Korban Dugaan Bunuh Diri di Jembatan Cirahong Ditemukan Meninggal di Sungai Citanduy
- account_circle Admin Lintas Media
- calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
- visibility 71
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
CIAMIS, lintasmedia.id.
Operasi pencarian korban dugaan bunuh diri di kawasan Jembatan Cirahong akhirnya membuahkan hasil. Setelah dilakukan penyisiran intensif oleh tim SAR gabungan, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di aliran Sungai Citanduy, Sabtu (23/5/2026) sekitar pukul 10.45 WIB.
Korban ditemukan sekitar delapan kilometer dari titik awal lokasi diduga terjatuh, tepatnya di wilayah Leuwigede, pada area hilir Sungai Citanduy. Penemuan jasad korban pertama kali dilakukan oleh relawan Taruna Siaga Bencana (TAGANA) bernama Cepi saat tim SAR gabungan melakukan penyisiran menggunakan perahu karet.
Menurut Cepi, tubuh korban ditemukan di area sungai yang alirannya relatif tenang, namun dipenuhi tumpukan sampah dan ranting yang mengendap di permukaan air. Kondisi tersebut sempat menyulitkan proses identifikasi awal.
“Awalnya terlihat seperti benda yang tersangkut di tumpukan sampah. Setelah kami dekati, terlihat kaos berwarna biru yang masih melekat di tubuh korban. Saya langsung yakin itu korban karena pakaiannya sama seperti informasi awal saat kejadian,” ujar Cepi di lokasi pencarian.
Saat ditemukan, korban berada dalam posisi tengkurap dengan sebagian tubuh tertutup tumpukan sampah di tepian sungai. Tim SAR kemudian langsung melakukan prosedur evakuasi untuk membawa jasad korban ke tepian sebelum selanjutnya dibawa menggunakan ambulans guna proses identifikasi dan penanganan lebih lanjut.
Sebelumnya, operasi pencarian melibatkan belasan personel gabungan dari berbagai unsur, termasuk Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), TAGANA Kabupaten Ciamis, TAGANA Kota Tasikmalaya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tasikmalaya, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tasikmalaya bersama sejumlah relawan lainnya.
Dalam operasi tersebut, dua unit perahu karet dikerahkan untuk menyisir aliran Sungai Citanduy dari bawah Jembatan Cirahong hingga beberapa titik di wilayah hilir. Pencarian dilakukan secara bertahap dengan sistem pembagian sektor agar seluruh area sungai dapat dijangkau secara maksimal.
Keterlibatan lintas daerah dinilai penting mengingat aliran Sungai Citanduy melintasi sejumlah wilayah administratif. Koordinasi antar lembaga pun menjadi kunci keberhasilan operasi SAR tersebut.

Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian yang berlangsung sejak pagi resmi dihentikan. Selanjutnya, petugas akan melakukan proses identifikasi lengkap guna memastikan data korban serta menyerahkan jenazah kepada pihak keluarga.
- Penulis: Admin Lintas Media

Saat ini belum ada komentar