SWI Green Impact 2026, Gerakan Nyata Ubah Sampah Jadi Peluang Ekonomi
- account_circle Yeyep Arip
- calendar_month Minggu, 12 Jul 2026
- visibility 53
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA, lintasmedia.id
Sekber Wartawan Indonesia (SWI) menyiapkan sebuah gerakan sosial yang tidak sekadar berhenti pada seremoni. Melalui SWI Green Impact (GI) 2026, organisasi ini mengajak masyarakat mengubah persoalan sampah menjadi peluang ekonomi sekaligus membangun kesadaran lingkungan secara berkelanjutan.
Kegiatan bertema “From Podium to Movement” itu akan digelar pada Minggu, 19 Juli 2026, di Grand Ballroom United Tractors, Jakarta Timur.
Ketua Panitia SWI Green Impact 2026, Gianto Utoyo, mengatakan acara tersebut dirancang sebagai gerakan kolaboratif yang melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari pelaku UMKM, pemerintah, komunitas lingkungan, pemuda, hingga pegiat ekonomi sirkular.
“SWI Green Impact bukan sekadar acara formal, tetapi menjadi gerakan sosial yang mengubah narasi di atas podium menjadi aksi nyata di tengah masyarakat,” ujar Gianto Utoyo saat rapat persiapan teknis di Kantor Law Firm Anwar Lamser, Pancoran Mas, Kota Depok, Sabtu (11/7/2026).
Menurutnya, sekitar 500 peserta undangan akan mengikuti berbagai rangkaian kegiatan yang telah disiapkan panitia.
Salah satu daya tarik acara adalah hadirnya Green Tunnel yang dibangun dari ribuan botol plastik bekas sebagai simbol transformasi sampah menjadi sesuatu yang bernilai. Selain itu, tersedia Pohon Janji yang menjadi media komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Tidak hanya menghadirkan konsep kreatif, SWI Green Impact 2026 juga mengusung misi edukasi. Melalui LBH Matapena Keadilan, peserta akan mendapatkan pembekalan mengenai aspek hukum yang berkaitan dengan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.
Agenda utama lainnya adalah NGOPI (Ngobrol Pintar dan Inspiratif) bertema “Dari Sampah Menjadi Cuan”. Talkshow tersebut direncanakan menghadirkan sejumlah tokoh nasional, di antaranya Menteri Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat, Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman, Ketua Dewan Pers Prof. Dr. Komaruddin Hidayat, serta Ketua Dewan Pembina SWI Prof. Dr. Ir. Supiyat Nasir, M.B.A.
Diskusi tersebut diharapkan dapat memberikan solusi nyata dalam mendukung target nasional penghentian praktik open dumping pada tahun 2026 sekaligus memperkuat pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular.
“Setelah pelantikan Pengurus DPP SWI, kami akan menggelar NGOPI Bareng bersama para narasumber nasional yang membahas bagaimana sampah dapat menjadi sumber ekonomi baru bagi masyarakat,” kata Gianto.
Sebagai penutup, panitia juga menyiapkan berbagai hiburan, mulai dari musikalisasi puisi, fashion show Perempuan Berkebaya, penampilan band Top 40, hingga pertunjukan tari.
Rapat persiapan teknis dipimpin langsung oleh Ketua Umum SWI Iskandar dan dihadiri Sekretaris Jenderal Herry Budiman, Bendahara Umum Anwar Nurdin, Ketua Dewan Etik Eddie Karsito, serta jajaran pengurus pusat lainnya yang memastikan seluruh rangkaian SWI Green Impact 2026 berjalan sukses dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta lingkungan
- Penulis: Yeyep Arip

Saat ini belum ada komentar