Dandim 0612 Tasikmalaya Bantah Hoaks Video Viral Darurat Agraria Karangjaya
- account_circle Yeyep Arip
- calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
- visibility 31
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TASIKMALAYA, lintasmedia.id
Komandan Kodim 0612/Tasikmalaya, Letkol Czi M. Imvan Ibrahim, menegaskan bahwa video viral yang menuding adanya tindakan represif TNI dan isu “darurat agraria” di Desa Karangjaya, Kecamatan Karangjaya, Kabupaten Tasikmalaya, tidak sesuai dengan fakta di lapangan.
Dalam klarifikasi resminya, Dandim menyebut narasi yang beredar di media sosial merupakan potongan informasi yang menyesatkan dan tidak menggambarkan kondisi sebenarnya.
“Kami sampaikan bahwa potongan video tersebut tidak sesuai dengan fakta di lapangan. Saat itu tidak ada penggusuran ataupun perusakan terhadap tanaman milik masyarakat,” tegas Letkol Czi M. Imvan Ibrahim, Minggu (21/6/2026).
Ia menjelaskan bahwa kehadiran prajurit TNI di lokasi tersebut semata-mata untuk melaksanakan kegiatan korve atau pembersihan lahan. Lokasi itu rencananya akan digunakan sebagai tempat penempatan Batalyon TP di wilayah Tasikmalaya.
Lebih lanjut, Kodim 0612/Tasikmalaya juga meluruskan sejumlah informasi yang dinilai keliru. Pertama, terkait status lahan, pihaknya menegaskan bahwa area tersebut merupakan kawasan yang telah ditetapkan oleh Tim Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Kabupaten Tasikmalaya dan dinyatakan clear and clean untuk digunakan.
Kedua, terkait jumlah personel, Kodim menyebut hanya 18 prajurit yang diturunkan di lokasi, bukan ratusan personel sebagaimana yang beredar di media sosial.
Ketiga, soal dugaan kerugian warga, TNI menegaskan kegiatan di lapangan hanya sebatas pembersihan semak belukar untuk persiapan pendirian tenda prajurit, tanpa merusak tanaman produktif milik masyarakat.
Saat ini, situasi di Desa Karangjaya dipastikan telah kembali aman dan kondusif. TNI bersama pemerintah daerah juga terus melakukan koordinasi serta komunikasi dengan masyarakat setempat untuk menjaga stabilitas wilayah.
Kodim 0612/Tasikmalaya mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi di media sosial, serta tidak mudah terpengaruh oleh potongan video tanpa konteks yang jelas.
“Kami berharap tidak ada lagi kesalahpahaman di tengah masyarakat akibat informasi yang tidak utuh,” pungkasnya.
- Penulis: Yeyep Arip

Saat ini belum ada komentar