Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Tasik » Jejak Sunan Dago Jawa di Tasikmalaya dan Benang Merah Sultan Hadiwijaya

Jejak Sunan Dago Jawa di Tasikmalaya dan Benang Merah Sultan Hadiwijaya

  • account_circle Ki Acep Aan
  • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
  • visibility 67
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TASIKMALAYA, LINTASMEDIA.ID

Sejarah tidak selalu hadir dalam bentuk bangunan megah atau prasasti yang mudah dibaca. Terkadang, sejarah bersemayam dalam makam tua, cerita turun-temurun, doa yang dipanjatkan, serta ingatan masyarakat yang terus dijaga dari generasi ke generasi.

Di Kampung Padarek, Kecamatan Cigalontang, Kabupaten Tasikmalaya, terdapat sebuah makam yang diyakini masyarakat sebagai tempat peristirahatan terakhir Pangeran Kusumadiningrat atau yang dikenal dengan sebutan Sunan Dago Jawa.

Keberadaan makam tersebut menjadi bagian dari jejak sejarah dan spiritual masyarakat setempat. Bagi warga, tempat itu bukan sekadar situs pemakaman, melainkan ruang untuk mengenang leluhur serta merawat nilai-nilai yang diwariskan dari masa lalu.

Pemerhati sejarah, Acep Aan, S.Ag., yang juga berasal dari keluarga besar Rd. Ali Santana Sukapura Cisayong, menuturkan bahwa terdapat benang merah sejarah yang dipercaya menghubungkan Sunan Dago Jawa dengan tokoh-tokoh besar dalam sejarah Islam di Jawa, termasuk Sunan Benawa dan Sultan Hadiwijaya atau Jaka Tingkir.

Menurut tradisi dan silsilah yang berkembang di lingkungan masyarakat setempat, Pangeran Kusumadiningrat diyakini memiliki keterkaitan nasab dengan tokoh-tokoh tersebut.

“Sejarah adalah cara kita mengenali akar. Kita memang tidak dapat mengubah masa lalu, tetapi kita dapat merawat nilai-nilai dan penghormatan kepada para leluhur,” ujar Acep Aan, Senin, 1 September 2026.

Upaya merawat ingatan sejarah itu masih terlihat hingga kini. Haul Sunan Dago Jawa yang digelar masyarakat Kampung Padarek beberapa waktu lalu berlangsung dengan khidmat.

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Desa Nangerang, tokoh masyarakat, pelestari makam, serta sejumlah tamu dari luar daerah. Warga pun mengikuti rangkaian haul dengan penuh kegembiraan sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur.

Menurut Kepala Desa Nangerang dan Asep, salah seorang pelestari makam, terdapat keyakinan yang berkembang di masyarakat mengenai keterhubungan silsilah Sunan Dago Jawa dengan Sunan Benawa serta Sultan Hadiwijaya.

Sultan Hadiwijaya atau Jaka Tingkir dikenal dalam sejarah Jawa sebagai pendiri Kesultanan Pajang. Ia memimpin Pajang setelah runtuhnya kekuasaan Demak dan menjadi salah satu tokoh penting dalam perjalanan politik serta penyebaran Islam di tanah Jawa.

Dalam berbagai tradisi babad Jawa, Jaka Tingkir juga dikenal dengan nama Mas Karebet. Sosoknya dikaitkan dengan sejumlah tokoh penting pada masa transisi kekuasaan Demak menuju Pajang.

Namun, berbagai versi mengenai silsilah Jaka Tingkir berkembang dalam sumber sejarah, babad, dan tradisi lisan. Karena itu, penelusuran hubungan nasab antara tokoh-tokoh tersebut membutuhkan kajian sejarah, manuskrip, serta sumber-sumber primer yang lebih mendalam.

Bagi masyarakat di Kampung Padarek, perdebatan mengenai silsilah tidak mengurangi makna keberadaan makam Sunan Dago Jawa sebagai bagian dari warisan sejarah lokal.

Merawat makam, menyelenggarakan haul, dan mengenang para leluhur menjadi cara masyarakat menjaga hubungan dengan masa lalu.

Sejarah, pada akhirnya, bukan sekadar kumpulan angka dan tahun. Sejarah adalah denyut kehidupan yang pernah ada dan jejak kebajikan yang masih dapat dipelajari oleh generasi berikutnya.

Berabad-abad setelah para leluhur membangun peradaban, jejak mereka mungkin tidak lagi berdiri dalam bentuk kerajaan atau bangunan megah. Namun, doa, penghormatan, dan nilai kebajikan yang diwariskan tetap hidup dalam ingatan masyarakat.

Seperti pepatah yang kerap diucapkan masyarakat Sunda, setinggi apa pun bangau terbang, pada akhirnya ia akan kembali singgah di tempat yang menyimpan akar sejarahnya.

Makam Sunan Dago Jawa di Kampung Padarek, Cigalontang, menjadi salah satu ruang tempat masyarakat Tasikmalaya kembali menengok akar tersebut.

Di sanalah, antara makam tua, doa-doa haul, dan cerita yang diwariskan dari generasi ke generasi, benang merah sejarah terus dicari dan dirawat.

Penulis: Acep Aan, S.Ag.
Pemerhati Sejarah dan Keluarga Besar Rd. Ali Santana Sukapura Cisayong, Tasikmalaya

  • Penulis: Ki Acep Aan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Banjar dan BPS Perkuat Data Akurat Demi Keamanan Kota

    Polres Banjar dan BPS Perkuat Data Akurat Demi Keamanan Kota

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle Yeyep Arip
    • visibility 87
    • 0Komentar

    BANJAR , lintasmedia.id. Penguatan keamanan daerah kini tak hanya bergantung pada patroli dan penegakan hukum, tetapi juga pada kualitas data. Berangkat dari semangat itu, Polres Banjar menggandeng BPS Kota Banjar untuk memperkuat sinergi strategis dalam mendukung pembangunan daerah berbasis data yang akurat. Kolaborasi tersebut mengemuka dalam kunjungan silaturahmi jajaran BPS Kota Banjar ke Mapolres Banjar […]

  • Maulid Nabi RW 10 Kota Galuh Perkuat Kebersamaan dan Gotong Royong Warga

    Maulid Nabi RW 10 Kota Galuh Perkuat Kebersamaan dan Gotong Royong Warga

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • account_circle Nanang
    • visibility 36
    • 0Komentar

    CIAMIS, LINTASMEDIA.ID Suasana kebersamaan terasa sejak persiapan hingga pelaksanaan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di lingkungan RW 10 Perum Kota Galuh, Desa Mekarjadi, Kecamatan Sadananya, Kabupaten Ciamis. Bagi warga, peringatan kelahiran Rasulullah SAW bukan sekadar agenda tahunan, melainkan ruang untuk mempererat silaturahmi dan menghidupkan kembali semangat gotong royong. Peringatan Maulid Nabi yang digelar di Masjid […]

  • MTQH XVI Kota Tasikmalaya Ditutup, Dandim Apresiasi Para Peserta

    MTQH XVI Kota Tasikmalaya Ditutup, Dandim Apresiasi Para Peserta

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle Yeyep Arip
    • visibility 85
    • 0Komentar

    TASIKMALAYA, lintasmedia.id Lantunan ayat suci Al-Qur’an menggema di Masjid Agung Kota Tasikmalaya saat penutupan Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadis (MTQH) XVI Tingkat Kota Tasikmalaya, Minggu malam (14/6/2026). Ribuan warga yang memadati area masjid larut dalam suasana khidmat dan penuh haru ketika rangkaian kegiatan keagamaan tahunan tersebut resmi ditutup. Penutupan MTQH XVI menjadi puncak dari pelaksanaan […]

  • Pemuda Peduli Energi Sumatera Apresiasi Langkah Cepat PLN Atasi Gangguan Listrik di Sumatera Utara

    Pemuda Peduli Energi Sumatera Apresiasi Langkah Cepat PLN Atasi Gangguan Listrik di Sumatera Utara

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle Renaldy Putra
    • visibility 92
    • 0Komentar

    MEDAN, lintasmedia.id Pemuda Peduli Energi Sumatera memberikan apresiasi terhadap langkah cepat pln.co.id⁠� Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara dalam menangani gangguan sistem kelistrikan yang terjadi di sejumlah wilayah di provinsi tersebut pada Jumat malam (22/5/2026). Gangguan listrik yang terjadi secara mendadak sempat memengaruhi aktivitas masyarakat di beberapa daerah. Namun, respons cepat dari PLN dinilai mampu […]

  • HUT RI ke-81 Ciamis, Herdiat Ajak Warga Perkuat Gotong Royong

    HUT RI ke-81 Ciamis, Herdiat Ajak Warga Perkuat Gotong Royong

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
    • account_circle Admin Lintas Media
    • visibility 36
    • 0Komentar

    CIAMIS, lintasmedia.id Peringatan HUT RI ke-81 di Ciamis, Senin, 17 Agustus 2026 menjadi ajang untuk kembali menguatkan persatuan, gotong royong, dan kepedulian terhadap pembangunan daerah. Mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, peringatan kemerdekaan tahun ini juga diwarnai kegiatan yang mengangkat budaya masyarakat Tatar Galuh. Bupati Ciamis H. Herdiat Sunarya mengajak masyarakat tidak berhenti memaknai […]

  • PSGC Ciamis Resmi Jadi Tim Satelit Persib Bandung, Siap Cetak Bintang Baru Menuju Liga 1

    PSGC Ciamis Resmi Jadi Tim Satelit Persib Bandung, Siap Cetak Bintang Baru Menuju Liga 1

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle Ujang Aep
    • visibility 67
    • 0Komentar

    CIAMIS, lintasmedia.id PSGC Ciamis resmi menjalin kerja sama strategis dengan Persib Bandung sebagai tim satelit untuk menghadapi kompetisi Liga 2 musim 2026. Kolaborasi tersebut diharapkan menjadi langkah besar dalam pembinaan pemain muda sekaligus meningkatkan daya saing klub menuju Liga 1. Kerja sama ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang berlangsung di RSOP Ciamis, Rabu […]

expand_less