Ular Sanca Masuk Kandang, Warga Ciamis Resah Ayam Dimangsa
- account_circle Rahmat Gumilar
- calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
- visibility 30
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
CIAMIS, lintasmedia.id
Kemunculan ular sanca di permukiman warga kembali menimbulkan keresahan. Seekor ular sanca sepanjang sekitar 2,2 meter ditemukan berada di kandang ayam milik warga di Dusun Sarayuda, Desa Kertaharja, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Jumat (5/6/2026) pagi.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui pemilik kandang, Nuhrawan (59), saat hendak memberi pakan ayam sekitar pukul 07.00 WIB. Ia terkejut melihat ular berukuran besar sedang memangsa ayam peliharaannya di dalam kandang.
Karena khawatir ular membahayakan warga sekitar, Nuhrawan segera melaporkan kejadian itu kepada UPTD Damkar Ciamis untuk meminta bantuan evakuasi.
Petugas Damkar Ciamis langsung menuju lokasi setelah menerima laporan pada pukul 07.12 WIB. Tim kemudian melakukan proses penanganan dan berhasil mengevakuasi ular sanca tersebut dengan aman.
“Petugas langsung melakukan evakuasi agar ular tidak membahayakan warga maupun memangsa ternak lainnya,” demikian keterangan dalam laporan UPTD Damkar Ciamis.
Evakuasi dilakukan sejumlah personel Damkar Ciamis, di antaranya Yayan Muliyansyah, Suheri, Hendra Gunawan, Nono Sudarsono, Rudy, Yedi Setiadi, Irvan Supyani, Iik Abdul Kholik, Bayu Robayana, dan Tian Andiana.
Dalam proses penanganan itu, petugas menggunakan satu unit kendaraan pancar bernomor polisi Z 8164 T. Evakuasi berlangsung lancar tanpa adanya korban luka maupun korban jiwa.
Sekitar pukul 07.36 WIB, ular sanca berhasil diamankan dan petugas kembali ke markas UPTD Damkar Ciamis untuk melanjutkan piket kesiapsiagaan.
Kemunculan ular sanca di kawasan permukiman warga diduga karena habitat reptil tersebut mulai terganggu, sehingga mencari makanan ke area kandang ternak milik warga.
Warga diimbau meningkatkan kewaspadaan, terutama pada kandang ayam atau area semak di sekitar rumah yang berpotensi menjadi tempat persembunyian ular.
- Penulis: Rahmat Gumilar
- Editor: Renaldy Putra

Saat ini belum ada komentar