Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini Publik » Indonesia Raya dan Amanat W.R. Supratman: Merdeka Bukan Sekadar Merayakan

Indonesia Raya dan Amanat W.R. Supratman: Merdeka Bukan Sekadar Merayakan

  • account_circle Acep Aan, S.Ag
  • calendar_month Minggu, 16 Agt 2026
  • visibility 47
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Di pertapaan Galunggung, 16 Agustus 2026. Hari Kemerdekaan Republik Indonesia semestinya tidak berhenti pada upacara, pengibaran bendera, perlombaan, atau kemeriahan sesaat. Kemerdekaan justru perlu menjadi ruang untuk bertanya kepada diri sendiri: apa yang sudah kita lakukan untuk tanah air?

Pertanyaan itu terasa relevan ketika kita kembali menyimak Indonesia Raya, lagu kebangsaan ciptaan Wage Rudolf Soepratman (1903–1938). Lagu tersebut bukan sekadar rangkaian nada dan kata yang dinyanyikan setiap upacara. Di dalamnya tersimpan semangat perjuangan, persatuan, kemerdekaan, dan cita-cita membangun bangsa yang bermartabat.

Salah satu semangat kepahlawanan yang penting diwariskan adalah keberanian mendahulukan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi. Semangat itu semakin berarti pada Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, ketika masyarakat kembali mengenang pengorbanan para pendahulu yang berjuang tanpa menghitung keuntungan bagi dirinya sendiri.

Kalimat “Jadilah pandu ibuku” dapat dibaca sebagai ajakan moral kepada setiap warga negara untuk menjadi teladan bagi tanah airnya. Indonesia adalah “ibu” yang melahirkan, membesarkan, dan menyediakan ruang hidup bagi seluruh rakyat. Karena itu, mencintai Indonesia tidak cukup dengan mengucapkan kata cinta tanah air, tetapi harus dibuktikan melalui tindakan.

Di sinilah makna kemerdekaan menjadi lebih tajam.

Seorang warga negara tidak hanya memiliki hak asasi, tetapi juga tanggung jawab untuk menjaga kehidupan bersama. Hak untuk hidup merdeka harus berjalan beriringan dengan kewajiban menghormati hak orang lain, menjaga persatuan, serta ikut memajukan negeri.

Indonesia memiliki kekayaan luar biasa. Ribuan pulau, keberagaman suku, bahasa, budaya, tradisi, dan sumber daya alam merupakan modal besar untuk membangun peradaban. Namun, kekayaan itu dapat berubah menjadi sumber persoalan apabila dikelola dengan keserakahan dan kepentingan kelompok.

Karena itu, cinta tanah air harus lebih besar daripada kepentingan pribadi.

Mengisi kemerdekaan tidak selalu harus dengan tindakan heroik. Guru yang mendidik dengan tulus, petani yang menjaga pangan, wartawan yang mempertahankan kebenaran, pekerja yang jujur, pejabat yang tidak menyalahgunakan kekuasaan, dan masyarakat yang menghormati perbedaan semuanya sedang mengambil bagian dalam perjuangan.

Pada Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, amanat W.R. Soepratman sepatutnya kita hidupkan kembali: bangunlah jiwa, kuatkan raga, dan persembahkan karya terbaik bagi ibu pertiwi.

Sebab kemerdekaan akan kehilangan makna jika hanya diwariskan sebagai seremoni. Kemerdekaan harus menjadi laku hidup.

Penulis: Acep Aan, S.Ag.
Deklarator FPUB 1997 Forum Persaudaraan Umat Beragama Tasikmalaya, Jawa Barat

  • Penulis: Acep Aan, S.Ag

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kebakaran Pakuncen Ciamis Hanguskan Rumah dan Tiga Tempat Usaha

    Kebakaran Pakuncen Ciamis Hanguskan Rumah dan Tiga Tempat Usaha

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle Renaldy Putra
    • visibility 72
    • 0Komentar

    CIAMIS, lintasmedia.id Suasana tenang di Lingkungan Pakuncen, RT 03 RW 23, Kelurahan Ciamis, mendadak berubah menjadi kepanikan ketika kobaran api melalap sebuah rumah yang juga difungsikan sebagai ruko, Kamis (16/7/2026). Dalam hitungan menit, api membesar dan menghanguskan bangunan beserta sejumlah usaha yang menjadi sumber penghidupan keluarga pemiliknya. Peristiwa kebakaran di Pakuncen, Ciamis, itu diduga bermula […]

  • Rekrutmen Polri 2026 Polda Jabar Dijamin Transparan dan Bebas Calo

    Rekrutmen Polri 2026 Polda Jabar Dijamin Transparan dan Bebas Calo

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle Yeyep Arip
    • visibility 93
    • 0Komentar

    BANDUNG, lintasmedia.id. Polda Jawa Barat memastikan proses Rekrutmen Polri 2026 berlangsung transparan, objektif, dan bebas praktik percaloan maupun kecurangan. Seleksi penerimaan Taruna Akademi Kepolisian (Akpol), Bintara, hingga Tamtama dilakukan menggunakan sistem terbuka yang dapat dipantau langsung oleh peserta. Kepala Biro Sumber Daya Manusia (Karo SDM) Polda Jabar, Kombes Pol Fadly Samad, mengatakan seluruh tahapan seleksi […]

  • HUT RI ke-81 di Linggasari Ciamis Meriah, Warga Tampilkan Keunggulan Kampung

    HUT RI ke-81 di Linggasari Ciamis Meriah, Warga Tampilkan Keunggulan Kampung

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
    • account_circle Bang Sufi
    • visibility 69
    • 0Komentar

    CIAMIS, lintasmedia.id Semarak HUT RI ke-81 di Linggasari Ciamis terasa hingga ke tingkat lingkungan warga. Ribuan masyarakat dari setiap RW berkumpul di Lapang Wirautama, Kelurahan Linggasari, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis, Senin (17/8/2026), untuk mengikuti upacara sekaligus memeriahkan peringatan kemerdekaan Republik Indonesia. Upacara dipimpin Lurah Linggasari Paiz Ishak. Sementara pembacaan teks Pancasila dilakukan Ketua LPM Kelurahan […]

  • Herdiat Bantah Tuduhan Korupsi Rp190 Miliar, Sebut Ada Gerakan Politik di Balik Isu Wakil Bupati

    Herdiat Bantah Tuduhan Korupsi Rp190 Miliar, Sebut Ada Gerakan Politik di Balik Isu Wakil Bupati

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle Renaldy Putra
    • visibility 108
    • 0Komentar

      CIAMIS, lintasmedia.id. Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, membantah tuduhan yang menyebut terjadi korupsi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Ciamis senilai Rp190 miliar. Ia menegaskan tidak ada penyalahgunaan kewenangan maupun kerugian negara sebagaimana yang ramai diperbincangkan di sejumlah media dan media sosial. Pernyataan tersebut disampaikan Herdiat saat menjadi inspektur upacara peringatan Hari Jadi ke-384 […]

  • Warung Sawah Ciakar, Menikmati Kuliner Jadul di Tengah Hamparan Sawah

    Warung Sawah Ciakar, Menikmati Kuliner Jadul di Tengah Hamparan Sawah

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • account_circle Yeyep Arip
    • visibility 53
    • 0Komentar

      CIAMIS, lintasmedia.id Menikmati makanan khas Sunda tidak selalu harus di restoran dengan suasana modern. Di tengah hamparan sawah, sebuah warung sederhana menawarkan pengalaman kuliner yang justru terasa lebih dekat dengan kehidupan pedesaan. Warung Sawah Ciakar menjadi salah satu pilihan bagi pencinta kuliner khas desa yang ingin menikmati makanan sederhana dengan suasana alam. Letaknya yang […]

  • Kondisi Kantor KPU Tasikmalaya Disorot, Diky Siapkan Solusi Aset Gedung

    Kondisi Kantor KPU Tasikmalaya Disorot, Diky Siapkan Solusi Aset Gedung

    • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
    • account_circle Admin Lintas Media
    • visibility 85
    • 0Komentar

    TASIKMALAYA, lintasmedia.id. Kondisi kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tasikmalaya yang dinilai kurang terawat mendapat perhatian dari Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Tasikmalaya, Rd Diky Candranegara. Pemerintah Kota Tasikmalaya berupaya mencari solusi terkait status aset gedung agar pelayanan dan kinerja penyelenggara pemilu tetap optimal. Diky mengaku prihatin melihat kondisi kantor KPU yang saat ini dianggap […]

expand_less