Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Ciamis » Hari Batik Nasional, Menghidupkan Kembali Batik Ciamis yang Mati Suri

Hari Batik Nasional, Menghidupkan Kembali Batik Ciamis yang Mati Suri

  • account_circle Bang Sufi
  • calendar_month 15 jam yang lalu
  • visibility 35
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

CIAMIS, LINTASMEDIA. ID.

Peringatan Hari Batik Nasional menjadi momentum untuk melihat kembali perjalanan industri batik Ciamis yang pernah mengalami kejayaan, tetapi kemudian mati suri akibat perubahan zaman, teknologi produksi, dan pergeseran selera pasar.

Di tengah kondisi tersebut, sejumlah generasi muda mulai mencoba menghidupkan kembali batik khas Tatar Galuh dengan mengembangkan motif lokal sekaligus menjadikannya bagian dari pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Batik Ciamis memiliki sejarah panjang dalam kehidupan masyarakat. Namun, kejayaan industri batik tersebut perlahan meredup hingga sejumlah sentra produksi tidak lagi beraktivitas seperti masa lalu.

Salah satu yang menjadi bagian dari sejarah panjang perbatikan Ciamis adalah Koperasi Rukun Batik Ciamis yang kini tinggal kenangan. Peralatan produksi seperti mesin dan canting yang dahulu menjadi bagian dari aktivitas para pembatik pun tidak lagi menjadi penggerak utama industri batik di daerah ini.

Perubahan teknologi turut mempercepat pergeseran industri tersebut. Batik tulis yang membutuhkan ketelitian, keterampilan dan waktu pengerjaan cukup panjang harus berhadapan dengan batik cap, produksi menggunakan mesin hingga kain bermotif batik yang dibuat melalui teknologi printing. Kondisi itu membuat batik tradisional semakin sulit bersaing dari sisi harga maupun kecepatan produksi, sehingga industri batik Ciamis mengalami masa panjang yang dapat disebut sebagai mati suri.

Meski demikian, kondisi tersebut tidak sepenuhnya memutus harapan. Dalam beberapa tahun terakhir mulai muncul generasi muda yang berusaha membangun kembali batik Ciamis dengan pendekatan baru. Mereka tidak hanya mempertahankan keterampilan membatik, tetapi juga menggali kekayaan alam dan budaya daerah untuk diterjemahkan menjadi motif yang memiliki identitas lokal. Di Kecamatan Kawali berkembang Batik Bunga Cakra, sementara di Desa Jalatrang, Kecamatan Cipaku, hadir Batik Bungur. Di Kecamatan Ciamis juga terdapat Jevan Batik yang ikut memperkenalkan produk batik lokal kepada masyarakat.

Penggerak Batik Bungur, Elsa Nuari Hardiana, mengatakan Batik Bungur merupakan salah satu program pemberdayaan masyarakat yang tidak hanya diarahkan untuk edukasi, tetapi juga meningkatkan pendapatan masyarakat yang terlibat dalam kegiatan membatik. Motif yang dikembangkan mengambil inspirasi dari kekayaan alam Desa Jalatrang, khususnya bunga bungur yang kemudian diolah menjadi identitas visual dalam karya batik.

“Setiap motifnya bercerita tentang dedikasi dan kesabaran. Mewariskan pesona yang tak lekang oleh waktu. Memakai batik bukan hanya sekadar bergaya, tapi kebanggaan melestarikan budaya,” ujar Elsa.

Menurutnya, keberadaan batik tidak cukup dipandang sebagai produk fesyen, tetapi juga sebagai bagian dari upaya menjaga warisan budaya sekaligus membuka ruang ekonomi bagi masyarakat. Karena itu, pengembangan motif lokal menjadi penting agar batik tidak kehilangan karakter daerah di tengah persaingan industri tekstil yang semakin modern.

Momentum Hari Batik Nasional dengan demikian menjadi kesempatan untuk tidak hanya mengenakan batik sebagai simbol kebanggaan, tetapi juga melihat persoalan industri batik dari hulu hingga hilir. Batik Ciamis membutuhkan regenerasi pembatik, penguatan pasar, inovasi motif, dukungan terhadap pelaku usaha serta keberanian generasi muda untuk menjadikan batik sebagai produk budaya sekaligus komoditas ekonomi.

Batik Ciamis memang pernah kehilangan kejayaannya. Namun, munculnya Batik Bunga Cakra, Batik Bungur dan Jevan Batik menunjukkan bahwa tradisi tersebut belum benar-benar berakhir. Tantangannya sekarang adalah bagaimana tunas-tunas baru itu dapat tumbuh menjadi industri yang kuat, sehingga batik Ciamis tidak hanya dikenang sebagai sejarah, tetapi kembali menjadi kekuatan ekonomi dan identitas budaya masyarakat Tatar Galuh.

  • Penulis: Bang Sufi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Tasikmalaya Kota ungkap dugaan TPPO berkedok prostitusi online

    Polres Tasikmalaya Kota Bongkar Dugaan TPPO Berkedok Prostitusi Online

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle Admin Lintas Media
    • visibility 102
    • 0Komentar

    BERITA TASIKMALAYA, lintasmedia.id. Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tasikmalaya Kota mengungkap dugaan kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang diduga beroperasi melalui praktik prostitusi online di sejumlah hotel di wilayah Kota Tasikmalaya, Jawa Barat. Dalam pengungkapan kasus tersebut, aparat kepolisian mengamankan tujuh orang terduga pelaku yang diduga berperan sebagai perantara dalam transaksi prostitusi berbasis digital. […]

  • Harga Telur dan Ayam Hidup Anjlok, Peternak Rakyat di Priangan Timur Merugi, GOPAN Desak Pemerintah Bertindak

    Harga Telur dan Ayam Hidup Anjlok, Peternak Rakyat di Priangan Timur Merugi, GOPAN Desak Pemerintah Bertindak

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle Bang Sufi
    • visibility 144
    • 0Komentar

    CIAMIS, lintasmedia.id Penurunan harga telur ayam ras dan ayam hidup di tingkat peternak dalam beberapa pekan terakhir menjadi pukulan berat bagi peternak rakyat di wilayah Priangan Timur. Meski kondisi tersebut menguntungkan konsumen, peternak justru harus menanggung kerugian karena harga jual tidak mampu menutupi biaya produksi. Koordinator Wilayah Garda Peternak Ayam Nasional (GOPAN) Priangan Timur, H. […]

  • Honor Pendamping Kelurahan Tasikmalaya Belum Cair, Wakil Wali Kota Minta Segera Diselesaikan

    Honor Pendamping Kelurahan Tasikmalaya Belum Cair, Wakil Wali Kota Minta Segera Diselesaikan

    • calendar_month Minggu, 14 Jun 2026
    • account_circle Yeyep Arip
    • visibility 148
    • 0Komentar

    TASIKMALAYA, lintasmedia.id Keterlambatan pembayaran honor pendamping kelurahan selama dua bulan di Kota Tasikmalaya menjadi perhatian serius Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Rd Diky Candranegara. Ia meminta jajaran terkait segera mencari solusi agar hak para pendamping dapat segera diterima. Menurut Diky, pendamping kelurahan memiliki peran penting dalam mendukung berbagai program pemerintah di tingkat masyarakat. Mereka menjadi ujung […]

  • Ratusan Warga Priangan Timur Larut dalam Nostalgia di Tribute Nicky Astria

    Ratusan Warga Priangan Timur Larut dalam Nostalgia di Tribute Nicky Astria

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • account_circle Renaldy Putra
    • visibility 108
    • 0Komentar

      TASIKMALAYA, lintasmedia.id Kerinduan pecinta musik rock terhadap lagu-lagu legendaris Nicky Astria terobati dalam gelaran “A Tribute Nicky Astria” yang dipersembahkan Capulet Band di Pusaka Rempah, Jalan Yudanagara, Kota Tasikmalaya, Rabu malam (17/6/2026). Ratusan warga dari berbagai daerah di Priangan Timur memadati lokasi acara. Mereka datang untuk bernostalgia bersama lagu-lagu yang pernah menjadi soundtrack kehidupan […]

  • Festival Kopi Rajadesa Bukan Sekadar Seremonial, UMKM Didorong Naik

    Festival Kopi Rajadesa Bukan Sekadar Seremonial, UMKM Didorong Naik

    • calendar_month Sabtu, 26 Sep 2026
    • account_circle Bang Sufi
    • visibility 19
    • 0Komentar

      CIAMIS, LINTASMEDIA.ID Secangkir kopi menjadi pintu masuk untuk menggerakkan ekonomi warga Desa Purwaraja, Kecamatan Rajadesa, Kabupaten Ciamis. Festival Kopi Rajadesa yang digelar di Desa Wisata Budaya Bambu Gunung Gede, Sabtu (26/9/2026), tidak hanya menyuguhkan kopi lokal, tetapi juga mempertemukan UMKM, kerajinan, budaya, dan potensi wisata masyarakat. Festival tersebut dihadiri Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Jawa […]

  • Kang Erick Gelar Silaturahmi dan Doa Bersama di Panca Situ Cibeureum

    Kang Erick Gelar Silaturahmi dan Doa Bersama di Panca Situ Cibeureum

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
    • account_circle Ki Acep Aan
    • visibility 24
    • 0Komentar

    TASIKMALAYA, LINTASMWDIA.ID Suasana khidmat dan penuh kekeluargaan terasa dalam kegiatan silaturahmi dan doa bersama yang digelar Kawargian Majelis Riyadhoh Mustika Puseur Buana, Panca Situ Cibeureum, Kota Tasikmalaya, Sabtu, 19 September 2026. Kegiatan berlangsung di Saung Angon Paniisan, Tamanjaya Indah, Panca Situ Cibeureum. Selain menjadi ruang untuk mempererat hubungan antarkawargian, pertemuan tersebut juga diisi doa bersama […]

expand_less