50 Juru Masak SPPG Ciamis Ditempa, Targetkan Sertifikasi BNSP
- account_circle Bang Sufi
- calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
- visibility 58
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
CIAMIS, lintasmedia.id
Sebanyak 50 juru masak dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Ciamis mengikuti pelatihan peningkatan kompetensi sebagai bagian dari upaya memperkuat kualitas pengelolaan makanan bergizi.
Pelatihan tersebut menjadi langkah persiapan bagi para juru masak untuk mengikuti sertifikasi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Sertifikasi diharapkan dapat memastikan tenaga pengolah makanan di lingkungan SPPG memiliki kompetensi yang sesuai dengan standar profesi.
Para peserta mendapatkan pembekalan mengenai berbagai aspek penting dalam pengolahan makanan, mulai dari persiapan bahan, teknik memasak, kebersihan dan sanitasi, hingga penerapan standar keamanan pangan.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari penguatan kapasitas sumber daya manusia yang terlibat dalam penyediaan makanan bergizi bagi masyarakat, khususnya penerima manfaat program SPPG.
Kompetensi juru masak menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kualitas makanan yang diproduksi. Tidak hanya harus memiliki kemampuan mengolah bahan makanan, tenaga dapur juga dituntut memahami prosedur kebersihan, keamanan pangan, pengendalian kualitas, serta penyajian makanan sesuai standar.
Melalui pelatihan tersebut, para juru masak diharapkan semakin siap menghadapi proses sertifikasi BNSP. Sertifikat kompetensi nantinya menjadi bukti bahwa mereka telah memenuhi standar kemampuan yang dipersyaratkan dalam menjalankan tugas sebagai tenaga pengolah makanan.
Penguatan kompetensi ini juga diharapkan berdampak langsung terhadap kualitas layanan SPPG di Kabupaten Ciamis. Dengan tenaga juru masak yang semakin profesional, proses penyediaan makanan diharapkan dapat berlangsung lebih terukur, higienis, dan memenuhi standar gizi serta keamanan pangan.
Program pelatihan bagi 50 juru masak tersebut sekaligus menunjukkan pentingnya sumber daya manusia dalam mendukung keberhasilan program pemenuhan gizi. Kualitas makanan tidak hanya ditentukan oleh bahan yang digunakan, tetapi juga oleh keterampilan orang yang mengolahnya.
Dengan target sertifikasi BNSP, para juru masak SPPG Ciamis diharapkan tidak berhenti pada kemampuan memasak, tetapi juga memiliki standar kompetensi profesional yang dapat dipertanggungjawabkan.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk menghadirkan layanan pemenuhan gizi yang semakin berkualitas, aman, dan profesional bagi masyarakat Kabupaten Ciamis.
- Penulis: Bang Sufi

Saat ini belum ada komentar