Kantor Desa Awiluar Ciamis Diresmikan, Hibah Rp2,3 Miliar Jadi Bukti Kepedulian Putra Daerah
- account_circle Bang Sufi
- calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
- visibility 47
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
CIAMIS, lintasmedia.id
Setelah Desa Rancah yang dijuluki kantor desa termewah, kini Kantor Desa Awiluar Kecamatan Lumbung tampil mewah lewat tangan dingin sang donatur. Semua mata berdecak kagum karena kantor ini sumbangan seorang dermawan putra daerah.
Di tengah keterbatasan anggaran pemerintah, secercah harapan datang dari kepedulian seorang putra daerah. Desa Awiluar, Kecamatan Lumbung, Kabupaten Ciamis, kini memiliki kantor desa yang representatif berkat hibah senilai Rp2,3 miliar dari pengusaha asal Dusun Babantar, Drs. H. Amin Anwari.
Gedung baru tersebut diresmikan langsung oleh Bupati Ciamis, H. Herdiat Sunarya, pada Rabu (5/8/2026). Peresmian itu bukan sekadar penanda beroperasinya kantor pemerintahan desa, tetapi juga menjadi simbol kuat bahwa pembangunan daerah dapat terwujud melalui kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat.
Suasana peresmian berlangsung hangat dan penuh kebanggaan. Ratusan warga turut menyaksikan momen bersejarah tersebut bersama Ketua DPRD Kabupaten Ciamis, Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Ciamis, Kapolres Ciamis, Dandim 0613/Ciamis, Kepala Kejaksaan Negeri Ciamis, Camat Lumbung, unsur Forkopimda, jajaran Pemerintah Desa Awiluar, serta tokoh masyarakat.
Kepala Desa Awiluar, Momon, mengungkapkan rasa syukur atas rampungnya pembangunan kantor desa yang dikerjakan selama kurang lebih delapan bulan. Menurutnya, gedung baru itu akan meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus menjadi pusat aktivitas pemerintahan dan masyarakat.
“Alhamdulillah, kini masyarakat Awiluar memiliki kantor desa yang lebih representatif. Semoga kehadiran gedung ini mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Di balik berdirinya bangunan tersebut tersimpan kisah pengabdian seorang putra daerah yang tak pernah melupakan kampung halamannya. H. Amin Anwari mengatakan, hibah pembangunan kantor desa merupakan amanah almarhum ayahnya agar tetap memberikan manfaat bagi Desa Awiluar.
“Walaupun saya tidak sering pulang ke Ciamis, pesan almarhum ayah untuk ikut membangun desa selalu saya pegang. Alhamdulillah, amanah itu kini bisa saya tunaikan,” kata Amin.
Ia menegaskan seluruh biaya pembangunan ditanggung hingga gedung selesai dan siap dimanfaatkan oleh Pemerintah Desa Awiluar serta masyarakat.
Bupati Ciamis Herdiat Sunarya memberikan apresiasi tinggi atas kepedulian H. Amin Anwari. Menurutnya, kontribusi tersebut menjadi teladan di tengah kondisi fiskal daerah yang masih menghadapi berbagai tantangan.

Herdiat menjelaskan, APBD Kabupaten Ciamis saat ini mengalami defisit sekitar Rp100 miliar. Di sisi lain, sebagian besar Pendapatan Asli Daerah (PAD) harus dialokasikan untuk mendukung pelayanan kesehatan melalui BLUD RSUD dan pembayaran Pajak Penerangan Jalan Umum (PPJU). Kondisi itu membuat pemerintah harus menetapkan skala prioritas dalam pembangunan, terutama untuk kebutuhan infrastruktur dasar.
“Kalau membangun gedung seperti ini menggunakan APBD, tentu membutuhkan biaya yang tidak sedikit.Sementara untuk memperbaiki jalan saja kami harus sangat selektif karena keterbatasan anggaran. Apa yang dilakukan Pak Haji Amin adalah teladan yang luar biasa,” ujar Herdiat.
Ia berharap semangat gotong royong dan kepedulian tersebut dapat menginspirasi lebih banyak putra daerah untuk ikut berkontribusi membangun Kabupaten Ciamis sesuai kemampuan masing-masing.
Menutup sambutannya, Herdiat berpesan agar Kantor Desa Awiluar dirawat dan dimanfaatkan sebaik-baiknya. Ia berharap gedung tersebut tidak hanya menjadi pusat administrasi pemerintahan desa, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi masyarakat dalam mendorong kemajuan Desa Awiluar.
- Penulis: Bang Sufi

Saat ini belum ada komentar