Buron Berakhir, ARM Anggota DPRD Kota Banjar Ditangkap Polisi
- account_circle Bang Sufi
- calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
- visibility 44
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Buron Berakhir, Anggota DPRD Kota Banjar Ditangkap Polisi
BANJAR , lintasmedia.id
Pelarian seorang anggota DPRD Kota Banjar yang sempat masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) akhirnya terhenti. Setelah beberapa waktu menjadi buronan penyidik, ARM berhasil diamankan jajaran Polres Banjar, Polda Jawa Barat, untuk mempertanggungjawabkan dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan yang menjeratnya.
Penangkapan tersebut menjadi babak baru dalam penanganan kasus yang sejak awal menyita perhatian publik.
Selain menyandang status sebagai wakil rakyat, ARM juga sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka setelah penyidik menemukan dugaan keterlibatannya dalam perkara penipuan dan penggelapan.
Kapolres Banjar AKBP Didi Dewantoro membenarkan bahwa tersangka telah berhasil diamankan. Namun, kepolisian masih menutup rapat detail operasi penangkapan, termasuk waktu, lokasi, maupun kronologi penangkapan.
“Ya benar, ARM sudah ditangkap,” kata AKBP Didi Dewantoro saat dikonfirmasi, Rabu (8/7/2026).
Sebelum ditangkap, ARM diketahui beberapa kali tidak memenuhi panggilan penyidik. Sikap yang dinilai tidak kooperatif itu membuat penyidik Polres Banjar menetapkannya sebagai DPO agar proses pencarian dapat dilakukan secara maksimal.
Keberhasilan menangkap ARM menjadi langkah penting bagi penyidik untuk melanjutkan proses hukum. Dalam waktu dekat, penyidik akan melakukan pemeriksaan lanjutan guna melengkapi berkas perkara sebelum menentukan tahapan hukum berikutnya sesuai ketentuan perundang-undangan.
Kasus yang menjerat ARM tidak hanya berdampak pada proses pidana, tetapi juga memunculkan konsekuensi di lingkungan legislatif.
Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Banjar sebelumnya telah menyelesaikan pemeriksaan etik terhadap ARM terkait ketidakhadirannya dalam 10 kali rapat paripurna secara berturut-turut.
Perkara tersebut menjadi sorotan karena menyangkut integritas seorang anggota legislatif yang seharusnya menjalankan amanah masyarakat sekaligus menghormati proses hukum yang berlaku.
Hingga berita ini diterbitkan, Polres Banjar masih belum memberikan keterangan lebih rinci mengenai hasil penangkapan maupun agenda pemeriksaan terhadap ARM. Sementara itu, pihak ARM maupun kuasa hukumnya juga belum menyampaikan pernyataan resmi terkait penangkapan tersebut.
Publik kini menantikan kelanjutan proses hukum yang akan dijalankan aparat kepolisian, sekaligus menunggu perkembangan sikap DPRD Kota Banjar terhadap salah seorang anggotanya yang kini harus menghadapi proses pidana.
- Penulis: Bang Sufi

Saat ini belum ada komentar