HUT ke-14 IWO Ciamis: Pers Harus Tegas, Akurat, dan Berdampak
- account_circle Yeyep Arip
- calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
- visibility 52
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
CIAMIS, lintasmedia.id
Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Ciamis menegaskan komitmennya memperkuat profesionalisme pers serta memastikan karya jurnalistik memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Penegasan tersebut disampaikan dalam tasyakuran HUT ke-14 IWO bertema “IWO Berdampak terhadap Kebaikan Bangsa” yang berlangsung di Lembah Panyawangan, Kampus III Pondok Pesantren Miftahul Ulum, Desa Sukamaju, Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis, Jumat (14/8/2026).
Ketua IWO Kabupaten Ciamis, Heru Pramono, mengatakan peringatan HUT bukan sekadar seremoni. Momentum 14 tahun IWO harus menjadi kesempatan untuk mengevaluasi sekaligus memperkuat peran organisasi di tengah derasnya arus informasi digital.
“Di usia ke-14 ini, kita tidak lagi bertanya siapa IWO, tetapi apa dampak IWO. IWO harus berdampak terhadap kebaikan bangsa,” tegas Heru.
Menurutnya, pers mempunyai tanggung jawab besar memastikan masyarakat mendapatkan informasi yang benar. Kecepatan pemberitaan tidak boleh mengorbankan akurasi, sedangkan popularitas tidak boleh mengalahkan prinsip jurnalistik.
Heru menegaskan setidaknya ada tiga tanggung jawab utama IWO.
Pertama, melawan hoaks. Wartawan harus menjadi penyaring informasi di tengah banjir konten digital. Setiap informasi harus diperiksa, dikonfirmasi, dan diverifikasi sebelum dipublikasikan.
Kedua, menjalankan fungsi kontrol sosial. Pers harus tetap berani menyampaikan kritik ketika menemukan persoalan di lapangan.
“Kami mengkritik bukan untuk menjatuhkan, kami mengawasi bukan untuk mencari musuh. Kami mitra pemerintah, bukan corong dan bukan lawan, tetapi mitra yang saling mengingatkan,” katanya.
Ketiga, mencerdaskan masyarakat. Media tidak boleh hanya mengejar konflik, sensasi, dan musibah. Pers juga harus menghadirkan informasi edukatif, inspiratif, solutif, dan memberikan harapan kepada masyarakat.
Sebagai bentuk nyata tema HUT, IWO Kabupaten Ciamis berencana menginisiasi program penanaman pohon di lahan sekitar tiga hektare yang telah disiapkan untuk diberdayakan. Program tersebut akan melibatkan masyarakat dan petani setempat.
“Ini bagian dari IWO hadir memberikan dampak positif terhadap kemajuan bangsa,” ujar Heru.
Ia juga mengingatkan seluruh anggota IWO agar menjaga integritas dan mematuhi kode etik jurnalistik. Setiap karya jurnalistik harus berbasis data, melalui proses konfirmasi yang berimbang, serta memiliki kepentingan publik.
Sementara itu, Bupati Ciamis Herdiat Sunarya melalui Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Ciamis, Enda, mengapresiasi peran media dalam membantu pemerintah menangkal penyebaran informasi bohong.
Enda mengingatkan masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang beredar di media sosial sebelum memastikan sumber dan kebenarannya.
Menurutnya, media kredibel menjadi salah satu rujukan penting pemerintah dalam memperoleh informasi dan data. Karena itu, profesionalisme wartawan dan kredibilitas media harus terus dijaga.
Enda juga menilai tema “IWO Berdampak terhadap Kebaikan Bangsa” sangat relevan dengan kondisi saat ini. Pers dituntut cepat dalam menyampaikan informasi, tetapi kecepatan tersebut tidak boleh mengorbankan kebenaran.
“Sinergi antara Pemerintah Kabupaten Ciamis dengan insan pers, terutama IWO, berjalan dengan baik. Kami membutuhkan pemikiran dan kritik konstruktif dari insan pers untuk pembangunan di Kabupaten Ciamis,” katanya.
Di tengah derasnya arus informasi digital, pers tidak cukup hanya hadir untuk memberitakan. Pers harus berani mengungkap fakta, disiplin melakukan verifikasi, kritis menjalankan fungsi kontrol sosial, serta memastikan setiap karya jurnalistik memberikan manfaat bagi masyarakat
- Penulis: Yeyep Arip

Saat ini belum ada komentar