). Momentum tahunan tersebut menjadi ajang refleksi atas perjalanan panjang pengabdian Kementerian Agama dalam pelayanan keagamaan sekaligus penguatan harmoni kehidupan berbangsa.
Kegiatan itu dihadiri jajaran aparatur sipil negara (ASN) Kementerian Agama, tokoh agama, unsur pemerintah daerah, serta berbagai elemen masyarakat. Kehadiran Bupati Ciamis dinilai menjadi bentuk dukungan nyata pemerintah daerah terhadap penguatan peran Kementerian Agama dalam menjaga kerukunan umat beragama di Tatar Galuh.
Dalam kesempatan tersebut, Herdiat menekankan bahwa peringatan Hari Amal Bakti bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan momentum evaluasi dan refleksi untuk memperkuat peran pelayanan keagamaan di tengah perubahan zaman.
Kerukunan Disebut Fondasi Kemajuan Bangsa
Dalam amanatnya, Bupati Herdiat membacakan sambutan Menteri Agama RI yang menyoroti pentingnya menjaga kerukunan sebagai fondasi utama dalam membangun bangsa. Menurutnya, kerukunan tidak semata diartikan sebagai ketiadaan konflik, melainkan energi kolektif yang mampu mendorong sinergi sosial di tengah keberagaman identitas masyarakat Indonesia.
Dengan kondisi masyarakat yang plural, semangat toleransi dan moderasi beragama dinilai menjadi kunci penting dalam menjaga stabilitas sosial. Herdiat menilai nilai-nilai tersebut harus terus diperkuat, terutama di tengah tantangan sosial yang semakin dinamis, termasuk perkembangan teknologi informasi yang memengaruhi pola interaksi masyarakat.
Ia menegaskan bahwa daerah yang damai dan harmonis akan memiliki fondasi lebih kuat untuk berkembang secara ekonomi, sosial, maupun budaya.
ASN Kemenag Didorong Adaptif di Era Digital
Selain isu kerukunan, perhatian juga diberikan pada tantangan transformasi birokrasi di era digital. Bupati Ciamis menilai ASN Kementerian Agama harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, termasuk dalam pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, aparatur tidak cukup hanya menjalankan fungsi administratif, tetapi juga perlu menjadi agen perubahan yang responsif terhadap kebutuhan umat. Transformasi digital di lingkungan pelayanan publik disebut sebagai kebutuhan yang tidak bisa dihindari, sehingga kompetensi aparatur juga harus terus diperbarui.
Tak hanya itu, ruang digital juga dinilai perlu diisi dengan konten-konten keagamaan yang menyejukkan, edukatif, dan mendorong semangat persatuan. Langkah tersebut dianggap penting sebagai penyeimbang di tengah derasnya arus informasi yang kerap memunculkan polarisasi atau narasi yang kontraproduktif.
Sinergi Daerah dan Kemenag Jadi Kunci
Peringatan Hari Amal Bakti Kemenag ke-80 juga menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan Kementerian Agama dalam menjaga stabilitas sosial serta meningkatkan kualitas kehidupan keagamaan.
Herdiat menilai kerja sama lintas sektor menjadi faktor penting dalam membangun masyarakat yang harmonis, terutama dalam bidang pendidikan keagamaan, pelayanan umat, dan penguatan nilai kebangsaan. Menurutnya, tantangan ke depan menuntut institusi pemerintah bergerak lebih kolaboratif dan adaptif.
Dengan semangat delapan dekade pengabdian Kementerian Agama, Pemerintah Kabupaten Ciamis berharap peran institusi tersebut semakin kuat dalam menjawab tantangan zaman sekaligus menjaga wajah keberagaman yang damai di daerah.
- Penulis: Admin Lintas Media

Saat ini belum ada komentar