Milangkala Desa Beber Jadi Momentum Merawat Sejarah dan Membangun Desa
- account_circle Bang Sufi
- calendar_month Senin, 6 Jul 2026
- visibility 36
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
CIAMIS, lintasmedia.id
Desa Beber, Kecamatan Cimaragas, Kabupaten Ciamis, memperingati Milangkala ke-340 dengan penuh khidmat pada Minggu (5/7/2026). Perayaan hari jadi desa ini tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga momentum untuk mengenang perjuangan para leluhur sekaligus memperkuat semangat membangun desa yang lebih maju.
Sejak pagi, masyarakat bersama pemerintah desa menggelar doa bersama dan ziarah ke makam para sesepuh serta tokoh pendiri desa. Tradisi tersebut menjadi simbol penghormatan kepada para karuhun yang telah meletakkan fondasi kehidupan masyarakat Desa Beber lebih dari tiga abad silam.
Kepala Desa Beber, Abdul Wahid Miftah Sofa, mengatakan Milangkala menjadi pengingat bahwa kemajuan sebuah desa harus dibangun di atas penghormatan terhadap sejarah, budaya, dan nilai gotong royong.
“Generasi muda harus mengenal sejarah desanya agar memiliki rasa memiliki dan tanggung jawab untuk melanjutkan pembangunan,” ujarnya.
Berdasarkan penelusuran sejarah yang dilakukan pemerintah desa, Desa Beber memiliki jejak panjang yang berkaitan dengan tokoh Eyang Wirayudha. Nama tokoh tersebut disebut dalam naskah sejarah pada masa VOC sekitar tahun 1686. Dari kajian itulah kemudian ditetapkan tanggal 5 Juli sebagai Hari Jadi Desa Beber yang kini diperingati setiap tahun.
Selain memiliki nilai sejarah yang kuat, Desa Beber juga dikenal sebagai desa agraris dengan potensi ekonomi yang terus berkembang. Sebagian besar warga menggantungkan mata pencaharian pada sektor pertanian. Hamparan sawah produktif menghasilkan padi sebagai komoditas utama, disertai tanaman palawija, sayuran, dan berbagai komoditas hortikultura yang menopang ekonomi masyarakat.
Potensi tersebut diperkuat oleh sektor peternakan yang berkembang di tingkat rumah tangga. Warga memelihara sapi, kambing, domba, hingga ayam sebagai sumber pendapatan tambahan. Di sisi lain, pelaku UMKM mulai memanfaatkan hasil pertanian menjadi produk olahan yang memiliki nilai jual lebih tinggi.
Pemerintah Desa Beber terus mendorong penguatan ekonomi berbasis potensi lokal melalui pemberdayaan kelompok tani, peternak, serta pelaku usaha mikro. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menciptakan lapangan pekerjaan baru di desa.
Memasuki usia ke-340 tahun, Milangkala Desa Beber menjadi refleksi bahwa pembangunan tidak hanya diukur dari infrastruktur, tetapi juga dari kemampuan masyarakat menjaga sejarah, melestarikan budaya, dan mengoptimalkan potensi ekonomi.
- Dengan semangat kebersamaan, Desa Beber optimistis melangkah menuju desa yang semakin mandiri, maju, dan sejahtera tanpa meninggalkan akar sejarah yang menjadi identitasnya
- Penulis: Bang Sufi

Saat ini belum ada komentar