Warung Sawah Ciakar, Menikmati Kuliner Jadul di Tengah Hamparan Sawah
- account_circle Yeyep Arip
- calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
- visibility 55
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
CIAMIS, lintasmedia.id
Menikmati makanan khas Sunda tidak selalu harus di restoran dengan suasana modern. Di tengah hamparan sawah, sebuah warung sederhana menawarkan pengalaman kuliner yang justru terasa lebih dekat dengan kehidupan pedesaan.
Warung Sawah Ciakar menjadi salah satu pilihan bagi pencinta kuliner khas desa yang ingin menikmati makanan sederhana dengan suasana alam. Letaknya yang berada di pinggir sawah membuat pengunjung bisa menyantap hidangan sambil menikmati pemandangan persawahan dan semilir angin yang berembus dari sela-sela tanaman padi.
Suasana warung dibuat sederhana. Tidak banyak ornamen mewah, tetapi justru kesederhanaan itu yang menjadi daya tarik. Suara alam, hamparan hijau sawah, dan udara segar membuat waktu makan terasa lebih santai.
Di Warung Sawah Ciakar, pengunjung dapat menemukan beragam menu Sunda yang akrab dengan lidah masyarakat pedesaan. Ada ayam goreng, sambal dadakan, lalapan, petai, serta aneka minuman untuk menemani waktu bersantap.
Sambal dadakan menjadi salah satu pelengkap yang memberikan sensasi khas makanan Sunda. Sambal yang disajikan bersama lalapan segar membuat menu sederhana terasa semakin menggugah selera.
Pemilik Warung Sawah Ciakar, Teti Sartika, mengatakan konsep warung sengaja dibuat sederhana agar pengunjung tidak hanya datang untuk makan, tetapi juga menikmati suasana persawahan.

oplus_0
“Menu Warung Sawah kami menyediakan aneka makanan dadakan yang bernuansa jadul. Dijamin harga bersahabat dan sesuai lidah orang Sunda. Kami juga menerima pesanan nasi liwet, ikan bakar dan rica-rica. Semua sesuai pesanan,” ujar Teti.
Teti menambahkan, selain masakan khas Sunda, juga tersedia minuman es kelapa muda, kelapa muda original dan kelapa muda gula merah dan aneka jus.
Konsep ini, kata Teti, menjadi upaya menghadirkan kembali suasana makan yang sederhana seperti zaman dahulu. Pengunjung bisa duduk santai, menikmati makanan hangat, berbincang bersama keluarga atau teman, sembari memandang hamparan sawah.
Bagi mereka yang rindu suasana pedesaan dan makanan khas Sunda, Warung Sawah Ciakar menawarkan pengalaman yang sederhana tetapi berkesan. Bukan sekadar tempat mengisi perut, warung ini menghadirkan suasana makan yang mengajak pengunjung sejenak menjauh dari hiruk-pikuk perkotaan.
- Penulis: Yeyep Arip

Saat ini belum ada komentar