Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Nasional » Tiga Nama Menguat di Bursa Ketum PBNU, Ini Kandidat yang Lolos Verifikasi

Tiga Nama Menguat di Bursa Ketum PBNU, Ini Kandidat yang Lolos Verifikasi

  • account_circle Bang Sufi
  • calendar_month Sabtu, 29 Agt 2026
  • visibility 52
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JOMBANG, lintasmedia.id

Dari lokasi Muktamar ke-35 NU di Jombang, Sabtu, 29  Agustus 2026, dilaporkan, bursa calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mulai beredar di langit muktamirin.  Ada beberapa nama yang masuk dalam penjaringan, belum ada nama yang mengkrucut.

Di antara nama yang dibicarakan para muktamirin adalah KH Imam Jazuli, pengasuh Pesantren Bina Insan Mulia Cirebon; KH Abdul Ghaffar Rozin (Gus Rozin), pengasuh Pesantren Maslakul Huda, Kajen, Pati  KH Abdul Hakim Mahfudz, pengasuh Pesantren Tebuireng, Jombang, KH Abdus Salam Shohib, KH Yahya Tsaquf, Gus Kinkin, serta KH Yusuf Qudlori

Kemunculan tiga nama tersebut mengejutkan karena mereka adalah wajah-wajah baru. Dalam beberapa event nasional nama mereka juga belum punya jam terbang yang tinggi. Yang menarik, ketiga figur tersebut sama-sama memiliki akar kuat di lingkungan pesantren.

Mereka tumbuh dan berproses dalam tradisi pendidikan pesantren yang menjadi salah satu basis penting perjalanan Nahdlatul Ulama.

Latar belakang tersebut menjadi modal tersendiri dalam menghadapi berbagai persoalan yang dihadapi pesantren dan warga Nahdliyin, termasuk tantangan pendidikan, kaderisasi, kemandirian ekonomi, hingga perubahan sosial di era digital.

Kemunculan nama-nama tersebut juga menjadi perhatian karena sebelumnya mereka tidak banyak disebut dalam bursa calon Ketua Umum PBNU. Nama-nama baru ini muncul di tengah aspirasi sebagian warga Nahdliyin yang menginginkan adanya perubahan dalam tubuh organisasi.

Bagi sebagian kalangan Nahdliyin, kepemimpinan PBNU ke depan diharapkan mampu memperkuat organisasi sekaligus meningkatkan manfaat NU bagi jamaah dan jam’iyah.

Karena itu, figur Ketua Umum PBNU berikutnya tidak hanya dituntut memiliki kapasitas keilmuan dan jaringan pesantren, tetapi juga kemampuan membaca perubahan zaman serta merumuskan arah organisasi yang lebih responsif terhadap kebutuhan warga.

kini memiliki kesempatan untuk menawarkan gagasan dan visi masing-masing. Persaingan pun diperkirakan akan semakin menarik karena ketiganya memiliki basis massa serta jejaring yang cukup kuat.

 

Sementara itu, empat nama lainnya dinyatakan tidak lolos proses verifikasi dengan sejumlah alasan yang berbeda.

Mereka adalah KH Nasaruddin Umar karena persoalan rangkap jabatan, KH Yusuf Qudlori terkait ketentuan masa iddah politik selama satu tahun, serta KH Yahya Cholil Staquf dan KH Abdussalam Shohib yang terkendala sanksi organisasi.

Dengan tersisanya tiga kandidat, dinamika menuju pemilihan Ketua Umum PBNU kini memasuki fase yang semakin menentukan. Perhatian warga Nahdliyin selanjutnya akan tertuju pada gagasan, visi, serta dukungan yang dibangun masing-masing kandidat.

Ketua PC NU Kabupaten Ciamis KH Arief Ismail Chowas mengatakan, wajah baru NU akan segera terwujud. Para kader muda mulai memegang estafet kepemimpinan di tubuh NU.

“Malam ini tiga kandidat akan membuktikan diri, siapa yang akan mendapatkan suara terbanyak, dialah yang akan memimpin NU ke depan,” ujar Arief.

  • Penulis: Bang Sufi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rumah Lansia di Cipedes Terbakar Saat Salat Jumat, Api Nyaris Merembet ke Permukiman

    Rumah Lansia di Cipedes Terbakar Saat Salat Jumat, Api Nyaris Merembet ke Permukiman

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Admin Lintas Media
    • visibility 87
    • 0Komentar

    TASIKMALAYA, lintasmedia.id Kepulan asap tebal mendadak menggegerkan warga Rancabango RT 01 RW 15, Kelurahan Panglayungan, Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya, Jumat (12/6/2026). Sebuah rumah milik seorang lansia bernama Tati (72) terbakar saat sebagian besar warga tengah menunaikan Salat Jumat. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 12.15 WIB itu sempat memicu kepanikan. Pasalnya, banyak rumah di lingkungan tersebut […]

  • Ki Acep Aan Terima Galunggung Award dari Abah Anton Carliyan

    Ki Acep Aan Terima Galunggung Award dari Abah Anton Carliyan

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
    • account_circle Bang Sufi
    • visibility 92
    • 0Komentar

    TASIKMALAYA, lintasmedia.id Aktivis dan budayawan Ki Acep Aan menerima penghargaan Galunggung Award dalam rangkaian kegiatan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026. Penghargaan tersebut diserahkan oleh Abah Dr. H. Anton Carliyan, MPKN., Irjen Pol. (Purn.), dalam kegiatan upacara tahunan yang digelar di Lapangan Taman Rekreasi Geopark Batu Ampar Galunggung, Kabupaten Tasikmalaya, […]

  • Belajar Bersahabat dengan Rasa, Ngalungsur Pusaka Indung dari Ambu Ani Nyai Tangulun

    Belajar Bersahabat dengan Rasa, Ngalungsur Pusaka Indung dari Ambu Ani Nyai Tangulun

    • calendar_month Minggu, 12 Jul 2026
    • account_circle Ki Aan
    • visibility 84
    • 0Komentar

    GARUT, lintasmedia.id Di tengah derasnya arus kehidupan modern yang serba cepat, ketika amarah kerap meledak hanya karena perbedaan pendapat dan media sosial menjadi ruang pelampiasan emosi, lahir sebuah pesan yang sederhana tetapi penuh makna dari Ambu Ani atau Nyai Tangulun, Limbangan, Kabupaten Garut. Melalui karya berjudul “Belajar Bersahabat dengan Rasa”, Ambu Ani mengajak masyarakat kembali […]

  • Natural Tanpa Ordal: Seruan Moral Menjaga Marwah Perguruan Tinggi

    Natural Tanpa Ordal: Seruan Moral Menjaga Marwah Perguruan Tinggi

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle Admin Lintas Media
    • visibility 72
    • 0Komentar

      Oleh: Roni Imroni Kepala Bidang IKP Dishubkominfo Kabupaten Tasikmalaya Perguruan tinggi bukan sekadar tempat seseorang mengejar gelar akademik. Ia adalah ruang pembentukan ilmu, karakter, nalar, etika, dan kepemimpinan. Dari ruang inilah lahir calon-calon profesional, birokrat, pendidik, pengusaha, pemimpin masyarakat, bahkan pengambil kebijakan publik di masa depan. Karena itu, proses masuk ke perguruan tinggi tidak […]

  • Kejurprov Satria Tama 2026 Jadi Ajang Pembinaan Karateka Jabar

    Kejurprov Satria Tama 2026 Jadi Ajang Pembinaan Karateka Jabar

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle Yeyep Arip
    • visibility 84
    • 0Komentar

    TASIKMALAYA , lintasmedia.id. Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Satria Tama Karate 2026 digelar di GOR Siliwangi, Jalan BKR, Kota Tasikmalaya, Minggu (7/6/2026). Ajang tersebut diikuti sekitar seratus karateka dari berbagai kota dan kabupaten di Jawa Barat, mulai kategori usia anak hingga dewasa. Ketua Panitia Pelaksana, Yanyan Insan Sidiq, mengatakan antusiasme peserta dalam kejuaraan tahun ini cukup tinggi. […]

  • SSB Wirautama Linggasari Tampil Memukau, Tahan Imbang SBC FA dalam Laga Sarat Gengsi

    SSB Wirautama Linggasari Tampil Memukau, Tahan Imbang SBC FA dalam Laga Sarat Gengsi

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle Bang Sufi
    • visibility 76
    • 0Komentar

    SSB Wirautama L CIAMIS, lintasmedia.idc SSB Wirautama Linggasari menunjukkan kualitas permainan yang semakin matang saat menghadapi SBC FA dalam lanjutan Guruminda Cup 2026 di Lapang Desa Gunungcupu, Kecamatan Sindangkasih, Senin, 6 Juli 2026. Pertandingan berlangsung sengit dengan tempo tinggi dan berakhir imbang 1-1 setelah kedua tim saling melancarkan serangan sepanjang laga. Sejak peluit pertama dibunyikan, […]

expand_less