APDESI Dorong Durian Kalijaya Jadi Ikon Hortikultura Kabupaten Ciamis
- account_circle Yeyep Arip
- calendar_month Senin, 13 Jul 2026
- visibility 65
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
CIAMIS, lintasmedia.id
Aroma durian menyambut setiap pengunjung yang melangkah ke stan Durian Kalijaya pada peringatan Hari Krida Pertanian (HKP) ke-54 Kabupaten Ciamis di Lapang Desa Sumberjaya, Kecamatan Cihaurbeuti, Senin (13/7/2026). Meski musim panen telah memasuki penghujung, buah berduri asal Desa Kalijaya itu tetap menjadi primadona dan diburu para pecinta durian.
Sekitar 400 butir durian dari sedikitnya 10 varietas unggulan dipajang di stan tersebut. Harganya bervariasi, mulai Rp35 ribu hingga Rp150 ribu per buah.
Antusiasme pengunjung membuktikan bahwa Durian Kalijaya mulai memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat.
Perwakilan stan Durian Kalijaya, Wahyu, mengatakan stok yang dibawa memang tidak sebanyak saat puncak panen. Namun, kualitas buah tetap menjadi andalan karena berasal dari kebun-kebun petani lokal yang telah puluhan tahun membudidayakan durian.
“Musim durian sudah di penghujung sehingga stok mulai terbatas. Namun kami masih membawa sekitar 10 varietas durian asli Kalijaya untuk diperkenalkan kepada masyarakat,” ujarnya.
Menurut Wahyu, keunggulan Durian Kalijaya terletak pada cita rasanya yang khas. Daging buahnya tebal, bertekstur lembut, dengan perpaduan rasa manis dan legit yang mampu bersaing dengan durian dari berbagai daerah di Indonesia.
Ia berharap Durian Kalijaya dapat memperoleh pengakuan sebagai durian khas Kabupaten Ciamis sehingga memiliki identitas yang kuat di pasar nasional.
“Harapan kami, Durian Kalijaya memiliki identitas sebagai durian khas Ciamis. Dengan begitu nilai jual meningkat, pasar semakin luas, dan kesejahteraan petani ikut terdongkrak,” katanya.
Dukungan juga datang dari Ketua APDESI Kabupaten Ciamis, Ivan Abdul Jalal. Menurutnya, kualitas Durian Kalijaya lahir dari pengalaman panjang para petani yang secara turun-temurun mengembangkan budidaya durian.
“Kalau berbicara durian di Kabupaten Ciamis, orang pasti ingat Kalijaya. Promosi harus terus diperkuat agar Durian Kalijaya benar-benar menjadi ikon Ciamis,” ujar Ivan.
Ia mendorong para petani terus meningkatkan produktivitas melalui inovasi budidaya, peningkatan mutu buah, serta pelatihan yang berkelanjutan. Menurutnya, pengembangan sentra durian tidak hanya akan memperkuat sektor pertanian, tetapi juga membuka peluang wisata berbasis agrowisata yang mampu menggerakkan ekonomi masyarakat.
Bagi Ivan, Durian Kalijaya bukan sekadar komoditas unggulan, melainkan kebanggaan daerah yang memiliki potensi besar menjadi ikon hortikultura Kabupaten Ciamis sekaligus destinasi bagi para pencinta durian dari berbagai daerah.
- Penulis: Yeyep Arip

Saat ini belum ada komentar