Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Garut » Belajar Bersahabat dengan Rasa, Ngalungsur Pusaka Indung dari Ambu Ani Nyai Tangulun

Belajar Bersahabat dengan Rasa, Ngalungsur Pusaka Indung dari Ambu Ani Nyai Tangulun

  • account_circle Ki Aan
  • calendar_month Minggu, 12 Jul 2026
  • visibility 55
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

GARUT, lintasmedia.id

Di tengah derasnya arus kehidupan modern yang serba cepat, ketika amarah kerap meledak hanya karena perbedaan pendapat dan media sosial menjadi ruang pelampiasan emosi, lahir sebuah pesan yang sederhana tetapi penuh makna dari Ambu Ani atau Nyai Tangulun, Limbangan, Kabupaten Garut.

Melalui karya berjudul “Belajar Bersahabat dengan Rasa”, Ambu Ani mengajak masyarakat kembali menapaki jalan kebijaksanaan yang berakar pada nilai-nilai luhur budaya Sunda. Pesan itu merupakan bagian dari semangat Ngalungsur Pusaka Indung, sebuah ikhtiar untuk merawat warisan spiritual, budaya, dan karakter yang diwariskan seorang ibu kepada generasi penerus.

Bagi Ambu Ani, pusaka bukan hanya benda peninggalan leluhur. Pusaka sejati adalah nilai kehidupan yang membentuk akhlak, kesabaran, serta kebijaksanaan dalam menghadapi berbagai persoalan.

Pesan itu tergambar jelas melalui kalimat pembuka karyanya, “Meredam emosi, menjaga pusaka.” Kalimat sederhana tersebut mengandung makna bahwa ujian terberat dalam kehidupan bukanlah mengangkat beban yang berat, melainkan menahan ucapan ketika amarah sedang memuncak. Sebab, satu kalimat yang lahir dari emosi sesaat dapat meruntuhkan hubungan yang telah dibangun selama bertahun-tahun.

Ambu Ani mengingatkan bahwa manusia tidak mungkin terlepas dari rasa marah. Namun, yang membedakan seseorang adalah kemampuannya mengelola emosi. Orang yang kuat bukanlah mereka yang tidak pernah marah, melainkan mereka yang mampu berkata kepada dirinya sendiri, “Tahan dulu, pikir dulu.”

Pandangan tersebut selaras dengan pemikiran yang menyebut bahwa mengendalikan amarah merupakan salah satu bentuk kebajikan tertinggi. Marah adalah sifat manusiawi, tetapi mengelolanya secara tepat menjadi tanda kedewasaan dan kebijaksanaan.

Hal serupa juga dikemukakan . Dalam konsep kecerdasan emosional, kemampuan mengenali, memahami, dan mengendalikan emosi menjadi fondasi penting bagi kepemimpinan, hubungan sosial, serta keberhasilan seseorang dalam kehidupan.

Dalam pemaknaan Ngalungsur Pusaka Indung, Ambu Ani mewariskan dua nilai utama yang patut dijaga.
Pertama, belajar menerima saran. Menurutnya, pribadi yang bijaksana tidak merasa direndahkan ketika menerima kritik. Sebaliknya, ia menjadikan setiap masukan sebagai jalan memperbaiki diri. Semakin tinggi ilmu seseorang, semakin rendah pula hatinya.

Kedua, bertahan pada titik yang benar. Kehidupan selalu menghadirkan tekanan, kepentingan, dan godaan yang dapat menggoyahkan prinsip. Namun, seseorang yang memiliki pusaka karakter akan tetap berdiri di atas kebenaran, meski harus berjalan sendirian.

Nilai tersebut sejalan dengan ajaran yang menekankan bahwa pribadi luhur selalu memperbaiki dirinya sebelum menyalahkan orang lain.

Bagi Ambu Ani, pusaka yang paling berharga bukanlah keris, tombak, atau benda pusaka lainnya. Warisan yang sesungguhnya adalah karakter yang diwariskan seorang ibu kepada anak-anaknya, berupa kesabaran, kejujuran, kasih sayang, dan keteguhan hati.
Karena itu, ia mengajak masyarakat menjaga tiga kekuatan hidup, yakni tetap tenang saat emosi sebagai lambang kekuatan, terbuka terhadap kritik sebagai wujud kebijaksanaan, serta teguh memegang kebenaran sebagai cermin karakter.

Di tengah perubahan zaman yang terus bergerak, nilai-nilai tersebut justru semakin relevan. Ketika banyak orang berlomba memenangkan perdebatan, Ambu Ani mengajak masyarakat memenangkan diri sendiri. Ketika banyak orang sibuk mencari kesalahan orang lain, ia mengingatkan pentingnya memperbaiki hati terlebih dahulu.

Melalui “Belajar Bersahabat dengan Rasa”, Ambu Ani atau Nyai Tangulun tidak sekadar menulis sebuah renungan. Ia sedang menghidupkan kembali warisan budaya Sunda yang menempatkan kasih sayang, kesabaran, dan kebijaksanaan sebagai pusaka paling berharga yang layak dijaga serta diwariskan kepada generasi mendatang.

  • Penulis: Ki Aan
  • Editor: Renaldy Putra

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BI Tasikmalaya Hadirkan Edukasi Rupiah Inklusif untuk Penyandang Disabilitas

    BI Tasikmalaya Hadirkan Edukasi Rupiah Inklusif untuk Penyandang Disabilitas

    • calendar_month Minggu, 14 Jun 2026
    • account_circle Yeyep Arip
    • visibility 40
    • 0Komentar

    TASIKMALAYA, lintasmedia. Komitmen menghadirkan edukasi keuangan yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat terus diperkuat Bank Indonesia (BI) Perwakilan Tasikmalaya. Kali ini, program literasi bertajuk Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah menyasar kalangan penyandang disabilitas melalui kegiatan nonton bareng film dokumenter karya disabilitas yang digelar di Gedung Creative Center (GCC) Dadaha, Kota Tasikmalaya, Minggu (14/6/2026). Kegiatan […]

  • OJK Tasikmalaya Ingatkan Babinsa Hindari Pinjaman Online Ilegal

    OJK Tasikmalaya Ingatkan Babinsa Hindari Pinjaman Online Ilegal

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle Yeyep Arip
    • visibility 60
    • 0Komentar

    TASIKMALAYA, lintasmedia.id. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tasikmalaya mengingatkan ratusan anggota Bintara Pembina Desa (Babinsa) jajaran Kodim 0612 Tasikmalaya agar lebih waspada terhadap maraknya pinjaman online ilegal yang masih beredar di masyarakat. Edukasi tersebut disampaikan dalam kegiatan sosialisasi literasi keuangan di Aula Makodim 0612 Tasikmalaya. Kepala OJK Tasikmalaya, Nofa Hermawati, menegaskan aparat kewilayahan harus memahami pentingnya […]

  • Garut Raih Penghargaan Pengendalian Inflasi Terbaik se-Jawa Bali

    Garut Raih Penghargaan Pengendalian Inflasi Terbaik se-Jawa Bali

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle Admin Lintas Media
    • visibility 53
    • 0Komentar

      GARUT, lintasmedia.id Pemerintah Kabupaten Garut meraih penghargaan Pengendalian Inflasi Terbaik I tingkat kabupaten untuk Regional Jawa-Bali dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi yang digelar Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Penghargaan tersebut diserahkan di Grand Ballroom Yogyakarta Marriott Hotel, Kamis malam (4/6/2026). Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menerima langsung penghargaan yang diberikan oleh Ketua Komisi […]

  • Polsek Cigalontang Intensifkan Silaturahmi Kamtibmas di Desa Sirnaputra

    Polsek Cigalontang Intensifkan Silaturahmi Kamtibmas di Desa Sirnaputra

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle Admin Lintas Media
    • visibility 52
    • 0Komentar

    TASIKMALAYA, lintasmedia.id Polsek Cigalontang terus memperkuat upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) dengan turun langsung ke tengah warga melalui kegiatan silaturahmi dan penyampaian imbauan Kamtibmas di Desa Sirnaputra, Kecamatan Cigalontang, Minggu (7/6/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Kanit Binmas Polsek Cigalontang, Aipda Erwan Novianto, sebagai bentuk pendekatan humanis kepolisian dalam membangun kedekatan dengan masyarakat. Kapolsek […]

  • Krisis Pewaris Anyaman Bambu Situ Beet, Kibar Budaya 2026 Jadi Ikhtiar Menyelamatkan Warisan Tasikmalaya

    Krisis Pewaris Anyaman Bambu Situ Beet, Kibar Budaya 2026 Jadi Ikhtiar Menyelamatkan Warisan Tasikmalaya

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle Bang Sufi
    • visibility 42
    • 0Komentar

      KOTA TASIKMALAYA, lintasmedia.id Di balik rimbunnya pepohonan dan suasana tenang Kampung Situ Beet, Kelurahan Cipari, Kecamatan Mangkubumi, tersimpan jejak panjang kejayaan anyaman bambu yang pernah menjadi kebanggaan Kota Tasikmalaya. Selama puluhan tahun, tangan-tangan terampil para perajin mengubah bilah bambu menjadi beragam karya bernilai seni sekaligus sumber penghidupan masyarakat. Kini, kejayaan itu mulai memudar. Bukan […]

  • Damkar Kawali Evakuasi Biawak dari Dapur Rumah Warga

    Damkar Kawali Evakuasi Biawak dari Dapur Rumah Warga

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Yeyep Arip
    • visibility 73
    • 0Komentar

    CIAMIS,lintasmedia.id Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Pos Wilayah Manajemen Kebakaran (WMK) Kawali mengevakuasi seekor biawak yang masuk ke dapur rumah warga di Dusun Ciakar Hilir, Desa Ciakar, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis, Selasa (9/6/2026). Biawak sepanjang sekitar 60 sentimeter tersebut ditemukan oleh seorang warga bernama Dewi Anisa (26) saat sedang memasak di rumahnya. Kemunculan reptil tersebut membuat […]

expand_less