SWI Kabupaten Ciamis Siap Promosikan Kampung Kopi Banyuanyar Boyolali ke Tingkat Nasional
- account_circle Rahmat Gumilar
- calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
- visibility 69
- comment 0 komentar
- print Cetak

oplus_0
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BOYOLALI, lintasmedia.id.
Peringatan Hari Kebebasan Pers Sedunia 2026 bersama Sekber Wartawan Indonesia (SWI) berlangsung meriah di kawasan Kampung Kopi, Desa Banyuanyar, Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali, Selasa (19/5/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Musyawarah Nasional (Munas) SWI 2026 yang dihadiri peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Acara dibuka langsung oleh Bupati Boyolali, Agus Irawan, yang menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Boyolali sebagai tuan rumah kegiatan nasional insan pers tersebut.
Dalam sambutannya, Agus mengaku bangga karena Boyolali dipercaya menjadi lokasi Munas SWI sekaligus peringatan Hari Kebebasan Pers Sedunia tahun ini.
“Terima kasih kepada seluruh peserta Munas SWI 2026 dari luar kota yang telah membantu mempromosikan Kabupaten Boyolali. Kehadiran rekan-rekan media sangat berarti dalam mengenalkan potensi daerah, termasuk wisata dan produk unggulan masyarakat,” ujar Agus.
Suasana hangat terlihat saat Bupati Boyolali bertegur sapa dengan Ketua DPD SWI Kabupaten Ciamis, Yeyep Arip, di sela kegiatan. Pertemuan tersebut mencerminkan kedekatan antara pemerintah daerah dengan insan pers dari berbagai wilayah yang hadir dalam Munas SWI 2026.
Dalam kesempatan itu, Yeyep Arip menyampaikan apresiasinya terhadap perkembangan sektor wisata dan potensi daerah di Kabupaten Boyolali. Ia menilai Boyolali memiliki konsep pengembangan wisata yang dapat menjadi contoh bagi daerah lain.
“Kami akan bantu promosi potensi Kabupaten Boyolali. Dan pengalaman Boyolali akan kami bawa ke Kabupaten Ciamis agar terhubung ekosistem wisata berbasis peternakan,” ujar Yeyep.
Kegiatan yang digelar di tengah suasana alam Kampung Kopi Banyuanyar itu juga diisi dengan diskusi kebangsaan, silaturahmi antarpengurus SWI, serta pengenalan potensi kopi lokal Boyolali. Para peserta tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian acara yang mengusung semangat pers sebagai mitra pembangunan.
Selain menjadi ajang konsolidasi organisasi, peringatan Hari Kebebasan Pers Sedunia 2026 diharapkan mampu memperkuat peran pers dalam menjaga demokrasi, menyampaikan informasi yang berimbang, serta mendukung pembangunan daerah melalui pemberitaan yang edukatif dan konstruktif.
Panitia pelaksana menyebutkan, dipilihnya Kampung Kopi Desa Banyuanyar sebagai lokasi kegiatan tidak lepas dari upaya memperkenalkan potensi wisata berbasis masyarakat di Kabupaten Boyolali. Dengan kehadiran peserta dari berbagai daerah, diharapkan destinasi tersebut semakin dikenal luas dan mampu meningkatkan perekonomian warga setempat.
- Penulis: Rahmat Gumilar
- Editor: Renaldy Putra

Saat ini belum ada komentar