IPDA Andi Siswanto, Polisi Ciamis Penemu Micro Bio untuk Petani dan Peternak
- account_circle Bang Sufi
- calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
- visibility 37
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
CIAMIS, lintasmedia.id
Di balik tugasnya sebagai anggota Polri, IPDA Andi Siswanto, S.H., S.P. Kanit Pidum Sat Reskrim Polres Ciamis memiliki panggilan lain yang tak kalah mulia, yakni membantu masyarakat melalui inovasi di bidang pertanian, peternakan, dan perikanan.
Pria yang sehari-hari bertugas di Polres Ciamis ini dikenal sebagai sosok yang tak pernah berhenti belajar. Kepeduliannya terhadap persoalan yang dihadapi petani, peternak, dan pembudidaya ikan mendorongnya melakukan berbagai penelitian sederhana hingga akhirnya melahirkan formula pupuk organik cair bernama Micro Bio.

Awalnya, Micro Bio dikembangkan untuk membantu petani mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia sekaligus memperbaiki kualitas tanah. Namun dalam perjalanannya, Andi menemukan bahwa manfaat Micro Bio jauh lebih luas dari yang dibayangkan.
Formula berbasis mikroorganisme tersebut ternyata dapat diaplikasikan pada sektor peternakan dan perikanan dengan hasil yang sangat menjanjikan.
“Banyak orang mengenal Micro Bio sebagai pupuk organik cair untuk pertanian. Padahal manfaatnya bisa digunakan juga untuk peternakan dan perikanan,” ujar Andi.
Menurutnya, salah satu persoalan terbesar yang dihadapi peternak maupun pembudidaya ikan adalah tingginya biaya pakan. Dalam usaha peternakan dan perikanan, biaya pakan bisa mencapai sekitar 70 persen dari total biaya produksi.
Kondisi itulah yang menjadi perhatian serius bagi Andi. Melalui Micro Bio, ia berupaya menghadirkan solusi agar biaya produksi dapat ditekan tanpa mengurangi kualitas hasil ternak maupun budidaya.
Micro Bio bekerja dengan membantu meningkatkan daya cerna pakan sehingga pemanfaatan nutrisi menjadi lebih optimal. Dampaknya, kebutuhan pakan dapat ditekan dan pertumbuhan ternak menjadi lebih baik.
“Biaya terbesar peternakan dan perikanan itu ada di pakan. Dengan Micro Bio, biaya produksi bisa ditekan secara signifikan, sementara hasil produksinya justru meningkat,” jelasnya.
Tak hanya meningkatkan efisiensi usaha, penggunaan Micro Bio juga memberikan dampak positif terhadap kesehatan ternak. Hewan ternak menjadi lebih sehat, pertumbuhan lebih optimal, dan kualitas hasil produksi meningkat.
Keunggulan lainnya yang dirasakan para peternak adalah berkurangnya bau amoniak yang berasal dari kotoran ternak. Persoalan yang selama ini sering menjadi keluhan lingkungan dapat diminimalkan melalui pemanfaatan mikroorganisme yang terkandung dalam Micro Bio.

Bagi Andi, keberhasilan inovasi ini bukan sekadar pencapaian pribadi. Ia melihatnya sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat. Karena itu, ia aktif berbagi ilmu kepada kelompok tani, peternak, hingga pelaku budidaya perikanan yang ingin meningkatkan produktivitas usaha mereka.
Di tengah kesibukannya sebagai aparat penegak hukum, Andi tetap meluangkan waktu untuk mendampingi masyarakat. Ia percaya bahwa tugas seorang polisi bukan hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga hadir memberikan solusi bagi persoalan yang dihadapi warga.
Kehadiran Micro Bio menjadi bukti bahwa inovasi bisa lahir dari kepedulian. Dari seorang polisi yang melihat masalah di lapangan, kemudian mencari jalan keluar melalui ilmu pengetahuan dan kerja keras.

Di tangan IPDA Andi Siswanto, seragam kepolisian bukan sekadar simbol penegakan hukum. Seragam itu juga menjadi simbol pengabdian, kepedulian, dan semangat untuk menghadirkan manfaat bagi sesama.
Melalui Micro Bio, ia tidak hanya membantu meningkatkan hasil panen, tetapi juga membantu peternak dan pembudidaya ikan menekan biaya produksi, meningkatkan keuntungan, serta menjaga lingkungan tetap sehat dan berkelanjutan.
- Penulis: Bang Sufi

Saat ini belum ada komentar