Kandang Ayam Dua Lantai di Cijeungjing Ciamis Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp150 Juta
- account_circle Renaldy Putra
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 18
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
CIAMIS, lintasmedia.id.
Kebakaran hebat melanda sebuah kandang ayam dua lantai milik warga di Dusun Bandaruka, Desa Karanganyar, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Jumat (12/6/2026) malam. Insiden tersebut menghanguskan seluruh bangunan kandang dan menyebabkan kerugian yang diperkirakan mencapai Rp150 juta.
Peristiwa kebakaran diketahui terjadi sekitar pukul 21.00 WIB. Api pertama kali terlihat oleh warga sekitar yang melihat kobaran api membesar di bagian kandang ayam semi permanen berukuran 5 x 25 meter.
Pemilik kandang, Galih Nugraha (26), warga Dusun Bandaruka, langsung menerima laporan dari tetangganya yang panik melihat api telah menjalar hingga lantai dua bangunan. Warga khawatir kobaran api merembet ke rumah-rumah yang berada di sekitar lokasi.
Melihat situasi semakin membahayakan, Galih segera menghubungi UPTD Pemadam Kebakaran Kabupaten Ciamis untuk meminta bantuan penanganan kebakaran.
Petugas Damkar Ciamis menerima laporan pada pukul 21.40 WIB dan langsung bergerak menuju lokasi kejadian. Dua unit mobil pemadam diterjunkan dengan enam personel untuk melakukan pemadaman.
Dalam waktu 17 menit, petugas tiba di lokasi dan langsung berjibaku memadamkan api yang telah menghanguskan sebagian besar bangunan kandang. Setelah melakukan pemadaman dan pendinginan selama lebih dari satu jam, api akhirnya berhasil dikendalikan dan dinyatakan padam sekitar pukul 23.15 WIB.
Berdasarkan hasil pendataan sementara, seluruh bangunan kandang ayam dua lantai tersebut terbakar. Beruntung tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.
Dugaan sementara, kebakaran dipicu proses pengovenan kandang yang dilakukan sebelum kejadian. Namun penyebab pasti masih memerlukan pendalaman lebih lanjut.
Selain melakukan pemadaman, petugas juga melakukan observasi menyeluruh untuk memastikan tidak ada titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
Penanganan kebakaran melibatkan sejumlah unsur, di antaranya UPTD Damkar Ciamis, Bhabinkamtibmas Polsek Cijeungjing, Pemerintah Desa Karanganyar, PLN, dan masyarakat setempat yang turut membantu proses pemadaman.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat melakukan aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran, terutama di area peternakan dan bangunan semi permanen yang mudah terbakar.
- Penulis: Renaldy Putra

Saat ini belum ada komentar