Taruna Akpol Angkatan 59 Mulai Latja di Tasikmalaya
- account_circle Yeyep Arip
- calendar_month Senin, 8 Jun 2026
- visibility 30
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TASIKMALAYA, lintasmedia.id
Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) Tingkat II Angkatan 59 Batalyon Bhayangkara Dharma resmi memulai kegiatan Latihan Kerja (Latja) di lingkungan Polres Tasikmalaya, Senin (8/6/2026). Kegiatan pembukaan berlangsung khidmat di Gedung Pertemuan Warga (GPW) Presisi Polres Tasikmalaya.
Latihan kerja tersebut menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran aplikatif bagi para calon perwira muda Polri sebelum terjun langsung menjalankan tugas kepolisian di tengah masyarakat.
Kapolres Tasikmalaya, AKBP Dr. Wahyu Pristha Utama, S.H., S.I.K., M.H., memimpin langsung upacara pembukaan sekaligus memberikan arahan kepada seluruh taruna dan taruni peserta Latja.
Dalam sambutannya, Kapolres menegaskan bahwa kegiatan latihan kerja merupakan tahap penting untuk menyelaraskan teori yang diperoleh di Akademi Kepolisian dengan kondisi nyata di lapangan, khususnya dalam menghadapi dinamika keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
“Latja ini menjadi kesempatan bagi para Taruna dan Taruni untuk memahami langsung pelayanan kepolisian kepada masyarakat. Manfaatkan waktu ini untuk belajar, memahami SOP, serta menjaga nama baik institusi Polri,” ujar AKBP Wahyu Pristha Utama.
Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran pejabat utama Polres Tasikmalaya dan tim pendamping dari Akademi Kepolisian. Kehadiran para pejabat dan mentor menunjukkan komitmen Polres Tasikmalaya dalam mendukung pembentukan calon pemimpin Polri yang profesional, disiplin, dan berintegritas.
Selama pelaksanaan latihan kerja, para taruna akan ditempatkan di sejumlah fungsi teknis kepolisian. Mereka akan mendapat pendampingan langsung dari mentor di masing-masing unit kerja agar mampu memahami tugas kepolisian secara menyeluruh.
Selain itu, pengawasan terhadap pelaksanaan Latja juga dilakukan melalui sistem pelaporan berbasis operator guna memastikan seluruh kegiatan berjalan sesuai prosedur dan target pembelajaran.
Melalui program ini, diharapkan para Taruna Akpol Tingkat II mampu membangun karakter Bhayangkara Presisi yang siap menghadapi tantangan tugas kepolisian di masa mendatang.
Kegiatan pembukaan Latja berlangsung aman, tertib, dan lancar serta menjadi awal pembentukan pengalaman lapangan bagi para calon perwira Polri tersebut.
- Penulis: Yeyep Arip

Saat ini belum ada komentar