Operasi Patuh Lodaya 2026 Digelar, Pengendara Diminta Lebih Tertib
- account_circle Yeyep Arip
- calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
- visibility 17
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TASIKMALAYA, lintasmedia.id
Satlantas Polres Tasikmalaya mulai menggencarkan sosialisasi menjelang pelaksanaan Operasi Patuh Lodaya 2026 yang akan berlangsung selama dua pekan, mulai 8 hingga 21 Juni 2026.
Kasat Lantas Polres Tasikmalaya, AKP Didit Permadi, mengatakan operasi tersebut bertujuan meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas sekaligus menekan angka pelanggaran dan kecelakaan di jalan raya.
“Operasi Patuh tahun ini lebih mengedepankan penegakan hukum berbasis digital melalui ETLE atau Electronic Traffic Law Enforcement,” ujar Didit, Jumat (5/6/2026).
Menurutnya, seluruh jajaran telah diminta mempersiapkan dukungan pelaksanaan operasi secara maksimal, termasuk penguatan sistem penegakan hukum elektronik di lapangan.
Operasi Patuh Lodaya 2026 mengusung tema “Terwujudnya Kamseltibcarlantas yang Berkeselamatan Menjelang Pelaksanaan Hari Bhayangkara Tahun 2026”.
Dalam pelaksanaannya, penindakan akan difokuskan terhadap berbagai pelanggaran yang dapat menghambat sistem ETLE. Beberapa di antaranya seperti penggunaan pelat nomor kendaraan yang dicopot, tidak dipasang, ditutup sebagian, maupun dimodifikasi menggunakan stiker atau cat sehingga sulit terbaca kamera elektronik.

Didit menjelaskan, pelanggaran tersebut menjadi perhatian serius karena dapat menghambat proses identifikasi kendaraan dalam sistem penegakan hukum digital.
Selain penindakan berbasis ETLE, petugas di lapangan juga tetap akan melakukan tilang konvensional terhadap pelanggaran tertentu, seperti pengendara yang melawan arus lalu lintas.
“Komposisi penindakan terdiri dari 60 persen menggunakan ETLE, 30 persen tilang konvensional, dan 10 persen teguran simpatik,” katanya.
Ia menambahkan, teguran simpatik tetap diberikan dalam kondisi tertentu dengan pendekatan humanis.Namun, penerapannya tetap terbatas dan disesuaikan dengan situasi di lapangan.
Satlantas Polres Tasikmalaya mengimbau masyarakat untuk mulai memeriksa kelengkapan kendaraan dan mematuhi aturan lalu lintas sebelum operasi berlangsung. Selain menghindari sanksi tilang, kepatuhan berkendara juga dinilai penting demi keselamatan bersama di jalan raya.
- Penulis: Yeyep Arip

Saat ini belum ada komentar