Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Jawa Barat » Keraton Sumedang Larang Soroti Gejolak Sumedang, Desak Persoalan Pemerintahan Dibuka Terang

Keraton Sumedang Larang Soroti Gejolak Sumedang, Desak Persoalan Pemerintahan Dibuka Terang

  • account_circle Ki Acep Aan
  • calendar_month Sabtu, 5 Sep 2026
  • visibility 45
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

SUMEDANG, LINTASMEDIA.ID.

Keraton Sumedang Larang menyoroti berbagai dinamika yang terjadi di Kabupaten Sumedang dalam beberapa bulan terakhir. Sejumlah persoalan yang mencuat, termasuk yang berkaitan dengan pemerintahan dan pejabat daerah, dinilai perlu dijelaskan secara terbuka agar tidak memicu ketidakpuasan masyarakat yang lebih luas.

Mantri Luar Keraton Sumedang Larang, Asep Sulaeman Fadiil, mengatakan kondisi yang berkembang belakangan merupakan fenomena yang tidak lazim bagi Sumedang. Selama ini, Sumedang dikenal sebagai daerah yang aman, damai, serta menjunjung tinggi nilai sejarah dan kearifan leluhur.

Menurut Asep, berbagai persoalan yang muncul tidak seharusnya dilihat secara parsial. Dinamika yang melibatkan sejumlah unsur pemerintahan, termasuk Wakil Bupati Sumedang, perlu dipahami secara menyeluruh.

“Ini ada hal yang di luar kebiasaan di Sumedang dan sebelumnya tidak pernah terjadi. Hari ini Sumedang larut dalam berbagai fenomena, termasuk dinamika yang terjadi dengan Wakil Bupati Sumedang,” ujar Asep.

Ia mengatakan, dari perspektif kearifan Keraton Sumedang Larang, berbagai peristiwa yang muncul belakangan sejatinya telah menjadi perhatian sejak jauh hari.

Menurutnya, Sumedang Larang bukan sekadar wilayah administratif, melainkan rumah warisan leluhur yang memiliki sejarah panjang dan nilai budaya yang harus dijaga oleh seluruh pihak.

Sumedang Dinilai Sedang Menghadapi Fenomena Tidak Biasa

Asep menilai kondisi Sumedang dalam beberapa bulan terakhir berbeda dengan karakter daerah tersebut pada masa sebelumnya. Ia menyoroti sejumlah persoalan yang melibatkan pejabat dan menjadi perhatian publik.

“Dari dulu Sumedang itu cenderung aman, damai, dan sejahtera. Namun, beberapa bulan terakhir ini terkoyak oleh berbagai macam persoalan. Ada pejabat yang terseret kasus. Ini fenomena apa yang terjadi di Sumedang akhir-akhir ini?” katanya.

Ia pun mempertanyakan sejauh mana kepedulian seluruh pemangku kepentingan terhadap kondisi yang berkembang di tengah masyarakat.

Menurut Asep, Sumedang memiliki sejarah panjang sebagai bagian dari Telatah Larangan atau Tatar Larangan. Karena itu, siapa pun yang mendapat amanah jabatan harus memahami nilai sejarah, budaya, serta kearifan yang melekat pada daerah tersebut.

“Tidak sembarang orang bisa berbuat macam-macam di Telatah Larangan ini. Terutama siapa pun yang diberi amanat untuk memangku jabatan, baik eksekutif, legislatif, maupun yudikatif sebagai penegak hukum,” tegasnya.

Mahkota Binokasih Jadi Simbol Marwah Sunda

Asep juga menyinggung momentum kebudayaan yang belakangan menjadi perhatian masyarakat, khususnya terkait Mahkota Binokasih Sanghyang Pake.

Menurutnya, mahkota tersebut bukan sekadar benda bersejarah, tetapi simbol penting yang merepresentasikan marwah Sunda dan perjalanan panjang sejarah Nusantara.

“Simbol teragung bangsa Nusantara yang masih ada adalah simbol marwah Sunda. Simbolik itu ada di mahkota yang tentunya memiliki nilai kemaharajaan,” ungkapnya.

Ia menilai keberadaan Mahkota Binokasih Sanghyang Pake merupakan warisan sejarah yang harus dijaga bersama. Berbagai kegiatan kebudayaan yang mengangkat nilai mahkota tersebut, kata dia, seharusnya menjadi momentum untuk mengingat kembali warisan leluhur dan identitas sejarah masyarakat Sunda.

Namun, Asep menegaskan perhatian terhadap sejarah dan kebudayaan harus berjalan seiring dengan kepedulian terhadap persoalan pemerintahan dan kehidupan masyarakat saat ini.

Keraton Minta Persoalan Dibuka Secara Transparan

Menanggapi aksi masyarakat dan berbagai dinamika yang berkembang belakangan, Asep menilai munculnya demonstrasi dan reaksi publik dapat menjadi indikasi adanya ketidakpuasan di tengah masyarakat.

Karena itu, ia meminta setiap persoalan yang berkembang di Sumedang dihadapi dengan sikap terbuka dan transparan.

“Kalau ada sesuatu di Sumedang Larang, hadapi secara terbuka. Mungkin ada hal-hal yang menyebabkan masyarakat tidak puas. Ada yang ditutupi, ada yang rancu, ada yang masih bias, dan itu tidak bisa dibiarkan begitu saja,” katanya.

Asep mengingatkan, ketidakjelasan informasi dapat memperbesar ketidakpuasan publik. Ia meminta aparat dan pihak berwenang segera memberikan penjelasan yang terang terhadap persoalan yang menjadi perhatian masyarakat.

“Kalau salah, klirkan. Kalau benar, juga klirkan. Klarifikasi dengan sejelas-jelasnya karena masyarakat menginginkan kejelasan dari semua pihak,” ujarnya.

Tim Investigasi Diminta Melihat Persoalan Secara Menyeluruh

Asep turut menyinggung langkah Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang telah menurunkan tim investigasi untuk melihat persoalan yang berkembang di Sumedang.

Menurut dia, proses investigasi tersebut harus dilakukan secara menyeluruh dan tidak hanya melihat persoalan dari satu sudut pandang.

“Kami menghimbau kepada aparat. Apalagi tim investigasi sudah diturunkan oleh KDM. Persoalan Sumedang Larang, Kabupaten Sumedang, dan Tatar Sunda harus dibaca secara menyeluruh,” katanya.

Asep berharap seluruh pemimpin di Sumedang, baik di lingkungan eksekutif, legislatif, maupun yudikatif, kembali berpegang pada nilai-nilai kearifan lokal dan amanat leluhur.

Ia mengingatkan pesan yang terdapat di Situs Tugulingga tentang pentingnya pemimpin memiliki hati yang suci dan sikap bijaksana dalam menjalankan amanah.

Menurutnya, nilai tersebut harus menjadi landasan dalam mengambil kebijakan dan menjalankan kepemimpinan.

“Hati suci berarti memahami bahwa Sumedang Larang bukan kota sembarangan. Bijaksana berarti ada adab, budaya, etika, dan peradaban yang telah dibangun oleh para pendahulu kita,” pungkasnya.

  • Penulis: Ki Acep Aan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Raja-Raja Nusantara Hadiri Pangistrenan Wawali Kerajaan Galuh di Ciamis

    Raja-Raja Nusantara Hadiri Pangistrenan Wawali Kerajaan Galuh di Ciamis

    • calendar_month Sabtu, 8 Agt 2026
    • account_circle Rahmat Gumilar
    • visibility 55
    • 0Komentar

      CIAMIS, lintasmedia.id Upacara Pangistrenan Wawali Kerajaan Galuh yang digelar di Keraton Selangga, Kabupaten Ciamis, menjadi momentum penting dalam pelestarian sejarah dan kebudayaan Galuh. Prosesi tersebut dihadiri sejumlah raja dan perwakilan kerajaan serta kesultanan dari berbagai daerah di Nusantara. Dalam prosesi tersebut, Raden Rafik Radinal Mokhtar diistrenan sebagai Raja Galuh. Acara berlangsung khidmat dengan dihadiri […]

  • Semangat Kemerdekaan, PLN Tasikmalaya Siaga Dukung Jambore Nasional 2026 Overlanding Indonesia

    Semangat Kemerdekaan, PLN Tasikmalaya Siaga Dukung Jambore Nasional 2026 Overlanding Indonesia

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • account_circle Yeyep Arip
    • visibility 36
    • 0Komentar

      TASIKMALAYA, lintasmedia.id Semangat kemerdekaan terus diwujudkan melalui kolaborasi dan pengabdian untuk negeri. Dalam rangka mendukung kelancaran Jambore Nasional 2026 Overlanding Indonesia, PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Tasikmalaya menyiagakan personel dan memastikan kesiapan infrastruktur kelistrikan di kawasan Bendungan Leuwikeris, Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu (22/8/2026) Kegiatan yang digelar dalam momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tersebut […]

  • Buron Berakhir, ARM Anggota DPRD Kota Banjar Ditangkap Polisi

    Buron Berakhir, ARM Anggota DPRD Kota Banjar Ditangkap Polisi

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • account_circle Bang Sufi
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Buron Berakhir, Anggota DPRD Kota Banjar Ditangkap Polisi BANJAR , lintasmedia.id Pelarian seorang anggota DPRD Kota Banjar yang sempat masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) akhirnya terhenti. Setelah beberapa waktu menjadi buronan penyidik, ARM berhasil diamankan jajaran Polres Banjar, Polda Jawa Barat, untuk mempertanggungjawabkan dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan yang menjeratnya. Penangkapan tersebut menjadi babak […]

  • Pemkab Garut Soroti Pentingnya Pengembangan Karakter Anak dalam Year End Performance Sekolah Pelangi

    Pemkab Garut Soroti Pentingnya Pengembangan Karakter Anak dalam Year End Performance Sekolah Pelangi

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle Admin Lintas Media
    • visibility 103
    • 0Komentar

      GARUT, lintasmedia.id Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut memberikan dukungan terhadap pengembangan karakter dan kreativitas anak melalui kegiatan Year End Performance Sekolah Pelangi Garut Tahun 2026 yang digelar di Gedung Pendopo Garut, Jalan Kiansantang, Kecamatan Garut Kota, Rabu (10/6/2026). Kegiatan yang menjadi ajang ekspresi peserta didik tersebut mendapat apresiasi dari Dinas Pendidikan Kabupaten Garut. Selain menampilkan […]

  • Haji Khusus Jadi Primadona, Malika Almahbub Travel Buka Pendaftaran Desember 2026

    Haji Khusus Jadi Primadona, Malika Almahbub Travel Buka Pendaftaran Desember 2026

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle Bang Sufi
    • visibility 105
    • 0Komentar

    KOTA BANJAR, lintasmedia.id Malika Almahbub Travel resmi membuka peluang bagi masyarakat yang ingin berangkat melalui program haji khusus dengan masa tunggu lebih singkat dibandingkan haji reguler. Program ini dijadwalkan mulai membuka pendaftaran pada Desember 2026. Pemilik Malika Almahbub Travel, H. Irfan Hariri, mengatakan pihaknya menargetkan perekrutan 500 calon jamaah pada tahap awal pembukaan paket haji […]

  • Padepokan Uyut Yadi Bahar Ciamis Santuni 100 Anak Yatim dan Kaum Janda, Wujud Kepedulian di Momentum 10 Muharram

    Padepokan Uyut Yadi Bahar Ciamis Santuni 100 Anak Yatim dan Kaum Janda, Wujud Kepedulian di Momentum 10 Muharram

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle Gita Aprilia Sarah
    • visibility 107
    • 0Komentar

    CIAMIS, lintasmedia.id Semangat berbagi di bulan Muharram kembali ditunjukkan Padepokan Uyut Yadi Bahar Ciamis dengan menggelar kegiatan santunan bagi anak yatim dan kaum janda. Kegiatan sosial yang menjadi agenda rutin setiap tiga bulan sekali itu berlangsung di Aula Pengobatan Uyut Yadi Bahar, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, Kamis (26/6/2026). Pelaksanaan santunan tahun ini terasa lebih istimewa […]

expand_less