Pelatihan Pengelola Desa Wisata Ciamis Dibuka, Database Akurat Jadi Kunci Kemajuan Pariwisata
- account_circle Bang Sufi
- calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
- visibility 54
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
CIAMIS, lintasmedia.id.
Di balik pesona alam, budaya, dan keramahan masyarakat desa, ada satu hal yang kini menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Ciamis, yakni ketersediaan data yang akurat. Tanpa database yang lengkap dan selalu diperbarui, potensi besar desa wisata akan sulit berkembang secara maksimal.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui Pelatihan Pengelola Desa Wisata dalam Input Database Desa Wisata yang diselenggarakan Dinas Pariwisata Kabupaten Ciamis di Green Hotel Ciamis, Rabu (22/7/2026).
Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas pengelola desa wisata dalam menyusun dan memperbarui data sebagai dasar pembangunan pariwisata yang berkelanjutan.
Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Ciamis, Dian Kusdiana, S.IP., M.M., mewakili Kepala Dinas Pariwisata Heryan Rusyandi,S.Sos. mengapresiasi seluruh panitia, narasumber, dan peserta yang mengikuti pelatihan. Menurutnya, kemampuan mengelola data kini menjadi salah satu kompetensi penting bagi setiap pengelola desa wisata.
Ia menjelaskan, pengembangan sektor pariwisata tidak lagi hanya mengandalkan keindahan panorama maupun kekayaan budaya.
Perencanaan yang tepat membutuhkan informasi yang valid agar setiap kebijakan, program, promosi, hingga evaluasi dapat disusun berdasarkan kondisi riil di lapangan.
Database desa wisata sendiri mencakup berbagai informasi penting, mulai dari potensi wisata, atraksi, amenitas, aksesibilitas, kelembagaan, sumber daya manusia, kalender kegiatan, produk ekonomi kreatif, homestay, hingga statistik kunjungan wisatawan. Seluruh data tersebut akan menjadi acuan pemerintah dalam menentukan program prioritas, memberikan pendampingan, sekaligus membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pihak.
Melalui pelatihan ini, para pengelola desa wisata didorong untuk mampu melakukan input dan pembaruan data secara mandiri, berkala, serta bertanggung jawab. Dengan begitu, setiap desa wisata di Kabupaten Ciamis memiliki informasi yang akurat, mudah diakses, dan siap mendukung promosi destinasi kepada wisatawan.
Tak hanya itu, peserta juga diajak membangun budaya pendokumentasian terhadap setiap potensi, kegiatan, prestasi, maupun perkembangan desa wisata. Dokumentasi yang tersusun dengan baik akan memudahkan pengukuran kemajuan sekaligus memperkuat tata kelola destinasi.
Pemerintah Kabupaten Ciamis optimistis, keberadaan database desa wisata yang lengkap akan menjadi fondasi penting dalam meningkatkan daya saing pariwisata daerah.
Harapannya, setiap desa wisata mampu tumbuh menjadi destinasi yang berkualitas, berkelanjutan, dan memberikan manfaat ekonomi yang semakin besar bagi masyarakat setempat.
Ketua Fordeka Kabupaten Ciamis, Eman Sulaeman mengatakan, pihaknya mendukung langkah Dinas Pariwisata yang mempertemukan stakeholder desa wisata dengan para pengelolanya.
“Sebagus apapun desa wisata tanpa didukung kepasitas dan kemampuan para pengelola desa wisata dalam pelayanan, promosi dan pemasaran, jelas tidak akan mencapai target kunjungan wisatawan,” ujarnya.
- Penulis: Bang Sufi

Saat ini belum ada komentar