Ular Kobra Tiga Meter Gegerkan Warga Perumahan di Banjar
- account_circle Renaldy Putra
- calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
- visibility 19
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
KOTA BANJAR, lintasmedia.id
Warga Perumahan Balokang Permai Blok B RT 45 RW 14, Desa Balokang, Kecamatan Banjar, Kota Banjar, digegerkan dengan kemunculan seekor ular kobra berukuran besar di lingkungan permukiman, Sabtu (6/6/2026).
Ular berbisa sepanjang sekitar tiga meter itu pertama kali ditemukan warga saat sedang memangsa ular lain di area sekitar perumahan. Kejadian tersebut sontak menarik perhatian warga dan memicu kepanikan karena dikhawatirkan membahayakan keselamatan masyarakat, terutama anak-anak yang kerap bermain di sekitar lokasi.
Menyadari potensi ancaman dari satwa liar tersebut, warga segera melaporkan kejadian itu kepada petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Banjar agar segera dilakukan penanganan.
Mendapat laporan dari masyarakat, Tim Rescue Damkar Kota Banjar langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi. Setibanya di tempat kejadian, petugas segera melakukan penanganan dengan menggunakan peralatan khusus demi menghindari risiko serangan ular berbisa.
Setelah melalui proses evakuasi yang cukup hati-hati, ular kobra tersebut akhirnya berhasil diamankan tanpa menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka.
Petugas Damkar Kota Banjar, Ivan, mengatakan ular yang ditemukan warga merupakan jenis kobra dengan ukuran cukup besar.
“Ular tersebut ditemukan sedang memangsa ular lain di area perumahan. Panjangnya kurang lebih tiga meter dan berhasil kami amankan dengan aman,” ujar Ivan.
Menurutnya, kemunculan ular di kawasan permukiman bukan hal yang mustahil terjadi, terutama saat musim kemarau. Dalam kondisi tertentu, ular dan satwa liar lainnya kerap keluar dari habitat aslinya untuk mencari sumber makanan maupun tempat berlindung.
Karena itu, pihaknya mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan apabila menemukan ular atau satwa liar lain di lingkungan sekitar.
“Jika menemukan ular atau satwa liar yang berpotensi membahayakan, segera laporkan kepada petugas terkait dan jangan mencoba menangkapnya sendiri karena sangat berisiko,” tegasnya.
Usai dievakuasi, ular kobra tersebut selanjutnya diamankan petugas untuk kemudian dilepasliarkan kembali ke habitat yang jauh dari kawasan permukiman warga agar tidak membahayakan masyarakat.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi warga untuk selalu waspada terhadap kemunculan satwa liar, khususnya saat musim kemarau ketika habitat alami dan sumber makanan mereka mulai berkurang.
- Penulis: Renaldy Putra

Saat ini belum ada komentar