302 Koperasi Merah Putih Tasikmalaya Diperkuat Armada Logistik Penggerak Ekonomi Desa
- account_circle Renaldy Putra
- calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
- visibility 28
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TASIKMALAYA, lintasmedia. Id
Pemerintah mulai memperkuat operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di Kota dan Kabupaten Tasikmalaya dengan menyiapkan armada logistik untuk mendukung distribusi kebutuhan masyarakat dan aktivitas ekonomi desa.
Sebanyak 302 KDMP ditargetkan berdiri di wilayah Tasikmalaya. Hingga akhir Mei 2026, sekitar 80 koperasi telah rampung dibangun dan mulai diprioritaskan menerima kendaraan operasional.
Komandan Kodim 0612/Tasikmalaya, Letkol Inf. M. Imvan Ibrahim, mengatakan armada yang disiapkan akan menjadi inventaris resmi koperasi guna menunjang aktivitas distribusi dan pelayanan masyarakat dalam jangka panjang.
“Dari kebutuhan armada untuk 302 koperasi, saat ini sudah didistribusikan 57 unit truk Fuso. Selain itu, tersedia 50 unit jeep bak terbuka 4×4 dan 15 unit di antaranya telah tiba di Tasikmalaya,” ujarnya, Jumat (29/5/2026).
Selain truk dan kendaraan 4×4, setiap koperasi juga akan dilengkapi motor roda tiga untuk mendukung mobilitas distribusi di tingkat desa.
Pemilihan kendaraan 4×4 dilakukan menyesuaikan kondisi geografis Kabupaten Tasikmalaya yang didominasi wilayah perbukitan dan akses jalan menanjak. Armada tersebut dinilai mampu menjangkau lokasi koperasi di daerah terpencil yang sulit dilalui kendaraan biasa.
Menurut Imvan, truk Fuso yang telah didistribusikan bukan digunakan untuk mengangkut material pembangunan koperasi, melainkan dipersiapkan untuk mendukung aktivitas ekonomi setelah koperasi beroperasi penuh.
Nantinya, armada tersebut akan digunakan untuk mendistribusikan berbagai kebutuhan masyarakat seperti beras, pupuk, air bersih, hingga gas elpiji. Kehadiran kendaraan operasional diharapkan mampu menekan biaya distribusi dan mengurangi ketergantungan koperasi terhadap jasa angkutan pihak ketiga.
Untuk menunjang sistem logistik, setiap bangunan KDMP juga dilengkapi gudang penyimpanan berkapasitas besar. Gudang tersebut menggunakan folding gate setinggi empat meter dan lebar enam meter agar kendaraan angkut berukuran besar dapat masuk dan parkir dengan aman di area koperasi.
Pemerintah menilai keberadaan armada dan fasilitas logistik menjadi fondasi penting dalam membangun rantai pasok berbasis desa. Melalui sistem tersebut, hasil pertanian maupun kebutuhan pokok masyarakat diharapkan dapat didistribusikan lebih cepat, efisien, dan mandiri.
Dalam kesempatan itu, Dandim 0612/Tasikmalaya turut menyerahkan armada operasional kepada sejumlah kepala desa sebagai bagian dari kesiapan operasional KDMP di wilayah masing-masing.
Program KDMP merupakan program ekonomi kerakyatan nasional yang digagas Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat ekonomi desa berbasis koperasi dan distribusi mandiri masyarakat.
- Penulis: Renaldy Putra
- Editor: Rahmat Gumilar

Saat ini belum ada komentar