Guruminda Cup 2026 Jadi Panggung Lahirnya Bintang Sepak Bola Muda Ciamis
- account_circle Bang Sufi
- calendar_month Senin, 6 Jul 2026
- visibility 57
- comment 0 komentar
- print Cetak

oplus_0
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
CIAMIS, lintasmedia.id.
Semangat pembinaan sepak bola usia dini bergema di Lapangan Desa Gunungcupu, Kecamatan Sindangkasih. Sebanyak 73 tim dari berbagai daerah ambil bagian dalam Guruminda Cup 2026 yang digelar untuk memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Ciamis ke-384. Turnamen ini menjadi ajang pencarian bibit pesepak bola muda sekaligus wadah membangun karakter generasi penerus olahraga di Tatar Galuh.
Ketua Panitia Guruminda Cup 2026, Yudi Somantri, mengatakan antusiasme peserta tahun ini meningkat dan menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap pembinaan sepak bola sejak usia dini.
“Turnamen ini bukan sekadar mencari juara, tetapi menjadi ruang bagi anak-anak untuk mengasah kemampuan, menumbuhkan sportivitas, disiplin, serta memperluas pengalaman bertanding,” ujar Yudi.
Turnamen mempertandingkan empat kelompok usia, yakni U-9 yang diikuti 15 tim, U-10 sebanyak 21 tim, U-11 sebanyak 23 tim, dan U-12 diikuti 14 tim. Total terdapat 73 tim peserta yang bersaing memperebutkan gelar juara.
Selain trofi dan medali untuk para juara, panitia juga memberikan penghargaan individu berupa Top Skor, Best Player, dan Best Goalkeeper sebagai bentuk apresiasi terhadap talenta terbaik yang tampil sepanjang kompetisi.
Menurut Yudi, pembinaan usia dini menjadi fondasi penting bagi masa depan sepak bola Kabupaten Ciamis. Dengan kompetisi yang rutin dan berkualitas, para pemain muda diharapkan mampu berkembang hingga menembus level provinsi bahkan nasional.

SSB Wirautama bertanding melawan SBC
Kabupaten Ciamis sendiri memiliki tradisi panjang dalam sepak bola. Kehadiran PSGC Ciamis menjadi motivasi tersendiri bagi para pemain muda untuk terus berlatih dan mengejar prestasi. Pembinaan melalui sekolah sepak bola dan turnamen usia dini dinilai menjadi kunci lahirnya generasi pesepak bola baru yang mampu mengharumkan nama daerah.
Melalui Guruminda Cup 2026, Ciamis kembali menegaskan komitmennya sebagai salah satu daerah yang konsisten membangun ekosistem sepak bola dari akar rumput. Dari lapangan sederhana inilah diharapkan akan lahir talenta-talenta muda yang kelak menjadi kebanggaan Tatar Galuh dan Indonesia.
Kecamatan Sindangkasih bukan sekedar melahirkan talenta bola, tapi juga pencak silat. Menurut Yudi, selain sepak bola, juga ada olahraga lain yang berkembang. Salah satunya pencak silat. Camat Sindangkasih Amin Mabruri mengatakan, sepak bola di Sindangkasih akan diarahkan untuk memasuki era industri bola.
“Ada perputaran ekonomi dalam setiap event olahraga sepak bola. Banyak uang yang beredar dalam setiap kegiatan karena itulah diharapkan peluang ini dimanfaatkan,” ujar Amin.
- Penulis: Bang Sufi

Saat ini belum ada komentar